King System

King System
Kembali ke kota



"Ternyata kalian ada di sini!" ucap seorang pria yang sedang terbang tepat di atas kevin dan di belakangnya terlihat 3 orang yang terbang di belakang.


"Siapa mereka?. Mereka ber empat berada di ranah jenderal" gumam kevin sembari memandang ke langit.


"Tuan kevin cepat pergi biar aku yang mengurus hal ini" ucap jagu sembari mengeluarkan pedang miliknya di ikuti beru dan rus.


"System bisakah kau mengirimkan aku beserta seluruh orang di tempat ini kecuali empat orang itu?" gumam kevin sembari memegang pedang.


[Saat ini tuan memiliki fitur teleportasi gratis dengan batasan 20 orang. Sedangkan di tempat ini ada 120 Elf dan 40 siluman tuan memerlukan 10 kristal sihir tingkat tinggi untuk mengirim sisanya.]


"Baiklah cepat jika tidak kami semua akan mati" gumam kevin.


Dalam sekejap kevin dan semuanya menghilang.


"Kemana mereka semua" teriak pria yang sedang terbang.


"Den mereka semua pergi menggunakan kekuatan legenda yaitu teleportasi" ucap pria yang berada di belakang den.


"Baiklah sebaiknya kita melaporkan hal ini ke kaisar" ucap den.


"Baiklah" jawab mereka bertiga.


...****************...


Di aula istana kota godi.


Terlihat semua orang di kirim ke aula.


"Tuan apa yang terjadi?" tanya jagu sangat terkejut.


"Aku yang mengirim kalian ke sini" ucap kevin.


"Pelayan siapkan air panas" teriak kevin sembari berjalan ke arah singgasana.


"Mungkin sebagian besar kalian tidak tahu siapa aku. Nama ku kevin yu aku adalah penguasa barat" ucap kevin yang sedang duduk di singgasana.


"Salam tuan nama ku Tiger" ucap siluman harimau putih yang sedang terluka.


"Aku memberikan kalian kesempatan untuk menjadi rakyat ku jika kalian menolak silahkan pergi" teriak kevin.


"Tuan kevin adalah orang yang baik dan juga dia adalah pemimpin yang adil" gumam riyan.


"Tuan aku riyan siap melayani tuan" ucap riyan sembari bersujud ke arah kevin.


Diikuti oleh 117 Elf lainya.


[Terdeteksi seorang master ingin bergabung dengan kerajaan tuan terima atau tolak]


"Tentu saja ku terima" jawab kevin sembari membantu riyan bangun.


[Nama:Riyan


Ras: elf suci


Umur: 89 tahun


Kemampuam: master pedang


jurus: penguasa tumbuhan, pedang lebah, langkah udara, dan tubuh kayu


Ranah: Raja bintang satu naik ke ranah kaisar bintang satu


Kekuatan:987


kecepatan:1109


Ketahanan:890


Mana:900]


"Sekarang aku memiliki satu bawahan tingkat kaisar lagi"gumam kevin.


Seketika tubuh riyan mengeluarkan cahaya lalu membuat suara layaknya lonceng yang dapat di dengar satu benua.


Kemudian kevin yang awalnya berada di depan riyan ia pun mundur.


"Apa hanya dengan bergabung dia bisa naik satu ranah" gumam Tiger dengan tubuh yang mengeluarkan keringat dingin.


"Paman apa yang terjadi?" tanya Lion yang berada di belakang Tiger.


"Iya apa yang terjadi?" tanya jagu.


"Ini adalah proses naik ranah ke kaisar" jawab Tiger.


Mendengar suara lonceng gusi,naina,nia,margaret serta putih pun datang.


Tiba tiba tubuh riyan di selimut cahaya emas yang mengakibatkan semua orang tidak bisa melihat.


Lalu turun seorang Elf muda yang tampan dengan badan gagah Elf itu tak lain adalah riyan.


"Tuan terima kasih" ucap riyan sembari bersujud.


"Sudah cepat berdiri" ucap kevin.


"Kak naina" teriak Rein.


"Wah rein" teriak naina sembari berlari menghampiri Rein.


"Kakak sangat rindu dengan mu" ucap naina sembari memeluk Rein.


"Aku juga sangat rindu" jawab Rein sembari memeluk naina.


Kemudian nia dan margaret pun pergi.


"Tuan apa yang terjadi?" tanya gusi yang datang dari samping kanan kevin.


"Wah paman tolong siapkan kamar sementara untuk mereka semua" ucap kevin.


"Siap tuan" jawab gusi.


"Hei kalian semua silahkan istirahat dulu besok aku akan menyampaikan hal yang penting" teriak kevin.


"Baiklah tuan hamba undur diri" ucap riyan.


"Baiklah besok ingat kumpul di sini" jawab kevin.


Kemudian mereka pun pergi meninggalkan aula dan di sana hanya tersisa kevin,naina,rina, serta rein.


"Kalian tidak jstirahat?" tanya kevin yang berada di samping naina yang sedang berpelukan dengan Rein dan rina.


"Tidak" jawab Rein.


"Oh iya kalian sudah berada di ranah apa?"tanya kevin.


"Aku sudah berada di ranah prajurit bintang satu" jawab rina.


"Aku masih di ranah pengumpulan Qi bintang tiga" jawab rein.


"Baiklah sesuai janji ku besok rina akan ku latih menggunakan pedang terbang" ucap kevin sembari tersenyum.


"Yes" ucap rina


"Yah aku kapan" ucap Rein dengan wajah murung.


"Bagai mana jika kakak ajarkan memasak" ucap naina mencoba menghibur Rein.


"Tidak aku ingin belajar pedang terbang aku tidak peduli" ucap Rein.


"Rein aku beritahu kau harus berada di ranah prajurit untuk memakai jurus pedang terbang karena. Jurus pedang terbang memerlukan mana yang stabil sedangkan kau sedang melatih Qiu atau mengumpulkan Qi" jawab kevin sembari mengelus kepala Rein.


"Baiklah" ucap Rein.


"Naina bawa mereka tidur" ucap kevin.


"Baiklah. Ayo aku antar kalian ke kamar" ucap naina.


Tiba tiba kevin menarik tangan naina yang membuat naina jatuh ketujuh kevin.


"Aku merindukan mu" ucap kevin sembari memeluk naina sangat erat.


"Kevin rina dan Rein ada di sini aku malu" ucap naina dengan wajah memerah sembari mencoba melepas pelukan kevin.


"Kak ayo cepat" ucap Rein sembari terus berjalan.


"Aku cinta kamu" ucap kevin sembari mencium kening naina.


"Aku juga mencintai mu" ucap naina sembari pergi berlari dengan wajah memerah.


Terlihat kevin tersenyum melihat naina berlari.


...****************...


Keesokan harinya.


Terlihat kevin sedang duduk di balkon sembari memandang matahari terbit.


"Paman Qiu apa kau sudah menyelesaikan tugas" tanya kevin menggunakan telepati.


"Aku sudah membasmi semua pejabat korupsi di barat kecuali kerajaan agraris dan gudang serta genin" jawab paman Qiu mengunakan telepati sembari jongkok di atap rumah sembari memandang matahari terbit dan ia juga memegang kepala di tangan kirinya.


"Baguslah jika begitu. Sebentar lagi misi menjadi kaisar akan segera selesai" gumam kevin.


"Sekarang aku berada di ranah tetua karena perang kemarin aku berhasil membunuh tiga orang di ranah jenderal" gumam kevin.


Setelah itu kevin pun pergi mandi dan pergi ke aula.


Saat di aula.


"Baiklah sekarang aku mengumumkan mulai sekarang riyan akan menjadi raja kerajaan hundo" ucap kevin yang sedang duduk di singgasana.


"Hamba akan melakukan tugas dengan sebaik mungkin" ucap riyan sembari berlutut.


"Aku memberikan pedang tingkat suci ini kepada mu" ucap kevin sembari memberikan pedang berwarna hijau daun.


"Terima kasih tuan" jawab riyan sembari menerima pedang sambil berlutut.


"Tuan kevin hamba Tiger mewakili semua bangsa siluman mulai sekarang kami tunduk pada tuan"


...****************...


Bersambung.



Nama: Riyan


umur: 89 tahun


ranah: kaisar bintang satu


Status: kakek dari rina dan Rein serta raja dari kerajaan hundo