
"Apa kalian faham" tanya kevin.
"Aku faham jadi diri mu akan mengirim kami ke markas para bandit itu menggunakan teleportasi bukan" jawab tetua Yo.
"Ya benar sekali tapi untuk mengirim 2000 orang lebih aku memerlukan beberapa ribu kristal sihir tingkat tinggi. Jadi apa sekte kita memiliki dana yang cukup" ucap kevin.
"Tuan sekte kita memiliki 12.231 kristal sihir tingkat tinggi dan 45.890 koin emas jika diri mu ingin menggunakan beberapa ribu itu tidak masalah karena kita akan mendapat jajahan saat menyerang bandit gunung fumi" jawab tetua yen.
"Baguslah jika begitu tapi masalahnya apa sudah pasti harta rampasan akan menjadi milik kita" tanya kevin.
"Blak" suara pintu yang terbuka.
"Salam" ucap jenderal yang sembari menunduk.
"Lama tak jumpa jenderal yang" jawab kevin sembari bangun dan tersenyum di ikuti semua orang.
"Tunggu di mana ketua sekte aku ingin berbicara masalah yang sangat penting dengan beliu" ucap jenderal yang.
"Ketua sekte ada di hadapan mu sekarang" jawab tetua yen.
"Mana mungkin ketua sekte semudah itu. Kau pasti adalah anak nya kan" ucap jenderal yang.
"Paman dia benar benar ketua sekte ini dulu ia menggunakan topeng saat bertemu dengan orang asing sedangkan sekarang kami sedang rapat. Aku tidak berbohong dia adalah ketua sekte" jawab tetua Yo.
"Hahahaha tenang tenang aku akan memakai mempo agar jenderal yang yakin jika aku adalah ketua sekte Red fiyer" ucap kevin sembari memakai mempo milik nya.
"Jadi apa kau sudah yakin jika aku adalah ketua sekte Red Fiyer" tanya kevin.
"Dari postur tubuh,rambut,suara, dan topeng itu memang benar ia terlihat seperti ketua sekte" gumam jenderal yang.
"Maaf kan saya karena telah lancang kepada mu tuan" ucap jenderal yang sembari menunduk ke arah kevin.
"Sudah bangun lah itu hanya salah faham saja lebih baik kau memberitahu ku kabar tentang permintaan ku kepada kaisar" jawab kevin.
"Tuan kaisar menolak permintaan tuan karena tanah yang di kuasai oleh bandit gunung fumi memiliki tambang emas, biji besi, emerald, dan juga tambang batu sihir. Jika kaisar memberikan tanah itu maka kekaisaran akan hancur dalam beberapa tahun karena kehabisan dana militer. Tapi beliau mengundang tuan agar datang menemui nya jika berhasil" jawab jenderal yang.
"Aku faham sepertinya kekaisaran sedang dalam ambang ke hancuran. Sepertinya aku memang harus merelakan hal itu terjadi" gumam kevin.
"Baiklah aku faham dan aku mengerti alasan permintaan ku di tolak mohon sampaikan salam ku kepada kaisar" ucap kevin.
"Tuan kaisar juga akan memberikan sebuah hadiah jika tuan berhasil mengalahkan para bandit gunung fumi serta membawa wata secara hidup hidup. Kaisar akan memberikan 20.000 kristal sihir tingkat tinggi dan juga beliau mengizinkan sekte memiliki barang rampasan" ucap jenderal yang.
"Sepertinya kaisar bukan seperti para pemimpin yang pernah ku temui dulu. Aku harap dia memang jujur agar aku tidak perlu membunuh nya" gumam kevin.
"Tuan saya hanya ingin menyampaikan hal itu saya mohon undur diri" ucap jenderal yang.
"Tunggu apa kau ingin langsung kembali ke istana kekaisaran" tanya kevin.
"Iya tuan" jawab jenderal yang.
"Kenapa kau pergi terlalu cepat kak ayo menginap saja dulu kita sudah lama tidak bermain catur bersama seperti dulu" ucap tetua yen.
"Iya paman kita sudah lama tidak meminum teh bersama sembari memancing seperti dulu saat kau mengajak ku saat aku masih kecil" ucap tetua Yo.
"Lebih baik kau di sini saja atau kau menginap beberapa hari coba kau lihat saudara dan keponakan mu masih ingin bersama dengan mu" ucap kevin sembari mendekat ke arah jenderal yang.
"Aku tidak bisa walaupun aku mau maaf kan aku semua" jawab jenderal yang sembari berjalan mundur secara perlahan.
Tiba tiba kevin menarik jarinya secara perlahan.
"Aaaaaaaraaaaaaa" teriak jenderal yang.
"Keluarlah dasar roh jahat sialan" ucap kevin sembari terus menarik jarinya.
Tiba-tiba muncul perlahan sebuah bayangan hitam dari dahi jenderal yang.
"Ayah apa yang terjadi pada paman" tanya tetua Yo.
"Kau tenang saja kevin sedang mengambil roh jahat yang menempel di tubuh jenderal Yo jika tidak. Tubuh nya akan di ambil alih oleh roh tersebut aku faham kenapa ia tidak ingin menginap di sini itu karena roh yang menempel di dirinya ada ratusan dan ia tidak ingin roh itu menyerang kalian dan orang lain" jawab Qi yu.
"Tapi bagaimana bisa hal itu terjadi" tanya tetua yen.
"Karena ia sudah bertahun-tahun hidup di medan perang yang mana banyak kematian terjadi di sana dan musuh yang ia lawan merupakan praktisi gelap" jawab Qi yu.
Tak lama kemudian kevin telah mengeluarkan semua roh jahat dari tubuh jenderal yang.
"Hu akhirnya selesai" ucap kevin sembari menghembuskan nafas lega.
Terlihat jenderal yang sedang berbaring di lantai dengan tubuh penuh keringat hingga membuat baju milik nya serta lantai basah.
"Tetua yen tolong bawa ia ke kamar tamu dan jaga ia hingga sadar" ucap kevin sembari menutup botol yang ada di tangan nya.
"Siap aku akan segera membawa nya" jawab tetua yen sembari berjalan ke arah jenderal yang.
"Nak kau bisa mengekstrak roh jahat itu untuk menjadi pil peningkatan roh" ucap white dalam fikiran kevin.
"Baiklah aku akan mencoba nya di lain waktu" jawab kevin.
"Kevin apa yang harus kami lakukan selanjutnya" tanya Qi yu.
"Aku ingin kalian mencari tau tempat berkumpul para bandit gunung fumi karena aku tau tidak mungkin jika wata itu mengumpulkan semuanya ke benteng utama. Jadi kalian tolong cari di mana benteng lainya yang berisi banyak pasukan" jawab kevin.
"Siap kami akan selesai dalam waktu sehari mohon di tunggu" ucap Qi yu.
"Baiklah kalian santai saja jangan terlalu terburu buru" jawab kevin.
"Siap" ucap Qi yu, Chen yu, bogu yu secara bersamaan.
Kemudian mereka pun pergi dalam sekejap mata.
"Baiklah selanjutnya kalian tolong perintahkan para murid agar berkumpul besok kita akan menyerang markas mereka saat malam hari dan juga tolong suruh mereka menggunakan pakaian hitam serba hitam bahkan jika perlu suruh mereka mencat kulit mereka" ucap kevin.
"Siap" jawab semua orang lalu mereka pun pergi.
"Aku akan menyelesaikan misi ini dalam waktu singkat agar aku bisa lebih cepat menguasai benua tengah" gumam kevin sembari berjalan ke luar.
"Dan aku akan segera bertemu nana dan juga kakek serta yang lainya" gumam kevin.
...****************...
Bersambung.