
"Berani sekali kau menghina kaisar" ucap lelaki dengan tubuh kekar memakai baju zirah bersayap merah dengan luka di mata kirinya. yang sedang berdiri di samping kaisar huang ling.
"Ayah hentikan perlombaan ini sangat penting untuk ku" ucap kevin sembari memegang dada ye long.
"Baiklah demi diri mu aku akan memaafkan semut itu" ucap ye long dengan wajah kesal sembari melipat tangan nya.
"Maaf kan kesalahan ayah ku kaisar" ucap kevin.
"Baiklah" jawab kaisar.
"Kalian beruntung" ucap pria yang di samping kaisar.
"Rojak siapa orang yang berada di samping kaisar?" tanya kevin berbisik ke arah rojak.
"Tuan orang itu adalah jenderal Agung kenta ia merupakan orang yang berada di ranah raja bintang dua" jawab rojak.
"Oh jadi begitu" ucap kevin.
"Baiklah pertandingan kali ini kaisar memberikan hadiah sebesar 10 ribu coin emas bagi pemenang 10 besar, dan juga senjata tingkat bumi untuk pemenang tiga besar selain itu pemenang tiga besar di peroleh kan memasuki pagoda suci" ucap seorang pria yang berada di atas arena.
"Waaah" teriak semua penonton.
"Baiklah petarung yang akan maju pertama kali ini adalah omar dari kerajaan Serbia melawan petarung lepas yaitu bejo. Silahkan memasuki arena" teriak pria itu sembari turun dari arena.
"Omar aku belum memberi mu hadiah ambil ini" ucap kevin sembari memberikan pedang suci kepada omar.
"Terima kasih tuan aku akan berusaha sekuat mungkin dan tak akan membuat tuan malu" ucap omar sembari berlutut di hadapan kevin.
Serentak semua orang di tempat itu menoleh ke arah kevin dengan tatapan aneh.
"Bukanya anak itu adalah anak dari gus kenapa di bisa mendapat pedang tingkat suci" gumam kaisar huang ling sembari menatap tajam ke arah kevin.
"Oi jangan banyak drama cepat turun ke sini. Aku sudah tidak sabar ingin mengajar wajah pangeran seperti mu" ucap bejo yang kini sedang berdiri membawa pedang besar di atas arena.
"Potong kaki nya" bisik kevin di telinga omar.
"Siap tuan" jawab omar lalu ia melompat ke dalam arena pertandingan.
"Ayo anak ku jangan kalah" teriak rojak.
"Buat cacat pria sombong itu" teriak ali.
"Hahahaha kalian fikir pangeran tampan ini bisa mengalahkan aku yang berada di di ranah master bintang tiga" teriak bejo.
"Saat ini aku menggunakan cincin ruang yang di berikan oleh tuan kevin jadi kultivasi ku sedang di Sembunyi kan. Saat ini aku berada di ranah master bintang tiga" gumam omar sembari melepaskan sarung pedang miliknya.
"Baiklah kalian di larang membunuh itu saja peraturan nya. Pertandingan di mulai" ucap wasit.
"Hahahaha sini pangeran sombong" ucap bejo sembari mengangkat pedang besarnya dengan tangan kanan.
"Crsak" suara daging yang terpotong.
Tiba tiba omar telah berada di belakang bejo.
"Aaaaaaaaaaa" teriak bejo sembari memegang kedua kakinya yang telah terputua.
Seketika semua penonton terdiam.
"Pertandingan ini di menangkap oleh omar dari kerajaan Serbia" ucap wasit.
"Yaaaaa" teriak para pendukung omar.
"Anak itu sangat berbakat" gumam kaisar huang ling.
Setelah itu omar melompat kembali ke tempat kevin dan yang lainya berada.
"Baguslah omar kau memenangkan pertandingan ini dengan mudah" ucap kevin sembari menepuk pundak omar yang tengah berlutut di hadapan kevin.
"Anak ku aku sangat bangga pada mu" ucap rojak sembari memeluk omar.
"Hei rojak anak mu sangat berbakat. Bagaiman jika dia menjadi murid ku" ucap ketua perguruan kekaisaran.
"Wah ketua perguruan berada di ranah kaisar bintang satu dan dia merupakan orang yang kuat dan terkenal. Sungguh beruntung anak itu" gumam kaisar huang ling.
"Maaf ketua perguruan kekaisaran. Tapi aku sudah memiliki guru" jawab omar sekaligus membengkak ke arah ketua perguruan kekaisaran.
"Siapakah guru mu" tanya ketua perguruan kekaisaran.
"Dia adalah tuan kevin" jawab omar sekaligus menunjuk ke arah kevin.
"Paman kau bilang jika dirimu sudah membunuh semua orang yang berhubungan dengan lima raja yang ku bunuh" tanya kevin.
"Tuan saat itu jordan tidak ada di istana kakek nya jadi aku melupakanya" jawab paman Qiu.
"Berani sekali kau menghina anak ku cacat" teriak ye long sembari mengeluarkan aura pembunuh nya ke arah jordan.
Terlihat jordan dan orang di sekitarnya termasuk ketua sekte bulan berdarah mereka terlihat sangat ketakutan seakan ingin mati.
"Ayah hentikan ini adalah dendam ku jadi biar aku yang membalas nya" ucap kevin.
"Hahahaha kau memang anak ku" ucap ye long yang awalnya marah tiba tiba senang.
"Jordan aku peringatkan jika kau tidak ingin mati seperti dia maka diam lah" ucap kevin sembari melempar kepala raja kerajaan wordan yang tak lain adalah kakek jordan.
"Kakek" teriak jordan saat memegang kepala ayahnya sembari menangis.
"Berani nya kau" teriak jordan.
"Berhenti balas saja di pertandingan jangan sekarang" ucap ketua sekte bulan berdarah sembari menahan jordan.
"Baiklah pertandingan selanjutnya"
...****************...
Singkat cerita sudah 100 pertandingan di lakukan.
"Pertarungan berikutnya sekaligus pertandingan terakhir pada hari ini. Kevin yu melawan pangeran sumar dari kerajaan danus dari utara. Silahkan memasuki arena" ucap wasit.
Kemudian kevin langsung melompat ke arena sembari melipat tangan nya.
"Bunuh orang sombong itu" ucap raja Venus berbisik ke arah sumardi sembari memberikan sebuah kantong.
"Baik ayah" jawab sumardi.
Lalu ja melompat ke dalam arena.
"Halo kevin anak cacat" ucap sumar sembari menarik pedangnya dari sarung pedang.
"Ya halo" jawab kevin.
"Jangan sombong memang kau kira bisa mengalahkan aku" ucap sumar.
"Kalian sudah tau peraturan nya. Pertandingan dimulai" teriak wasit.
Tiba tiba sumar melempar kantung ke arah kevin.
"Duak" suara kepala pecah.
"Maaf aku tidak sengaja" ucap kevin sembari mengelap jari telunjuk nya yang terkena darah.
Terlihat semua orang termasuk kaisar terkejut.
"Anak ku" teriak raja Venus sembari memeluk tubuh sumar yang sudah tidak memiliki kepala.
"Kecepatan anak itu sebanding dengan ku" gumam jenderal kenta.
"Pemenang pertandingan ini adalah kevin yu" teriak wasit sembari mengangkat tangan kevin.
"Ku bunuh kau sialan" teriak Venus menyerang kevin menggunakan pedang.
"Tak" suara tulang patah.
"Hentikan itu sebelum aku membunuh mu" ucap paman Qiu yang tiba tiba berada di hadapan Venus.
"Lihat saja aku akan membalas kematian anak ku" ucap raja Venus sembari memegang tangan kanan nya yang patah.
"Pertandingan selesai silahkan kembali besok pagi lagi" teriak wasit.
"Ayo paman kita pulang" ucap kevin sembari menepuk pundak paman Qiu.
Setelah itu semua orang bubar karena matahari akan terbenam.
"System kirim kami kembali ke istana" ucap kevin.
...****************...
Bersambung