King System

King System
Episode 310 pembangunan selesai



"Kenapa kau begitu ragu dengan Wei dong?, dia adalah seorang petarung yang baik dan juga hebat. Wei an kau harus yakin bahwa kakak mu itu adalah orang yang kuat karena memang itu kebenarannya, aku tau di dalam hati mu ada rasa cemburu tpi, kau harus ingat dia adalah Kakak mu yang telah melindungi mu selama ini jangan pernah kau menyimpan rasa iri di hati mu" ucap Kevin sembari mengelus kepala Wei an dengan lembut sembari tersenyum hangat ke arah Wei an.


"Anda memang bukan orang yang bisa di bohongi anda selalu saja tau isi hati ku, aku akan selalu mendukung kakak aku akan selalu berada di samping nya" jawab Wei an sembari membalas senyuman dari Kevin dengan hangat.


"Ketika melihatnya aku teringat oleh dua orang, yaitu Eira dan juga adik ku dulu mereka bertiga memiliki senyum yang begitu manis dan memberikan aura kehangatan untuk yang melihatnya" gumam Kevin.


"Merak sudah tiba, ayo kita sambut" ucap Kevin sembari berdiri.


......................


Di alun-alun kediaman keluarga Wei.


Terlihat jenderal yu Bai dan yang lainnya telah mendarat.


"Hufsss.. tak ku sangka aku dapat kembali ke tempat ini" ucap Wei dong dengan ekspresi lega.


"Ayo kita segera pergi menemui yang mulia" ucap jenderal yu Bai sembari mengeluarkan cincin penyimpanan dari dalam baju nya sambil ia berjalan menuju ke arah kediaman utama.


"Aku tak sabar menceritakan apa yang terjadi kepada adik ku, aku yakin ia pasti akan sangat iri" ucap Wei dong.


"Jangan terlalu sering mengganggu adik mu, suatu saat nanti ia pasti akan membalas nya" ucap kepala keluarga Wei sembari menepuk kepala Wei dong.


"Hehehehe... menyenangkan rasanya mengganggu adik kek, ketika dia mulai kesal itu lah puncak kebahagiaan" jawab Wei dong sembari tersenyum dan tertawa.


"Lihat saja nanti ketika kau sudah jadi kakek-kakek yang tidak bisa melakukan apa-apa, adik mu akan membalasnya saat itu" ucap yu Zhong.


"Jangan ikut campur, kau merusak suasana hati ku" ucap Wei dong.


"Yang di katakan yu Zhong itu benar, ia akan membalas mu di saat diri mu sudah tidak berdaya ketika diri mu sedang sekarat maka ia akan membalas semuanya, maka dari itu kau harus berbuat baik kepada adik mu agar kelak saat kau sedang sudah ia akan membantu mu" ucap Dujuan.


"Aku setuju dengan apa yang di katakan Dujuan, sama hal nya ketika kita menabur benih maka kita akan menuai hasil begitu juga ketika kita berbuat baik maka kita akan mendapatkan hasil yang baik juga" ucap jenderal yu Bai.


"Hubungan antar keluarga itu berbeda, tidak sama seperti itu. Darah lebih kental di bandingkan air di setiap hati orang-orang pasti memiliki rasa kasih sayang kepada saudara atau keluarganya walaupun perlakuan mereka jahat atau kurang baik" ucap Kevin yang tiba-tiba muncul di hadapan jenderal yu Bai dan yang lainya.


Sontak hal itu membuat yang lainya terkejut.


"Salam yang mulia" ucap jenderal yu Bai sembari berlutut ke arah Kevin di ikuti yang lainya.


"Bagaimana?, apa musuh yang kalian hadapi mudah?" tanya Kevin sembari tersenyum meledek.


"Sialan, diri mu memberikan informasi yang salah kau hanya mengatakan jika hanya ada dua master tahap Mahayana bintang tiga tapi nyatanya ada tiga, kepala keluarga Wei hampir terbunuh oleh salah satunya, aku pun begitu" ucap yu Zhong yang terlihat kesal.


"Apa kalian selemah itu hingga hampir terbunuh dengan musuh selemah itu" ucap Kevin yang tiba-tiba memasang ekspresi wajah datar.


"Apa itu kesalahan ku karena kalian terlalu lemah?" tanya Kevin dengan nada suara yang mulai meninggi.


"Bukan" jawab jenderal yu Bai.


"Kalian masih terlalu lemah untuk meremehkan musuh-musuh yang akan kalian hadapi, aku benar-benar merasa kecewa sekaligus malu karena kejadian ini. Diri ku selalu menekankan jika kita tidak boleh meremehkan musuh!" ucap Kevin dengan suara yang terus meninggi hingga akhirnya berteriak.


Bersamaan dengan teriakan Kevin seketika bumi terguncang.


"Kalian bersikap seperti seorang anak kecil dengan mengeluh kepada ku, aku terlalu lembek selama ini bersikap kepada kalian, yang seharusnya kalian dapat membunuh semua pasukan hanya dengan satu tebasan saja" ucap Kevin dengan nada tinggi.


Terlihat wajah Kevin memancarkan ekspresi marah yang menakutkan.


"Aku berada di ranah Mahayana bintang tiga dan aku dapat melakukan ini" ucap Kevin sembari mengeluarkan pedang biasa dari tempat penyimpanan dimensi miliknya.


Tiba-tiba Kevin menebas ke arah kanan.


"Duaaar....!" seketika seluruh bangunan kediaman keluarga Wei hancur beserta dua gunung yang berada di belakang nya yang berjarak hampir 5 kilo meter.


Mendengar suara ledakan yang begitu keras terlihat semua orang berkumpul di aula kediaman keluarga Wei.


"Seharusnya jika kalian berlatih dengan keras kalian dapat memiliki kekuatan seperti ku, bukan karena senjata suci atau teknik yang ku berikan tapi, karena kekuatan yang berasal dari kesungguhan dan kegigihan kalian dalam berlatih..!" teriak Kevin.


"Kalian semua menjadi lemah karena berada di bawah perlindungan ku..! aku tidak selamanya berada di sini untuk selalu melindungi mahkluk lemah seperti kalian, seharusnya kalian tidak bermalas-malasan karena adanya diri ku yang menjaga kalian mulai sekarang aku tidak akan melindungi kalian, aku akan memberikan waktu selama dua minggu untuk kalian latihan, semuanya tanpa terkecuali. Jika kalian gagal maka aku akan membunuh kalian" ucap Kevin sembari duduk di kursi yang tiba-tiba muncul di belakang nya.


"Masalah pembangunan aku yang akan menyelesaikannya, dan aku juga akan mempersiapkan sumber daya yang cukup untuk kalian berlatih selama dua minggu, jika kalian tidak mengalami kemajuan maka akan ku bunuh kalian semua tanpa terkecuali" ucap Kevin sembari mengeluarkan sekantung penuh cincin penyimpanan.


"Duk... Duk...!" suara lutut semua orang yang tiba-tiba jatuh tersungkur ke hadapan Kevin.


"Yang mulia saya mengakui jika saya jarang untuk berlatih dan saya meminta maaf atas semuanya, hamba mohon yang mulia untuk tidak menghukum yang lainya, hamba yang memimpin dan hamba yang seharusnya bertanggung jawab" ucap jenderal yu Bai sembari bersujud ke arah Kevin.


"Dia adalah seorang pria sejati yang memiliki jiwa seorang pemimpin, ia berani bertanggung jawab atas kesalahan-kesalahan yang di buat bawahannya, ia cocok menjadi jenderal" ucap sun yang tiba-tiba muncul di pundak Kevin.


Tiba-tiba awan hitam berkumpul di langit kediaman keluarga Wei.


"Beraninya kalian..!"


...****************...


Bersambung