
Keesokan harinya di kamar kevin.
"Sekarang aku sudah bisa membuat pil tingkat suci" gumam kevin sembari memandang tangan kanan nya yang tiba tiba muncul tato api berwarna biru.
[Tuan bisa meningkatkan kemampuan tuan dengan cara mengambil inti api yang berada di sekte soul hunter yang berada di kekaisaran otman yang merupakan kekaisaran paling kuat di benua tengah. Tuan harus berhati hati jika ke sekte tersebut karena sekte tersebut memiliki teknik yang dapat melukai jiwa.]
"Hmm sepertinya itu bagus" gumam kevin.
"Baiklah aku akan keluar dulu sudah dua hari tidak ke luar. Oh iya bukanya kami mendapat harta rampasan milik keluarga dang. Sebaiknya aku bergegas ke sana" gumam kevin sembari berjalan ke arah kamar mandi.
...****************...
Sementara itu di depan pintu istana kevin.
"Kapan ketua akan kekuar" ucap Jun wang yang sedang duduk sembari memeluk kakinya dengan mata hitam karena begadang.
"Mungkin sebentar lagi" ucap Aldi sembari menguap.
"klak" suara pintu istana yang terbuka.
"Akhirnya pintu ini terbuka" ucap Jun wang yang tiba tiba bangun dengan wajah bahagia.
"Iya kau benar aku lelah menunggu selama sehari tanpa tidur sekali pun" ucap Aldi sembari mengusap kedua matanya.
"Apa yang kalian lakukan di sini" tanya kevin.
"Ketua kami di perintahkan tetua yen untuk memberi tahu mu jika ada" ucap Jun wang namun ucapannya terhenti karena di tendang oleh seorang ninja berpakaian serba hitam.
"Ketua cepat lari di sini ada penghianat" teriak Aldi sembari menahan tendangan dari salah satu ninja.
"Kalian berani bermain main dengan ku" Teriak kevin sangat keras hingga membuat tanah bergetar.
Lalu ia memegang lehernya dari dua ninja yang telah menyerang Jun wang dan Aldi.
"Kalian berani melukai murid sekte ku" ucap kevin sembari menggenggam leher kedua ninja tersebut dengan sangat erat.
"Crak" suara leher kedua ninja yang patah hingga hampir terputus karena genggam tangan kevin.
"Berani nya kalian menyerang secara diam diam memang aku takut jika kalian berada di ranah jenderal bintang satu. Kalian berlima cepat keluar" teriak kevin sembari menatap tajam ke arah sebuah bangunan.
"Hahahaha tak ku sangat kau bisa membunuh mereka dengan mudah" ucap seorang ninja yang berpakaian berwarna putih dengan hiasan kepala berwarna hitam di hasil berlian.
"Ketua mereka adalah pembunuh bayaran tingkat elit" ucap Jun wang yang sedang terkapar dengan wajah berdarah.
"Kau pintar anak muda tak ku sangka sekte ini bisa menyewa ku dan teman teman ku dalam sekali waktu hanya untuk membunuh dia" ucap ninja tersebut.
"Siapa yang mengirim kalian" tanya kevin sembari mengelap tangannya yang berlumuran darah menggunakan baju ninja yang telah ia bunuh.
"Ya aku juga tidak tau. Lebih baik kau jangan memikirkan hal itu karena kematian mu sudah dekat" ucap ninja itu sembari berjalan di ikuti empat ninja lainya yang memakai pakaian sama persis.
"Kalian hanya bisa membual kalian fikir dengan kekuatan segitu bisa melukai ku. Sini aku berikan kesempatan cepat sentuh tubuhku mak aku akan menyerahkan kepala ku kepada dirimu dengan suka rela" ucap kevin sembari melipat tangan.
"Dasar kau sombong lebih baik kau buka topeng mu agar aku bisa melihat wajah takutmu" ucap ninja sembari mengeluarkan katana.
"Baiklah jika itu permintaan terakhir kalian. Aku akan mengabulkan nya" ucap kevin sembari melepaskan mempo yang ia pakai.
"Craik" suara daging yang terpotong.
Seketika lima ninja itu telah mati dengan kepala yang terpenggal. Terlihat seorang pria yang memakai tudung kepala dengan dua pedang yang terikat di belakang pinggang.
"Tuan aku sudah membunuh mereka yang berani lancang dengan mu" ucap pria itu.
"Tunggu bukanya dia si bayang kilat" ucap Jun wang.
"Aku tidak tau tapi wajah ketua sekte sangat muda di bahkan lebih muda dari pada kita" ucap Aldi dengan wajah terkejut.
"Salam tuan muda" ucap dua orang laki laki yang tiba tiba muncul di hadapan kevin sembari berlutut.
"Salam tuan nama saya bogu yu saya berumur 76 tahun" ucap seorang lelaki berambut putih dengan kulit berwarna hitam. Wajahnya erta tubuh berototnya penuh dengan luka gorengan.
"Salam tuan nama saya Chen yu saya berumur 98 tahun" ucap seorang pria yang memakai topi mirip caping yang sering di gunakan para petani. Topi itu berwarna hitam dengan satu kain merah panjang yang menempel di sana.
"Salam tuan nama saya Qi yu saya berumur 123 tahun da saya adalah ayah dari Qiu yu" ucap pria yang tiba tiba membunuh para ninja dengan sekejap.
"Kalian telah melihat wajah asli ku tolong rahasiakan ini" ucap kevin sembari tersenyum ke arah Aldi dan Jun wang.
"System was mereka ke dalam istana" gumam kevin dengan raut wajah yang tiba tiba menjadi serius.
Seketika Jun wang dan Aldi pun menghilang.
"Kalian siap dan kenapa kalian bisa tau siap paman Qiu" tanya kevin dengan wajah serius.
"Baiklah aku akan membuat tuan mempercayai kami. Kau adalah anak dari siti yu dan juga yun long dan kau di besarkan di sebuah benua yang sangat kecil bukan" ucap Qi yu.
"Cepat keluar kan roh penjaga kalian" ucap kevin.
"Baiklah jika cara ini bisa membuat tuan percaya pada kami" ucap Qi yu sembari bangun di ikuti yang lainya.
Kemudian mereka pun mengeluarkan roh penjaga mereka.
Terlihat bogu yu mengeluarkan roh penjaga yang berbentuk naga berwarna coklat.
Chen yu mengeluarkan roh penjaga yang berbentuk naga berwarna ungu dengan petir yang mengelilingi nya.
Qi yu mengeluarkan roh penjaga yang berbentuk naga berwarna putih sama seperti paman Qiu.
Seketika muncul angin yang sangat kuat hingga membuat bangunan sekitar kevin hancur. Seketika muncul petir yang sangat mengerikan.
"Baiklah cepat berhenti" ucap kevin.
Kemudian mereka alun berhenti.
"Sepertinya mereka memang memiliki hubungan dengan ku" gumam kevin.
"Kenapa kalian bisa mengenal ku" tanya kevin.
"Kami adalah tiga penjaga yang di utusan ketua untuk melindungi mu. Dulu ketua sekte pernah bermimpi tentang sebuah penyerangan. Oleh karena itu ketua mengirim kami ke benua tengah agar saat penyerangan itu terjadi kami bisa melindungi tuan sampai ketua bisa memberskan masalah" ucap Qi yu.
"Tak di sangka tuan malah datang ke benua terlantar itu" ucap Chen yu.
"Tunggu kenapa kakek bisa meramalkan penyerangan itu" gumam kevin.
"Karena kakek mu merupakan satu satunya naga yang masih hidup sampai sekarang" jawab Red dalam fikiran kevin.
...****************...
Bersambung.