Mysterious Man

Mysterious Man
Menggoda



Jessica memeluk tubuh Jack dengan erat sambil mengecupnya pelan. Jack yang merasakan sentuhan wanita itu seketika merasa tubuhnya meremang dan muncul gejolak yang tak bisa ia tahan.


'Sial!! Apa yang terjadi dengan tubuhnya??' pikir pria itu.


Jessica perlahan mengusap perut Jack dengan sentuhan lembut dan menggodanya..


Selama ia berhubungan dengan Jack, ia tidak pernah melakukan kontak fisik seperti ini dengan Jack.


Jangankan berciuman, saling bergandengan tangan pun hanya bisa terhitung jari. Dan, itu semua karena inisiatif dirinya sendiri saja, bukan Jack.


Jessica sengaja membelai dan mengecup kulit Jack untuk merangsang pria itu. Jack pasti tidak bisa lagi menahan gairahnya karena obat perangsang yang di berikan Miranda tadi.


Jessica juga merasakan gejolak di tubuhnya saat ia merasakan hangatnya kulit Jack yang baru pertama kali ia rasakan..


Malam ini, ia tidak akan menyia-nyiakan kesempatan. Ia akan membuat malam ini menjadi malam terbaik untuknya dan juga Jack. Ia akan membuat Jack menjadi miliknya untuk selama-lamanya..


Jessica pun perlahan membuka mantelnya dan hanya menyisakan dress merah diatas lututnya. Ia pun merubah posisinya menjadi berada di hadapan Jack.


Tangannya dengan berani menyentuh dada bidang pria itu dan mengusapnya dengan seduktif. Jack terlihat mengerang pelan dan mencoba menahan dirinya.


Jessica menyentuh pipi Jack dan menatapnya dengan intens,


"Jangan menahannya Jack.. Aku tau apa yang diinginkan tubuhmu.." bisiknya menggoda.


Perlahan Jessica pun mendorong pelan tubuh Jack dan menuntunnya menuju tempat tidur. Jack terlihat mencoba untuk melepaskan tangan Jessica di tubuhnya, namun pandangannya terasa gelap dan tubuhnya semakin merasa panas.


Jessica pun membawa tubuh Jack ke samping tempat tidur dan tanpa menunggu langsung mendorongnya agar terlentang di atas tempat tidur,


BRUK!!


Tubuh Jack pun terlentang di atas tempat tidur. Pria itu mengerang pelan dan mencoba untuk duduk.


Tanpa pria itu sadari handphonenya yang masih tersambung dengan panggilan seseorang pun terjatuh ke samping tubuhnya.


Jessica yang melihat pergerakan Jack seketika langsung menahan dada pria itu dan duduk diatas tubuhnya dengan berani,


"Lakukanlah Jack.. Lakukanlah apa yang tubuhmu inginkan" bisik wanita itu menggoda.


Jari-jari wanita itu kembali membelai dada bidang Jack dengan sentuhan menggoda. Jack kembali mengerang dan semakin berkeringat,


"Men.. nyingkir dariku!" geramnya tertahan.


Walaupun tubuhnya sulit terkontrol, tetapi otak Jack masih cukup berjalan dan mencoba untuk menyadarkannya.


Jessica tersenyum licik dan semakin mendekatkan tubuhnya pada tubuh Jack. Ia berada di atas tubuh Jack dan mendekatkan wajahnya pada wajah pria itu,


"Jangan munafik Jack.. Aku tau kau tidak bisa menahannya" ucapnya.


Tangannya pun terangkat untuk menyentuh wajah Jack.. Namun, dengan cepat Jack menepis tangannya dengan kasar sampai membuat tubuh Jessica sedikit terhempas ke samping,


PLAK!!


"Jangan sentuh aku!!!" desis Jack tajam.


Jessica yang terkejut terdiam sejenak dan menghela nafasnya pelan. Ia hendak kembali menegakkan tubuhnya diatas tubuh Jack, namun matanya secara tidak sengaja menatap layar handphone Jack yang menyala dan terlihat tengah tersambung dengan seseorang.


Jessica mencoba meraih handphone pria itu dan melihat nama 'My Love' disana. Seketika wanita itu terlihat mengernyitkan keningnya dan langsung menyadari bahwa panggilan itu pasti tersambung dengan Alice.


Jessica melihat detik waktu yang sudah menunjukkan satu menit lebih panggilan itu telah terhubung. Ia menempelkan handphone itu di telinga dan mendengar suara Alice yang menyahut,


("Halo Jack??") ucap gadis itu di balik sana.


Seketika sebuah seringai pun terlihat di wajah Jessica. Ia menyimpan kembali handphone Jack di samping tempat tidur dan tidak memutuskan panggilannya.


Ia pun kembali menegakkan tubuhnya di atas tubuh Jack dan tangannya langung mengelus dada polos Jack dengan intens,


"Ah.. Aku mencintaimu Jack.." ucap wanita itu sedikit keras dengan nada yang di buat mendesah.


Jessica tersenyum puas dan mulai mendekatkan wajahnya pada wajah Jack,


"Aku mencintaimu Jack... Jadikanlah aku milikmu.." bisiknya intens sambil menyentuh bibir Jack.


Lalu, tanpa basa-basi wanita itu langsung menempelkan bibirnya pada bibir Jack,


CUP!!


Hati dan tubuh Jessica seketika bergemuruh saat merasakan bibir Jack untuk pertama kalinya. Ia merasakan jantungnya berdebar dengan menyenangkan.


'Akhirnya.. Aku bisa mencium mu..' ucapnya senang dalam hati.


Namun, belum lama bibir mereka menempel, dengan cepat Jack pun mendorong tubuh Jessica dengan kuat sampai terjatuh dari atas tempat tidur,


BRUK!!


"AKKHH!!" teriak Jessica terkejut.


Ia terlihat merintih kesakitan dan langsung menatap kearah Jack yang terlihat mencoba untuk bangun dan berdiri. Pria itu masih terlihat sedikit merintih dan berkeringat.


Jack terlihat sangat menyeramkan, pikirnya takut dalam hati.


"Kau!!" geram Jack tertahan.


Jessica mencoba untuk tenang dan menatap Jack,


"Jack, aku.. aku hanya ingin membantumu untuk menghilangkan rasa gelisah dan panas di tubuhmu" ucapnya pelan.


Jack masih menyentuh kepalanya yang terasa pening dan menatap Jessica dengan tajam. Walaupun sebenarnya tubuhnya sangat sulit di kontrol, tetapi ia tidak ingin sesuatu terjadi diantara dirinya dan Jessica.


Pikiran Jack pun seketika kembali teringat dengan minuman yang ia minum di restoran tadi. Ia merasa ada yang salah setelah meminum minuman itu.


Tatapannya pun kembali mengarah Jessica dengan sangat tajam,


"Apa.. Apa yang kau rencanakan bersama ibuku??" tanyanya tajam.


DEG!!


Seketika Jessica pun terbelalak terkejut dan menatap Jack dengan takut. Ia mencoba mengatur detak jantungnya dan tidak ingin Jack mencurigainya,


"A.. Apa yang kau katakan?? Aku tidak mengerti.." tanyanya menahan kegugupan.


Jack mendekati Jessica dan mencengkram tangannya dengan kuat,


"Mengapa kau tau apa yang aku rasakan saat ini?? Apa kau memasukan sesuatu pada minuman di restoran tadi??" tanyanya sedikit meringis menahan berbagai gejolak di dalam tubuhnya.


Jessica menatap Jack takut dan mencoba melepaskan tangannya dari cengkraman Jack,


"Apa yang kau katakan Jack?? Apa kau menuduhku!!" ucapnya berpura-pura marah.


Jessica pun dengan cepat menepis tangan Jack dan berdiri dengan kaki yang bergetar.


Dia harus pergi sekarang!!


Jika tidak, maka Jack akan semakin mencurigainya.


Jessica berdiri di hadapan Jack sambil menyentuh pergelangan tangannya yang terasa sakit akibat cengkraman kuat Jack,


"Kau telah melukaiku Jack!! Aku hanya ingin menolong mu, tapi kau malah menuduhku yang tidak-tida!!" ucapnya tidak terima.


Jack menatap tajam Jessica dan seketika kembali merasa sakit di kepalanya. Gejolak di tubuhnya semakin kuat saat pria itu menatap pakaian Jessica yang terbuka.


Jack mengepalkan tangannya kuat dan mendesis kasar,


"Ku Peringatkan kau!! Pergi dari hadapanku sekarang atau aku akan semakin melukaimu!!" ancamnya tajam.


Jessica terlihat ketakutan dan tanpa berbasa-basi langsung meraih mantel dan tas nya lalu berlalu pergi dengan tergesa-gesa.


Jack membalikkan tubuhnya dan memukul tempat tidur dengan kuat,


Sial!!!! Apa yang dirasakan tubuhnya saat ini benar-benar membuatnya kewalahan dan tidak tenang!!


Jessica membuka pintu apartemen Jack dan terdiam sejenak disana sambil menatap punggung pria itu,


"A.. Aku tidak melakukan apapun padamu Jack.. Aku juga sedikit mabuk.. Maafkan aku" ucapnya lalu keluar dari apartemen Jack dengan perasaan sakit.


Jack tidak menghiraukan ucapan Jessica dan semakin mencengkram kuat sprei di tempat tidurnya,


'Brengsek!!!' geramnya dalam hati.


Disisi lain..


Jessica yang sudah keluar dari apartemen Jack pun seketika menghela nafasnya,


Sepertinya rencana malam ini gagal total!! pikirnya.


Ia pun memijat keningnya dan membalikkan tubuhnya untuk berjalan meninggalkan apartemen Jack.


Namun, saat wanita itu berbalik, tiba-tiba ia di kejutkan dengan kehadiran seseorang yang berada di belakangnya,


"Kau!!"


Bersambung..


Halo, jangan lupa dukung cerita ini dengan kasih like, komen, vote dan hadiahnya ya 😊


Dukungan kalian sangat berarti bagi author 🥺


Dan, boleh juga di ramein ya kolom komentarnya..


Author suka banget baca komen dari pembaca tentang cerita ini 🙏😁


Oh iya, kalai baca novel jangan lupa waktu ya, apalagi sholat 5 waktunya 😁👍