King System

King System
Episode 216 Rin dan Ron



"Apa maksud mu, kenapa kau menghina naga yang suci!" ucap paman Qiu yang terlihat marah.


"Memang apa salahnya, naga itu memang biasanya di jadikan tunggangan oleh para master beladiri di zaman dulu" ucap Ron.


"Bukanya naga itu ras surgawi?" tanya Qi yu.


"Ya memang begitu tapi sebenarnya mereka itu hidup untuk melayani kami di istana, walaupun sebenarnya mereka itu kuat tapi karena kesombongan mereka jatuh ke titik di mana mereka tak bisa melawan" jawab Ron.


"Memang apa yang mereka lakukan?" tanya paman Qiu.


"Saat ayah kami mendirikan kerajaan mereka dengan sombongnya meminta ayah kami untuk tunduk di bawah kekuasaannya, katena pada awalnya mereka adalah tunggangan para dewa. Saat itu ayah ku sangat marah dan ia pergi sendirian ke kerajaan naga dan akhirnya satu kerajaan itu hancur" ucap Ron.


...****************...


Di luar.


"Salam tuan" teriak semuanya sembari membungkukkan badan ke arah Kevin.


"Siapa dia?" gumam Jingmi yang terlihat kebingungan.


"Apa perjalanan kalian baik?" tanya Kevin sembari duduk di kursi yang di sediakan oleh paman Bog.


"Tuan perjalanan kami bisa di bilang tidak lancar, karena dari awal kami telah terjebak badai selama lima hari dan kemarin kami semua hampir mati" jawab Huang.


"Beruntung kalian masih hidup sekarang, cepat keluarkan semua batu kehidupan yang kalian miliki" ucap Kevin.


"Siap yang mulia" jawab semuanya.


"Kenapa semua orang mematuhi perintahnya dengan semangat, bahkan jika itu adalah ayah tidak mungkin bawahanya akan bersikap seperti ini" gumam Jingmi.


"Kalian taruh batu itu di sekeliling paman Qiu setelah itu kalian tunggu dia sadar, saat ini paman dan sedang dalam keadaan lemah karena ia sedang melakukan fase perkenalan dengan roh penjaga barunya" ucap Kevin kemudian ia pergi menghilang.


Kemudian mereka melakukan perintah Kevin.


"Maaf jika saya kencang memang yang tadi itu siapa?" tanya Jingmi.


"Oh dia adalah kaisar Kevin yu dia adalah pemimpin kami" jawab Huang.


"Apa dia pewaris tunggal dari kekaisaran kalian?" tanya Jingmi.


"Bukan, dia yang membuat kekaisaran dan juga dia yang menyatukan semua wilayah sendirian dalam empat tahun dan akhirnya beliau berhasil membangun kekaisaran" jawab Huang.


"Apa dalam empat tahun, memang berapa umurnya sekarang?" tanya Jingmi.


"Beliau masih sangat muda, beliau sekarang berumur 21 tahun" jawab Huang.


"Tunggu bagaiman bisa seorang anak berumur 21 tahun bisa menyatukan wilayah dan menjadi kaisar, apa dia memilik pendukung yang kuat hingga kalian ingin tunduk dengannya?" tanya Jingmi.


"Asal kau tau, pada awalnya dia tidak ingin menjadi kaisar, tapi karena seluruh rakyat memaksanya ia akhirnya menerima, dan jangan kau kira tuan muda itu berhasil karena dukungan dari orang yang di belakangnya. Tuan muda memiliki kekuatan di atas kami semua" jawab paman Bog yang mulai terlihat marah.


...****************...


Di tempat Qi yu.


Di meja makan terlihat semuanya berkumpul di sana bersama Himawari.


"Jadi kalian ingin aku mendukung pemimpin kalian menjadi kaisar mengantikan kaisar agung Yun Feng?" tanya Himawari.


"Bukan begitu, yang mulia ingin kami meminta jaminan pada kalian agar tidak menggangu kekaisaran kami" jawab Qi yu.


"Lalu kenapa dia tidak datang menemui ku, apa dia itu pengecut tidak berani menemui ku karena takut mati!" teriak Himawari.


"Brak..!" suara bangunan penginapan yang hancur, serta terlihat di belakang Qi yu dan yang lainya semua orang di kota telah melayang tak bisa bergerak.


Dan terlihat ratusan pedang telah mengarah ke leher Himawari.


"Kami di sini sudah bersabar, dengan tingkah sombong mu, dan kau berani menghina tuan ku!" teriak Qi yu sembari memukul meja hingga hancur.


"Aku tidak peduli walah kau adalah wanita ras Kaja terakhir di dunia ini, sekali saja kau menghina tuan ku berarti kau mencari mati dengan ku!" teriak Bogu yu sembari melempar piring ke arah.


"Tap" suara tangan Las menangkap piring.


"Apa kalian lupa apa yang di katakan yang mulia, jangan gunakan kekerasan kecuali tidak ada jalan yang lain, walau dia salah dia ini adalah wanita dan juga dia adalah calon istriku aku tidak akan membiarkan kalian menyakitinya" ucap Las sembari menggenggam pecahan piring mengakibatkannya tangannya berdarah.


"Lebih baik kita pergi" ucap Chen yu sembari memegang pundak Qi yu.


"Kau selamat kali ini" ucap Qi yu sembari berbalik badan, dan terlihat para warga yang melayang mulai turun secara perlahan.


"Kau beruntung masih bisa hidup, jika aku tidak menghentikan mereka maka kau akan menjadi hiasan di dinding kota. Sekarang yang sedang kau hadapi bukan pasukan biasa tapi pasukan dewa" ucap Las sembari memberikan kain untuk mengelap keringat Himawari.


"Aku tidak bisa bergerak karena ketakutan, mereka semua sangatlah kuat, bahkan saat menghadap raja Doren aku tidak setakut ini" gumam Himawari.


"Sepertinya rencana kami berhasil" gumam Las sembari mencabut serpihan pecahan piring yang menancap di tangannya.


...****************...


Saat malam hari, di reruntuhan penginapan.


Terlihat semuanya sedang duduk melingkar di sekitar api unggun.


"Aku bersedia memberikan dukungan ku, tapi dengan satu syarat" ucap Himawari yang.


"Apa syarat mu?" tanya Qi yu.


"Tolong pertemukan aku dengan pemimpin kalian dan biarkan aku pergi mengikuti kalian" jawab Himawari.


"Aku sudah memenuhi satu persyaratan ku, dan yang untuk kedua kau bisa meminta izin kepada semua orang ini, lagi pula pemimpin di tim ini adalah Qi yu" ucap Kevin yang tiba-tiba muncul di hadapan Himawari sembari mengenakan topeng.


"Salam yang mulia" ucap semua orang sembari memberikan hormat kepada Kevin.


"Kenapa kau mengenakan topeng, biarkan aku melihat wajah mu" ucap Himawari sembari berdiri.


"Aku hanya menunjukkan wajah ku kepada orang yang ku percaya, aku akan menunjukan wajah ku ketika kau memiliki kekuatan yang cukup, maksud ku kekuatan iman mu aku takut saat kau melihat wajah ku kau akan jatuh cinta pada ku" ucap Kevin setelah itu ia menghilang.


"Mana mungkin aku akan mencintai orang yang baru aku temui" ucap Himawari.


"Tidak ada wanita yang tidak mencintai yang mulia, karena ia memiliki wajah kelewat tampan" ucap Leonel.


"Apa dia memiliki wajah yang cantik seperti Las?" tanya Himawari.


"Tentu saja tidak, dia itu memiliki ketampanan tiada tara" jawab Leonel.


"Aku mengantuk, aku ingin pergi tidur. Besok saja aku memutuskan kau boleh ikut atau tidak" ucap Qi yu sembari berjalan pergi.


Kemudian yang lainya mengikuti Qi yu kecuali Las.


Terlihat Las hanya duduk termenung sembari menatap api unggun.


"Sudah lama aku tidak merasakan rasa rindu ini" gumam Las tanpa ia sadari air mata menetes mengenai tangannya.


"Kenapa kau menangis?" tanya Himawari sembari duduk di samping Las namun saling berjauhan.


"Aku hanya rindu dengan ibu ku" jawab Las.


"Begitu saja menangis dasar kau cengeng, bagaimana bisa seorang seperti mu menjadi suami ku di masa depan" ucap Himawari sembari berjalan pergi meninggalkan Las.


"Aku memang tidak ada bakat memikat wanita, dan kemungkinan besar aku tidak bisa memenuhi harapan tuan muda" gumam Las.


"Sebenarnya aku merasa lelah dengan hidup ku yang sekarang, aku merasa kalau semua orang mencoba untuk menjauh dari ku dan aku bisa melihat kalau sikap mereka terhadap ku itu berbeda" gumam Las sembari berjalan dengan wajah sedih.


"Aku sering di pukul, di hina, dan bahkan terkadang aku di acuhkan" gumam Las.


Lalu ia melompat ke atas pohon dan ia duduk di atas.


"Aku harus mengubah sikap kekanak-kanakan ku, aku harus buktikan kalau aku adalah seorang yang bisa di andalkan, dan juga aku akan menjadi orang yang hebat di masa depan nanti" ucap Las sembari meminum arak yang berada di dalam kendi hingga habis lalu ia tidur.


...****************...


"Menurut mu apa kita mengambil keputusan yang tepat untuk membuat ia merasa kalau kita membencinya" ucap Leonel.


"Tentu saja dengan begitu dia akan menjadi orang yang hebat karena ada dorongan di hatinya untuk berubah" jawab Qi yu.


"Ya walau dia itu lemah dalam kekuatan tapi dia itu pintar dan juga cepat, hampir semua temuan ku ada ikut campur dari Las, dan kau bisa mengetahui kalau dia itu sangat cepat bahkan kah tidak bisa mengejarnya" ucap Leonel.


"Kita harus bersikap lebih lembut terhadapnya, dia itu adalah anggota termuda kita, dan kita harus memperlakukan dia seperti dia adalah adik kita" ucap Chen yu.


"Aku setuju dangan hal itu, kita harus memperlakukan dia seperti adik kita sendiri" ucap Bogu yu.


"Dia itu belum berkembang, tapi aku yakin setelah ia bertemu dengan Himawari ia akan berubah ku yakin karena aku melihat kalau jiwa mereka berdua itu memiliki jiwa yang saling berhubungan, sifat buruk Himawari akan di tutupi oleh sifat baik Las sedangkan sifat buruk Las akan di tutupi oleh sifat baik Himawari" ucap Bogu yu.


"Dan tugas kita sekarang adalah menyatukan mereka" ucap Bogu yu.


...****************...


Bersambung.


ranah di novel King system.



penguatan tubuh


pengumpulan Qi


kesatria


prajurit


master


grand master


guru


tetua


raja


kaisar


penguatan jiwa dan roh


silver emperor


golden emperor


mahayana.


silver immortal


golden immortal


diamond immortal.



Setiap tingkatan terbagi menjadi tiga tahap yaitu bintang satu sampai tiga.


Tingkatan nanah kultivasi alam semesta.



manusia


immortal


dewa



Setiap ranah alam semesta terbagi menjadi tiga bagian.


Ranah fana



Manusia fana


Penguatan tubuh


Penyempurnaan jiwa dan roh



Ranah immortal.



Immortal


Pengaturan enam Indra


Penyempurnaan raga



Ranah dewa


1.Dewa


2.Dewa perak


3.Dewa emas


setiap ranah di bagi menjadi tiga tahapan sama seperti di dunia Kevin.


Tingkatan ranah kultivasi jiwa.



Jiwa baru


jiwa menyatu


jiwa ahli


jiwa raja


jiwa kaisar