
"Aku memang memiliki kekuatan teleportasi, tapi jangan jadikan kekuatan ku sebagai alat agar kalian malas. Kita akan terbang ke pagoda surgawi" ucap Kevin yang tiba-tiba muncul.
"Aaaaa!" teriak anak Sakamoto terkejut karena Kevin yang tiba-tiba muncul.
"Nak kau harus terbiasa dengan hal ini di masa depan nanti" ucap paman Qiu sembari menepuk punggung anak Sakamoto.
"Salam tuan" ucap walikota Sakamoto sembari menunduk.
"Jangan bersikap formal seperti itu, bersikap santai saja jika bertemu dengan diri ku, kau telah membantu keluarga ku dalam perjalanan mereka" ucap Kevin.
"Saya sangat-sangat berterimakasih karena telah mengabulkan satu-satunya permintaan saya di dunia ini" ucap walikota Sakamoto sembari bersujud di hadapan Kevin di ikuti oleh putranya.
"Terimakasih atas hadiah yang telah anda berikan, saya sangat senang dengan hadiah ini saya berjanji akan selalu setia kepada anda" ucap anak walikota Sakamoto.
"Kalian berdiri aku hanya perantara berterimakasih lah kepada Tuhan, sudah takdir mu mendapatkan tubuh yang sehat seperti ini" ucap Kevin sembari membantu walikota Sakamoto dan putranya untuk bangun.
"Terimakasih" ucap walikota Sakamoto dan putranya serentak secara bersamaan.
"Untuk mu raja Bull aku belum menemukan ketulusan mu, aku belum bisa memberikan hadiah ku untuk mu" ucap Kevin.
"Saya paham, saya memang tidak membantu samasekali dalam perjalanan Qi yu dan yang lainya. Seharusnya saya yang berterimakasih kepada mereka karena telah menyelamatkan saya" jawab raja Bull.
"Sebelum kita berangkat, aku ingin membicarakan hal penting kepada paman Qiu, Huang, Chen yu, dan juga Qi yu. Ayo pergi ke kamar ku" ucap Kevin.
"Baiklah tuan kami akan mengikuti mu" jawab mereka secara bersamaan.
...****************...
Di dalam kamar penginapan.
"Tuan apa yang ingin anda bicarakan, aku penasaran?" tanya paman Qiu.
"Aku ingin mengucapkan perpisahan kepada kalian semua, aku hanya memberitahu kalian karena aku yakin kalian dapat memimpin alam bawah dengan baik" jawab Kevin sembari duduk di pinggir ranjang.
"Tuan anda ingin pergi ke mana?" tanya Huang.
"Kekuatan ku saat ini berada di dalam batas di dunia ini, aku harus segera pergi dari dunia ini agar dunia ini selamat" jawab Kevin.
"Aku akan pergi sendirian ke alam atas, aku sendiri yang akan menyelesaikan semua masalah. Saat aku telah menyelesaikannya aku akan segera pergi dari dunia ini. Kalian akan ku beri tugas menjaga alam bawah hingga Razin, Eira, dan juga niana berada di ranah penyatuan lima enam Indra" ucap Kevin.
"Tuan kami memiliki pengetahuan yang sempit tentang tingkat ranah yang sebenarnya. Maukah anda memberitahu kami" ucap Huang.
"Yang di ketahui dunia ini ranah ada 17 kalian telah mengetahuinya aku sudah bercerita. Di alam semesta ranah hanya ada 3 yaitu manusia, immortal, dan juga dewa. Tiga ranah ini di bagi menjadi tiga tingkatan. Namun sebenarnya ranah ada 5 yaitu manusia, immortal, dewa, dewa tingkat tinggi, dewa suci" jawab Kevin.
"Lalu saat ini tuan berada di ranah apa?" tanya Qi yu.
"Saat ini aku berada di ranah dewa tingkat tinggi, ranah ini berada dua tingkat di atas ranah dewa emas. Kalian akan melihat dewa emas saat berada di alam semesta. Satu langkah lagi aku akan naik ranah dan menjadi dewa emas, dan saat itu terjadi aku tidak akan berada di alam semesta ini lagi" jawab Kevin.
"Lalu tuan kau pergi ke mana?" tanya paman Qiu.
"Kalian akan mengetahuinya di masa depan, aku harap kalian menjadi kuat agar dapat menemui ku di alam semesta lebih cepat" ucap Kevin sembari pergi ke luar.
...****************...
Singkat cerita sesampainya mereka di sebuah pagoda yang terbuat dari emas dan juga marmer yang sangat indah, pagoda itu memiliki tinggi melebihi monas dan terdapat sebuah lingkaran energi berwarna biru di atas atap pagoda tersebut.
"Kita telah sampai" ucap Kevin sembari mendarat tepat di depan pagoda surgawi.
"Dush!" suara seseorang yang mendarat.
"Memberi hormat kepada dewa yang agung" ucap pria itu.
"Ayah..!" teriak raja Bull sembari berlari ke arah lelaki yang tengah bersujud itu.
Tiba-tiba semuanya selain Huang, Qi yu, Chen yu, dan juga paman Qiu, menatap Kevin dengan kebingungan.
"Saya telah menunggu kedatangan anda. Maaf karena lancang tidak menyambut anda di dunia ini. Sampah ini telah lancang mohon berikan hukuman" ucap pria itu yang tak lain adalah kaisar Yun Feng.
Terlihat Kaisar Yun Feng sangat ketakutan hingga tubuhnya menggigil gemetaran serta keringat dingin terus bercucuran.
"Bull cepat bersujud di hadapan dewa yang agung!" teriak kaisar Yun Feng.
"Ayah yang sebelumnya belum pernah menunduk kepada siapapun tiba-tiba bersikap layaknya budak saat bertemu dengan yang mulia" gumam walikota Sakamoto yang terlihat sangat terkejut.
"Ternyata apa yang di katakan guru benar, setiap aku bertemu dengan penjaga pagoda mereka akan bersujud layaknya budak saat bertemu dengan ku" gumam Kevin.
[Tentu saja kekuatan tuan saat ini berada di level yang sangat jauh dari makhluk rendahan ini. Saat ini tuan adalah orang yang sangat kuat]
"Aku bukanlah apa-apa di bandingkan tuhan, aku hanya seorang yang berlatih" gumam Kevin.
"Antar aku ke ruangan mu" ucap Kevin.
"Siap yang mulia dewa yang agung silahkan ikuti saya" jawab Kaisar Yun Feng, kemudian ia berjalan jongkok menuju sebuah rumah yang besar.
"Kalian tunggu sini aku akan segera kembali. Paman Qiu beritahu kepada yang lainya tentang kepergian ku" ucap Kevin menggunakan telepati.
...****************...
Di sebuah ruangan kultivasi.
"Cepat duduk di atas altar" ucap Kevin.
"Siap yang mulia dewa agung" jawab Kaisar Yun Feng kemudian ia melakukan perintah Kevin.
"Kau adalah orang yang di takdirkan untuk menjaga dunia ini, dengan kekuatan mu yang sekarang bahkan menahan kekuatan dari seorang penyempurnaan jiwa dan roh, kau tidak akan bisa menahan serangannya" ucap Kevin.
"Guru mengatakan kalau aku harus mengalirkan aura ku ke dalam tubuh penjaga maka ia akan naik ranah, dan dia akan menjadi Avatar ku" gumam Kevin.
(Avatar adalah sebuah makhluk yang mirip seperti kloningan, memiliki aura, teknik, jurus yang sama seperti induk namun tidak memiliki kekuatan dan juga bentuk yang fisik yang sama seperti induk. Jadi di sini Kevin berperan menjadi induk, sedangkan kaisar Yun Feng sebagai Avatar)
"Seorang Avatar dapat terhubung secara langsung dengan induk. Aku dapat mengetahui apa yang terjadi di dunia ini selama Avatar ku masih hidup" gumam Kevin.
"Serap aura ku jangan kau sia-siakan" ucap Kevin sembari mengulurkan tangannya ke arah kaisar Yun Feng yang tengah duduk sial di atas altar berwarna biru.
...****************...
...Bersambung...
Nama:Leonel
Umur:49 tahun
Ranah: Mahayana bintang satu
status: penempa utama Kevin