King System

King System
Episode 223 tantangan



"Baiklah pertandingan di mulai" ucap raja Ezraj.


Tiba-tiba Kevin menggunakan sebuah kain untuk menutup matanya.


Terlihat raja Yun yang berhasil mengambil satu target yang berada di atas pohon yang sangat jauh.


"Ezraj ambilkan teh ku, aku haus" ucap Kevin sembari mengencangkan ikatan yang menutup matanya.


"Siap tuan" jawab raja Ezraj kemudian ia bergegas mengambil segelas teh.


"Ini teh mu" ucap raja Ezraj sembari memberikan segelas teh kepada Kevin.


"Apa yang dia lakukan, bukanya seharusnya ia bergegas untuk memanah agar bisa mengalahkan raja Yun yang" ucap Fu berbisik pada Kang.


"Aku juga tidak tahu, tapi aku bingung kenapa Heng belum kembali, bukanya sudah beberapa jam" jawab kang.


"Sepertinya dia terlempar sangat jauh hingga tidak bisa kembali" ucap Fu.


"Lalu apa menurut mu Qianfan bisa selamat walau dalam keadaan yang mengerikan karena di tendang oleh raja Elf itu?" tanya Kang.


"Qianfan mengalami luka yang sangat parah, hampir semua tulang rusuknya patah, wajah nya hancur, kemudian hampir seluruh giginya tercabut saat menghantam singgasana yang mulia raja Yun yang, dan kemungkinan untuknya selamat hanya 25% saja" jawab Fu.


"Kau benar luka yang ia alami sangatlah fatal dan juga serius walau dia selamat aku yakin dia akan menjadi cacat seumur hidup, dan aku senang dengan itu" ucap Kang.


Terlihat raja Yun yang telah berhasil memanah 5 target.


"Sisa berapa target lagi?" tanya Kevin sembari ia memunculkan busur yang sangat indah berwarna merah dan mengeluarkan cahaya serta aura api yang sangat kuat.


"Tuan sasaran hanya tersisa 8 lagi" jawab raja Ezraj.


Kemudian Kevin menarik panah itu.


"Tunggu dia tidak menggunakan akan panah?" gumam Yun yang junior.


Seketika muncul 10 anak panah yang berbentuk seperti tombak yang berwarna merah menyala dan terbakar oleh api berwarna ungu.


"Stup" suara busur yang di lepaskan mengakibatkan anak panah Kevin melesat dengan cepat dan berpencar.


Sekejap Kevin berhasil mengambil sisa dari target hanya dengan sekali tembakan.


"Bagaiman mungkin, tanpa melihat target, dan hanya dengan sekali tembak 7 target telah tertembak" gumam Fu yang terlihat terkejut.


"Saat menggunakan panah kau itu harus menggunakan Indra lain bukan hanya terpaku dengan mata, kau perlu menggunakan Indra pendengaran, dan juga naluri mu sebagai seorang pemburu" ucap Kevin sembari menyimpan kembali busur yang ia miliki.


"Baiklah aku akan mengingat nasehat mu, dan terimakasih karena telah memberikan aku saran" jawab raja Yun yang.


"Baiklah siapa selanjutnya?" tanya Kevin sembari meminum kembali tehnya.


"Aku mau menantang mu" ucap seorang anak kecil.


"Fu tang, berhenti jangan bermain-main" ucap Fu sembari menangkap anak kecil tersebut.


"Baiklah kau ingin menantang aku untuk melakukan apa?" tanya Kevin sembari berjongkok.


"Aku ingin menantang mu melakukan tanding melukis, kalau aku menang maka berikan busur yang kau miliki itu, aku sangat menginginkannya" jawab Fu tang.


"Kau tak akan bisa memakai busur itu, karena busur Apollo hanya boleh di gunakan oleh keturunan dewa api, jika tidak dia akan mati dan jiwanya akan terperangkap di dalam busur ini. Atau kau hatur menguasai tiga unsur api" ucap Kevin sembari memegang busur Apollo di tangan kiri dan ia memunculkan tiga api dengan warna berbeda, merah, biru, dan juga ungu.


"Aku dapat melihat kalau unsur mu itu es sama seperti kakek mu, jika kau menggunakan ini maka akan menyakitimu" ucap Kevin sembari mengusap Kepala Fu tang dengan lembut dan ia juga tersenyum.


"Aku tidak akan tega membunuh anak yang tak berdosa lagi pula aku juga memiliki putra yang mana ia menjadi alasan aku menyukai semua anak kecil" ucap kevin sembari berdiri.


"Fu tang kau berlari keliling lapangan, dan aku akan memberikan mu busur es yang sangat kuat" ucap Kevin.


Tiba-tiba Fu tang langsung menghilang ia berlari sangat cepat dan bersemangat.


"Baiklah siapa selanjutnya" ucap Kevin.


"Tuan aku ingin menantang mu, melakukan pertandingan pertarungan mayat hidup, atau tanding menghidupkan mayat" ucap kang sembari berjalan mendekati Kevin.


"Baiklah pas sekali tadi Pana ku mengenai tiga monster tingkat sembilan" ucap Kevin sembari mengarahkan telapak tangannya ke arah hutan di aman tempat sasar di taruh.


Lalu seketika muncul tiga mayat hewan dengan bentuk dan ras yang sama yaitu gajah bertanduk sapi.


"Semuanya menjauh dari sini" ucap Kevin.


"Jadi apa peraturannya?" tanya Kevin.


"Siapa yang menghidupkan lebih cepat dan juga memiliki kondisi tubuh yang lebih baik maka dia menang" jawab Kang sembari memegang mayat.


"Baiklah mari kita mulai" ucap Kevin sembari memegang mayat yang berada di depannya.


Terlihat kang mulai menulis mantra di tubuh mayat tersebut dengan sangat cepat dan serius.


"Dia menggunakan mode serius, sepertinya dia akan memenangkan pertandingan ini aku yakin" ucap Fu.


"Aku tidak yakin dengan apa yang kau katakan, buktinya aku yang telah mengambil lima sasar saja bisa kalah hanya sekali gerakan tuan Kevin, dan aku belajar untuk tidak meremehkan orang lain walau kita yakin akan menang" ucap raja Yun yang.


"System dia berada di necromen level berapa?" tanya Kevin.


[Necromen tingkat menengah]


"Memang membangkitkan memerlukan mantra seperti yang dia lakukan, padahal aku hanya tinggal mengatakan bangkit dan seketika mayat langsung bisa berdiri" gumam Kevin.


Setelah itu Kang membuat sebuah lingkaran menggunakan darah darai monster tersebut.


"Dengan berkah dan atas izin dewa kematian. Aku Kang meminta untuk membangkitkan kembali monster ini, aku mohon bantulah hamba dewa kematian" teriak Kang sembari mengangkat tangannya ke langit.


Dan mayat monster itu pun di sambar petir.


Seketika monster itu bangun dan berdiri dengan kokoh.


"Lumayan, kau memiliki kemampuan yang cukup bagus, tapi itu masih kurang jika ingin melawan ku, kau perlu berlatih beberapa ratus tahun lagi untuk menyamai kekuatan yang ku miliki sekarang" ucap kevin.


"Bangkit" ucap Kevin sembari memegang tubuh monster tersebut.


Dan dalam sekejap monster itu bangun dan langsung berlari menjauh dari tempat itu karena takut dengan kehadiran Kevin yang terasa mengerikan bagi para monster dan juga hewan.


"Apa tidak mungkin, dia membangkitkan monster dengan utuh bahkan ingatan dan pikiran mahkluk itu juga kembali. Sepertinya dia memang dewa iblis yang menjelma menjadi seorang pemuda yang berbakat dan hebat" gumam Kang yang terlihat sangat terkejut karena melihat mayat hidup Kevin yang hidup kembali menjadi mahkluk hidup seutuhnya.


"Saat kau menghidupkan, yang harus kau ingat itu adalah tujuan mu, Jiak tujuan mu memang baik maka ia akan menjadi seperti itu" ucap Kevin.


...****************...


Bersambung