King System

King System
Episode 131



"Selanjutnya aku harus membuat tempat tinggal" ucap Kevin.


"Kenapa kita tidak tinggal di gua itu saja" tanya niana.


"Itu adalah ide yang bodoh" ucap Kevin sembari menebang pohon dengan sekali tebasan.


"Kenapa kau perlu kapak jika kau memiliki kekuatan fisik seperti itu" tanya niana yang sedang duduk di atas batu.


"Jika aku menebang pohon ini tanpa alat maka itu akan melukai tangan ku yang mana bisa mengakibatkan hal yang buruk karena aku tidak bisa menyembuhkan luka ku dengan Qi jadi aku harus lebih berhati hati. Selain itu menggunakan kapak juga menghemat tenaga" jawab Kevin.


"Berapa umur anak mu" tanya niana sembari berjalan mengambil ranting yang berjatuhan.


"Dia berumur 5 tahun" jawab kevin.


"Apa kau sudah memiliki anak sejak 12 tahun" tanya niana sembari menaruh ranting di satu tempat


"Tidak aku mengangkatnya sebagai putri ku beberapa hari yang lalu atau lebih tepatnya aku mengadopsi nya" jawab Kevin.


"Jadi begitu terus bukanya kau telah menikah lalu di mana istri mu" tanya niana.


"Aku tidak tau dia di mana namun aku yakin dia baik baik saja" jawab Kevin.


"Apa kalian telah bercerai" tanya niana.


"Tidak. Aku merasa marah jika mengingat hal itu" jawab Kevin.


"Baiklah jika kau merasa begitu aku tak akan bertanya lagi" ucap niana.


"Apa kau bisa menyalakan api" tanya Kevin.


"Tidak bisa" jawab niana.


"Baiklah sini aku akan mengajari mu" ucap Kevin.


"Untung saja aku adalah mantan tentara dan juga seorang Pramuka sejati" gumam Kevin sembari berjalan ke arah tumpukan ranting.


"Aku akan memakai teknik Hand drill karena hanya itu saja yang bisa di dapatkan sekarang" gumam Kevin sembari memegang batang kayu panjang yang ujungnya berbentuk anak panah atau tajam.


Lalu ia mengumpulkan rumput rumput kering. Kemudian ia memotong dahan pohon menjadi dua hingga menjadi sebuah papan yang rata.


"Kau perhatikan ini memerlukan waktu yang lama serta menguras tenaga" ucap Kevin sembari memutar poros dahan tadi menggunakan telapak tangan ke arah papan yang telah di berikan sedikit rumput kering.


"Dulu saat masih SMP saat ada kemah aku yang menyalakan api dan aku memerlukan waktu 2 sampai tiga jam waktu itu. Tapi kali ini pasti berbeda karena aku memiliki fisik di atas rata rata orang yang di atas rata rata yang mana bisa di sebut juga dengan manusia super" gumam Kevin sembari terus memutar dahan tersebut dengan kecepatan tinggi hingga tangannya memunculkan tiga bayangan.


"Apa perlu berjam jam untuk menyalakan api" tanya niana.


"Mungkin" jawab kavi yang terlihat sangat kesal.


"Baiklah aku akan menangkap ikan untuk makan" ucap niana sembari berjalan ke arah sungai yang berada tak jauh darinya.


Saat ia sampai di sana tiba tiba ia berjongkok di pinggir sungai sembari memasukan satu tangannya ke dalam air kemudian ia menyayikan sebuah lagu.


"Suara ini sangat indah aku belum pernah mendengarkan suara seindah ini sepanjang hidup ku" gumam Kevin yang terlihat santai.


Tak lama setelah niana menyayikan lagu tersebut seketika datang gerombolan ikan berenang menuju ke tangan niana.


"Maafkan aku ikan tapi aku terpaksa menangkap mu karena kami memerlukan makanan" ucap niana sembari memeluk ikan yang sangat amat besar bahkan ikan itu hampir memiliki ukuran yang sama sepertinya.


"Aku telah mengkap ikan ini" ucap niana sembari menyerat ikan besar tadi.


"Bagaimana bisa dia menangkap ikan sebesar itu dalam waktu singkat" gumam Kevin yang terkejut hingga tak sadar tangannya telah terbakar oleh bara api.


"Tangan mu" teriak niana sembari membungkus tangan Kevin yang terbakar menggunakan kain di salah satu pakaian nya.


Tanpa niana sadari api telah membakar ujung rok panjang nya yang sangat panjang hingga menyentuh tanah.


"Baju mu terbakar" ucap Kevin yang tiba tiba menggendong niana dan ia melompat ke dalam sungai.


"Aaaaaa" teriak niana.


"Byuuuur" suara air yang di jatuhi oleh niana dan Kevin.


"Baiklah baju mu telah baik baik saja" ucap kevin yang tak sadar telah memeluk niana saat naik ke permukaan.


"Bisakah kau melepaskan pelukan mu" ucap niana sembari menundukkan kepala dengan wajah merah.


"Maafkan aku" ucap Kevin sembari mundur secara tiba tiba.


"Krik krek" suara dahan kayu yang jatuh.


"Hutan nya terbakar" gumam Kevin sembari melihat ke arah satu pohon yang telah terbakar dan hampir merambat ke pohon yang di samping nya.


Kemudian Kevin berlari mengambil mencabut satu pohon yang berada tak jauh darinya, lalu ia menyelupkan ujung pohon itu ke air dan ia mengayunkan pohon itu ke arah api hingga padam.


...****************...


Saat di malam hari terlihat Kevin dan nian sedang duduk di atas pohon yang tumbang sembari menghangatkan diri.


"Maafkan aku tadi memeluk mu tanpa izin" ucap Kevin sembari melempar ranting ke dalam api.


"Aku tidak marah soal itu lagi pula kau tidak sengaja" ucap niana.


"Kruuuk" suara perut niana yang berbunyi.


"Apa kau lapar" tanya Kevin.


"Tidak aku hanya mengantuk. Ku peringatkan jangan berani berani berfikir hal hal yang aneh terhadap ku" ucap niana sembari berjalan ke arah sebuah pondok yang telah di buat Kevin.


"Huh baiklah" jawab Kevin.


"Aku masih bingung harus memilih yang mana. Aku telah berjanji akan selalu setia dengan satu wanita. Namun jika aku melakukan itu makan jutaan orang di benua Tengah akan mati termasuk aku" gumam Kevin.


"Kau harus berfikir menggunakan otak seorang pemimpin bukan seorang lelaki" ucap kaisar tresno yang tiba tiba muncul di samping Kevin.


"Huh kenapa kau tidak mengirim ku kembali saja ke dunia nyata" tanya Kevin.


"Karena ini adalah tugas ku. Tugas terakhir ku yang mana harus aku kerjakan dengan sungguh sungguh" jawab kaisar tresno sembari melempar batu ke dalam api.


"Aku akan menceritakan sebuah kisah nyata. Di sebuah planet yang bernama cintakus hidup seorang raja bintang yang sangat terkenal saat itu. Dia sangat baik, sangat adil, sangat rendah hati, dan juga jujur terhadap rakyatnya. Bahkan saat ia mendengar satu rakyatnya di hina dia akan membunuh orang yang telah menghina. Dia sangat di cintai oleh rakyatnya. Hingga suatu hari ia bertemu dengan seorang putri dari salah satu jenderal kaisar galaxy dan ia jatuh cinta dengan nya. Tapi sang kaisar itu menolak karena dia hanyalah seorang raja bintang. Raja itu terus berusaha dan berusaha agar di terima. Hingga pada akhirnya ia di terima.


...****************...


Bersambung.