
Kemudian omar pun berlari ke arah kumpulan mayat elat. Dalam sekejap omar tiba tiba sudah sampai di tempat kumpulan mayat elat.
"Apa yang terjadi pada ku, kenapa aku bisa secepat ini?" ucap omar sembari melihat tangannya yang mengeluarkan cahaya yang terlihat seperti listrik.
"Omar sekarang kau sudah membangkitkan nadi petir. Saat ini kau bisa berlari cepat bahkan kau bisa memanggil petir dengan cara menujuk suatu objek dan kau perintahkan petir untuk menyambar nya" ucap kevin yang tiba tiba berada di samping omar.
"Apa. Baiklah biar aku coba" ucap omar sembari mengarahkan tangan kanannya ke arah pohon.
"Duaaar" suara sambaran petir yang mengelegar.
Terlihat pohon yang terkena sambaran petir telah lenyap menjadi abu.
"Apa sekuat itu" ucap omar.
"Ya memang sekuat itu bahkan bisa lebih kuat. Kau harus terus berlatih hingga kau akan mencapai ke titik di mana tubuh mu menjadi tubuh petir" ucap kevin sembari merangkul omar dan berjalan ke arah ali.
(Jadi roh unsur bisa berevolusi 3 kali yaitu.
Pembangkitan nadi unsur, pembangkitan tulang unsur dan yang paling terakhir tubuh unsur.
Orang yang sudah melatih roh unsur hingga ke titik tubuh unsur maka ia akan memiliki kendali penuh atas unsur yang ia kuasai contoh jika omar sudah melatih roh petir miliknya hingga ke tahap tubuh petir.
Maka ia bisa mengubah tubuhnya menjadi petir, bergerak secepat kilat, dan ia bisa menghancurkan gunung hanya dengan memikirkan nya saja.)
"Wah kak kau sangat hebat bagaimana kau bisa melakukan itu?" tanya ali.
"Aku sudah membangkitkan nadi petir" jawab omar.
"Loh kapan aku bisa membangkitkan nadi juga?" tanya ali
"Kau harus lebih sering menggunakan roh api mu" jawab kevin.
"Oh iya aku jarang menggunakan roh api" gumam ali.
"Baiklah kalian kumpulkan mayat elat itu" ucap kevin.
"Siap tuan" jawab mereka.
Kemudian omar dan Ali pun bergegas mengambil mayat elat.
"System di mana tempat yang kau maksud" gumam kevin sembari berjalan.
[Tuan energi yang besar itu berasal dari dalam gunung yang berada di tengah hutan.]
"Omar ali kalian kalian tetap di sini aku ingin pergi" teriak kevin.
Kemudian omar dan ali mengangkat jempol mereka.
Setelah itu kevin pun terbang ke arah gunung berapi yang sangat besar.
"Terlihat dari asap yang keluar dari atas gunung sepertinya gunung ini berapi ini masih aktif" gumam kevin sembari terus terbang dengan kecepatan tinggi.
Singkat cerita kevin telah sampai di bawah gunung.
"System di mana tempat itu" tanya kevin sembari melihat sekeliling.
[Tuan energi itu berasal dari tengah gunung tersebut. Tuan bisa masuk ke tempat itu dengan cara melewati gua yang berada tepat di atas tuan.]
"Hah gua itu" ucap kevin sembari melihat sebuah lubang di atasnya.
Kemudian kevin terbang ke atas untuk memasuki gua.
"Ini kelihatan janggal" gumam kevin sembari berjalan memasuki gua sambil memegang senter di tangan kanan nya.
"Bruk Bruk bruk" terdengar suara tongkat yang di benturkan ke tanah.
"Tunggu suara apa itu" gumam kevin.
"Bum bum bum" suara tabuhan gendang yang terdengar sangat aneh.
Lalu dari kejauhan kevin melihat cahaya dari ujung gua.
"Cahaya apa itu?. Hmm mungkin itu cahaya dari lava tapi kenapa tidak terasa panas di sini" gumam kevin.
"Lebih baik aku periksa" ucap kevin.
Lalu ia pun terbang ke arah cahaya tersebut.
"Tunggu suara tabuhan gendang itu semakin keras" gumam kevin sembari terus terbang.
Tiba tiba kevin berhenti saat ia berada di dekat cahaya tersebut.
"Tunggu apa yang terjadi di sini" gumam kevin sembari melihat ke bawah.
"Apa yang terjadi di sini" gumam kevin.
Lalu kevin melihat sebuah pintu yang terlihat sangat indah dengan ukiran daga merah dengan hiasan emas.
Kemudian ia melihat seorang yang memakai jubah menggunakan topeng naga serta ia membawa banyak manusia yang di seret bagaikan hewan.
"Tunggu bukanya itu peserta yang masuk ke dalam portal?" gumam kevin.
Kemudian orang orang yang awalnya sedang menari tiba tiba mereka berbaris dengan rapi.
"Saat ini kita akan membuka pintu ini dengan darah para tumbal yang di kirim kaisar" ucap seseorang yang memakai jubah.
"Tunggu tumbal?. Apa maksudnya" gumam kevin.
"Dengan tumbal ini kita bisa membangkitkan kaisar pertama yaitu kaisar huang" ucap seseorang yang berjubah sembari memegang pisau.
"Huh hah huh hah" ucap kumpulan orang yang berbaris.
"Dengan tumbal ini usaha kita yang telah membunuh 2 juta manusia 100.000 bayi wanita serta 100.000 bayi laki-laki akan berakhir" ucap seseorang yang memakai jubah.
"Apa mereka membunuh 2 juta orang bahkan mereka membunuh 200.000 bayi yang tak bersalah" gumam kevin.
Tiba tiba seseorang bertopeng itu mengangkat seorang bayi laki-laki ka atas.
"Bayi ini adalah bayi terakhir yang kita tumbalkan" ucap seseorang berjubah itu sembari mengarahkan pisau ke kepala bayi yang tengah menangis.
"Aku tidak bisa membiarkan hal ini terjadi" ucap kevin.
Tiba tiba kevin melesat ke arah seseorang yang menggunakan jubah dengan kecepatan tinggi.
Laku kevin mengambil bayi tersebut.
"Berhenti!" teriak kevin sembari menggendong anak bayi yang ia selamatkan.
"Siapa kau berani sekali mengganggu upacara kebangkitan kaisar agung huang" teriak seseorang berjubah sembari menyerang kevin menggunakan pisau.
Di ikuti dengan kumpulan orang bertopeng di belakang orang berjubah itu.
"Hei pegang bayi ini" ucap kevin sembari memberikan bayi kepada peserta yang sedang di rantai.
"Baiklah" jawab peserta itu sembari mengambil bayi.
"Jurus penangkap roh" ucap kevin sembari mengangkat tangan kanan ya ke atas.
Seketika roh roj orang berjubah serta orang orang bertopeng itu tiba-tiba terhadap ke tangan kevin yang mengakibatkan mereka mati mendadak.
"Aku akan mengintrogasi kalian lain waktu" ucap kevin sembari mengeluarkan lentera penyiksaan lalu ia memasukkan kumpulan roh di tangannya.
Setelah itu kevin menghancurkan rantai yang mengikat puluhan peserta.
"Baiklah kalian sudah aman" ucap kevin sembari menggendong anak bayi.
[Tuan tuangkan darah mayat mayat itu ke dalam cawan yang berada di depan pintu.]
"Hah untuk apa" gumam kevin.
"Hei kalian tolong potong leher orang orang ini dan darahnya masukan ke cawan itu" ucap kevin sembari menujuk ke arah cawan besar yang berada di depan pintu.
Kemudian para peserta itu langsung mengikuti perintah kevin kecuali tiga orang yang berasal dari perguruan bulan berdarah.
"Siap kau berani memerintah kami" ucap seorang pria yang berasal dari perguruan bulan berdarah.
"Apa kalian menolak?" tanya kevin.
"Iya" jawab mereka bertiga serentak sembari berjalan pergi meninggalkan kevin.
"srick" suara kepala tiga orang itu yang terpenggal.
"Masukan juga darah mereka" ucap kevin sembari menendang tiga kepala orang yang menolak perintahnya.
"Sungguh pria ini tidak kenal ampun" gumam seorang wanita yang sedang membawa kepala ke cawan.
"Anak ini sangat lucu" gumam kevin dengan wajah tersenyum sembari melihat wajah bayi laki-laki yang ia selamatkan.
"Rasanya ingin ku angkat dia menjadi anak ku" gumam kevin sembari memegang pipi bayi tersebut.
...****************...
Bersambung