
Di aula kekaisaran Sulan.
"Crang....!" suara gelas emas yang di lempar ke lantai.
"Bajingan ketua sekte itu tidak datang menemui ku...!" teriak jenderal belius yang terlihat sangat marah.
"Yang mulia kemungkinan ia masih berada di perjalanan. Hamba mohon tuan tenang" ucap seorang kakek ras ikan tongkol.
"Kemungkinan ini benar. Baiklah lanjutkan persiapan untuk membangkitkan Dewa kita" ucap jenderal belius sembari berjalan ke pintu.
"Siap yang mulia" jawab ras tongkol tadi.
...****************...
Keesokan harinya.
"Kita harus bersiap siap kemungkinan besar malam ini mereka akan melakukan upacara pemanggilan itu" ucap Kevin yang tengah mengawasi kota kekaisran Sulan menggunakan teropong di mulut gua yang.
"Kalian pakai armor yang telah di siapkan" ucap Kevin.
"Siap saya akan memberitahu semua prajurit" ucap Jun Wang.
"Qi yu, Chen yu, dan Aldi... kalian ingat saat cahaya merah muncul kalian perintahkan atau beritahu kepada para prajurit jangan pernah menyentuh tanah kota itu" ucap Kevin.
"Kenapa..?" tanya Aldi.
"Karena tanah itu akan menghisap kalian ke dalam formasi yang mana akan menjadikan kalian salah satu tumbal" jawab Kevin.
"Chen yu. Aku mohon kau pergi kembali ke kota dan lindungi semua orang di sana. Kemudian kau beri perintah kepada Las dan Tenggor ke sini. Ku harap mereka tiba sebelum malam hari" ucap Kevin.
"Siapa yang mulia. Qi yu kau harus menjaga tuan dengan sangat serius" jawab Chen yu.
Kemudian Chen yu terbang sangat cepat bahkan tidak terlihat bayangannya sama sekali.
"Baiklah sekarang kita tunggu Las dan Tenggor datang" ucap Kevin.
"Siap yang mulia" jawab Aldi dan Qi yu.
"System kirim aku ke dunia leveling" gumam Kevin.
[Mengirim ke dunia leveling.]
"Aku akan menaikan ranah ku sebanyak mungkin agar aku bisa mengalahkan belius saat perang terjadi nanti" gumam Kevin.
"Aku harus ekstra hati-hati melawan belius karena aku belum pernah menemuinya sama sekali dan aku juga tidak tau trik dan kemampuan apa saja yang ia miliki" ucap Kevin sembari terus bertarung dengan monster yang tiba tiba mengepung nya.
"Aku harus bisa mengalahkannya....!" teriak Kevin sembari menyerang puluhan monster raksasa yang berada di hadapannya menggunakan pedang naga merah miliknya.
"Jika aku gagal...! maka, tidak akan ada hari yang tenang lagi di alam semesta...!" teriak Kevin sembari terus membunuh monster hingga tubuhnya telah di penuhi darah.
"Dasar kalian...! sampah....!" teriak Kevin sembari terjun ke bawah mengarahkan pedangnya ke tanah.
"Cap.... duaaaaaar....!" suara ledakan tanah yang hancur saat pedang naga api tertancap di tanah.
Seketika keluar api berwarna ungu dari tanah dan membakar semua monster yang berada di tempat itu.
[Selamat tuan telah memahami hukum api tingkat tinggi. Api ungu adalah jenis api paling panas dan paling menyakitkan karena dapat memberikan efek setrum kepada musuh saat api itu mengenai tubuhnya. Mendapatkan gelar sang penguasa Api. Mendapatkan hadiah kota merah dan satu bintang petir.]
"Aku akan mencoba api ini...!" teriak Kevin sembari berputar putar dan menyemburkan apinya.
Seketika terlihat semua monster yang terbakar tiba tiba tersetun kejang kejang karena efek dari petir atau setrum dari api Kevin.
"Ini terasa sangat menyenangkan. Hahahaha...!" teriak Kevin sembari terus berputar putar hingga semua monster menjadi abu atau menjadi debu.
"Dengan kekuatan ini aku yakin aku bisa membunuh belius itu..!" teriak Kevin.
...****************...
Sementara itu di pulau penempa.
"Brak" suara pintu rumah Las yang di dobrak oleh Chen yu.
"Siapa yang berani merusak pintu ku..!" teriak Las sembari membuka tira.
"Cepat kau siapkan barang-barang mu dan pergi ke pulau prajurit. Cepat...! aku tidak ingin lama..!" teriak Chen yu.
"Holy Elder Chen yu" gumam Las yang tiba-tiba jatuh terkejut.
"Siap yang mulia" jawab Las sembari memberikan hormat pada Chen yu.
"Baiklah aku akan pergi menemui Tenggor" ucap Chen yu sembari pergi meninggalkan rumah Las dengan cepat.
...****************...
Di pulau prajurit.
Terlihat Tenggor sedang bermeditasi di atas batu di tengah hutan.
"Tenggor cepat kau siapkan barang-barang mu dan tunggu Las datang. Setelah itu kau pergi temui yang mulia Kevin di gua. Kau gunakan cincin ini dan berikan juga satunya ke Las. Dan saat kau dekat dengan yang mulia Kevin maka cincin ini akan bergetar jadi akan mudah untuk menemuinya" ucap Chen yu sembari melemparkan dua cincin ke pada Tenggor.
"Memang kenapa tuan Kevin memanggil kami?" tanya Tenggor sembari menangkap cincin tersebut.
"Aku juga tidak tau. Tapi beliau mengatakan kalau kalian harus sampai sebelum malam" jawab Chen yu.
"Baiklah... baiklah.. aku akan segera pergi" ucap Tenggor sembari turun dari atas batu.
...****************...
Singkat cerita saat matahari mulai terbenam.
"Waktunya akan segera tiba" ucap Kevin yang tiba-tiba muncul di mulut gua dengan tubuh basah dengan darah.
"Aku kini berada di ranah silver emperor bintang tiga" gumam Kevin sembari berjalan masuk dan mengelap mukanya yang basah dengan darah.
"Tap" suara tapak kaki Tenggor dan Las yang mendarat.
"Salam yang mulia Kevin" ucap Tenggor dan Las sembari memberikan hormat pada Kevin.
"Cepat masuk ke dalam" ucap Kevin.
"Siap" jawab mereka.
"Aku telah membuat Tenggor tunduk saat kami berduel beberapa Minggu yang lalu dan saat itu ia menggunakan tubuh buatan yang memiliki kekuatan setara ranah golden emperor" gumam Kevin sembari terus berjalan masuk.
...****************...
Di lapangan tempat formasi pemanggil.
"Akhirnya formasi ini telah selesai...!" teriak jenderal belius yang berada di atas langit.
"Cepat nyalakan formasi pemanggil dewa kita...!" teriak jenderal belius.
...****************...
Bersambung.
...****************...
...****************...
...****************...
...****************...
Tingkatan ranah di novel King system.
penguatan tubuh
pengumpulan Qi
kesatria
prajurit
master
grand master
guru
tetua
raja
kaisar
penguatan jiwa dan roh
silver emperor
golden emperor
mahayana.
silver immortal
golden immortal
diamond immortal.
Setiap tingkatan terbagi menjadi tiga tahap yaitu bintang satu sampai tiga.
Tingkatan nanah kultivasi alam semesta.
manusia
immortal
dewa
Setiap ranah alam semesta terbagi menjadi tiga bagian.
Ranah fana
Manusia fana
Penguatan tubuh
Penyempurnaan jiwa dan roh
Ranah immortal.
Immortal
Pengaturan enam Indra
Penyempurnaan raga
Ranah dewa
1.Dewa
2.Dewa perak
3.Dewa emas
setiap ranah di bagi menjadi tiga tahapan sama seperti di dunia Kevin.
Tingkatan ranah kultivasi jiwa.
Jiwa baru
jiwa menyatu
jiwa ahli
jiwa raja
jiwa kaisar