
"Berhenti" teriak kaisar Sun yun yang tengah terbang di atas gerbang.
"Crak" suara kepala raksasa yang di hancurkan oleh kevin.
"Beraninya kau tidak mematuhi perintah kaisar" teriak seorang kakek tua botak sembari terjun menyerang kevin.
"Kalian tidak memiliki sopan santun. Aku kevin yu ketua sekte Red fiyer!!" ucap kevin dengan nada yang tinggi.
"Tang" suara pedang yang beradu dengan tangan kevin.
"Kau terlalu sombong tua bangka" ucap kevin sembari menggenggam wajah lelaki tua itu lalu ia menghempaskan ke pintu hingga kepala bagian belakang nya pecah.
"Tolong berhenti aku mohon" ucap kaisar Sun yun sembari menahan tangan kevin.
"Aku harap kau memperbaiki sikap para penjaga mu di masa depan" ucap kevin.
"Apa maksud mu" ucap kaisar yang terlihat marah.
Seketika para raksasa telah terjatuh dengan kepala yang terpenggal.
"Sepertinya aku jangan main main dengan dia" gumam kaisar Sun yun sembari menghembuskan nafas.
"Baiklah maafkan aku silahkan masuk ke dalam" ucap kaisar Sun yun sembari terbang menuju istana.
"Eira ayo kita pergi" ucap kevin sembari terbang mengikuti kaisar di ikuti yang lainya.
"Sepertinya kaisar adalah orang yang gila akan harta karena hampir semua bangunan dan hiasan terbuat dari emas" gumam kevin sembari mengamati halaman istana kekaisaran.
"Eira apa kau suka istana ini?" tanya kevin.
"Tidak di sini terasa sangat mengerikan Eira lebih suka rumah papa" jawab Eira sembari melihat halaman istana yang sangat luas.
Tak lama kemudian mereka pun sampai di aula.
"Baiklah apa berita yang akan kau bawakan ketua sekte Red fiyer" ucap kaisar Sun yun sembari berjalan ke arah singga sana nya.
"Pah kenapa kau tidak memiliki kursi besar itu di istana mu malahan di dalam sana ada hutan dan gunung yang sangat indah" tanya Eira sembari turun dari gendonganya kevin.
"Papa tidak menyukai sesuatu yang seperti itu karena hal itu menyimbolkan sebuah kesombongan dan papa tidak mau menjadi orang seperti itu" jawab kevin sembari jongkok dan merapikan pakaian Eira dan dari nada suara kevin ia terdengar sedang menyindir kaisar.
"Apa kau tidak mendengarkan kaisar. Dia bertanya kepada mu" teriak putri Ellie yang baru datang sembari menggendong burung hantu miliknya.
"Maafkan hamba kami memenangkan pertempuran" jawab tetua yen sembari menunduk.
"Lalu kemana jenderal yang dan keponakan ku bai kenapa mereka belum tiba" tanya kaisar Sun yun.
"Sayang sekali mereka mati" ucap kevin sembari berdiri.
"Apa kenapa bisa mereka mati!!" teriak kaisar sembari memukul pegangan singga sana.
"Aku tidak bisa berbuat apa apa" ucap kevin.
"Siapa yang membunuh mereka. Lalu mana bukti jika mereka mati" tanya putri Ellie.
"Leonel tetua yen tolong bawa putri ku keluar dan bermain" ucap kevin.
"Baiklah, ayo Eira ikut aku ke kuar" ucap tetua yen.
"Ye Eira tadi melihat kolam ikan yang indah Eira ingin ke sana" jawab Eira sembari berjalan ke arah tetua yen.
"Jangan pergi ke sana nanti di sana jadi bau oleh rakyat jelata seperti kalian" teriak putri Ellie.
"Baiklah bawa Eira ke pasar dan belikan apa saja yang dia mau ini ambil di sana ada 100 kristal sihir" ucap kevin sembari memberikan satu kantung penuh kristal sihir.
"Kalian beli apa saja pakai saja uang itu" ucap kevin.
"Terima kasih" jawab tetua yen.
Lalu mereka pun terbang ke luar.
"Tak ku sangka dari wanita secantik dirimu tersimpan sebuah hal yang sangat menjijikkan yaitu sifat mu dan pada akhirnya hidup mu tak akan lama lagi hanya tinggal dua bulan" ucap kevin.
"Apa maksud mu bajingan!!" teriak putri Ellie.
"Diam lah!" teriak kaisar Sun yun.
"Tolong jawab pertanyaan ku apa benar jenderal yang dan bai mati" ucap kaisar Sun yun.
"Aku ingin bertanya hukum bagi orang yang memperkosa dan menindas rakyat di kekaisaran ini itu apa" tanya kevin.
"Mereka harus mati" jawab kaisar Sun yun.
"Apa itu juga berlaku untuk para bangsawan" tanya kevin.
"Apa maksud mu?" tanya kaisar Sun yun.
"Aku telah menyelesaikan misi dari mu" ucap kevin.
"System kirim para bandit ke sini" gumam kevin.
[Teleportasi berhasil memotong 300 kristal sihir.]
Seketika muncul para bandit di belakang kevin.
"Duar orang ini adalah seorang jenderal wata" ucap kevin sembari memegang kepala dua jenderal wata yang berada di samping nya.
"Bagus" ucap kaisar sembari bertepuk tangan.
"Penjaga bawa para sampah ini ke ruang eksekusi" teriak kaisar.
"Berapa harga yang kau tawar" ucap kevin.
"Tunggu bukanya aku bilang jika kalian hanya bisa mendapatkan harta rampasan kenapa aku harus membayar" ucap kaisar Sun yun.
"Mereka adalah budak ku dan aku memiliki hak untuk menjual mereka dan aku juga menangkap mereka sendiri. Kecuali kau memberikan ku imbalan untuk menangkap mereka tapi nyatanya kau hanya memerintahkan untuk mengambil alih tempat yang di kuasai oleh para bandit" ucap kevin.
"Baiklah 50 koin emas per kepala" jawab kaisar Sun yun yang terlihat marah.
"Baiklah total ada 7654 bandit jadi total 382,700 koin jiwa dan untuk dua kepala ini aku menghargai 100.000 koin emas per kepala bagai mana" ucap kevin.
"Tunggu kenapa dua orang itu sangat mahal harganya bukanya mereka hanya bandit" ucap kaisar sembari berjalan menghampiri kevin.
"Mereka berada di ranah kaisar jadi aku memberikan harga yang sesuai. Dan kau bisa membuat mereka menjadi pengganti si yang itu" ucap kevin.
"Bagaimana jika 50.000 saja" jawab kaisar.
"Tidak" ucap kevin.
"60.000 bagaimana" ucap kaisar.
"Tidak lebih baik aku jual ke tempat lain mungkin laku 500.000 koin emas" jawab kevin.
"85.000 itu dana yang aku punya" ucap kaisar.
"Kau bercanda" gumam kevin.
"Bagaimana jika aku memberikan obat untuk mu dan putri mu dan aku akan memberikan dua orang ini secara geratis bagai mana" ucap kevin.
"Berapa pun harganya aku akan bayar aku janji" jawab kaisar Sun yun dengan sangat bersemangat.
"Baiklah aku ingin kau memberikan kota guang untuk ku dan juga hutan sekitarnya" ucap kevin.
"Baiklah memang apa yang kau inginkan dari kota itu" tanya kaisar.
"Itu tidak penting. Ambil ini kalian minum satu botol satu orang aku jamin kalian akan sembuh" ucap kevin sembari memberikan dua botol ramuan penyembuh tingkat tinggi.
"Baiklah" jawab kaisar Sun yun sembari meminum ramuan.
Dan seketika tubuh nya bercahaya.
"Ramuan ini benar benar manjur. Ini adalah sertifikat kota guang dan aku memberikan bonus gunung yang berada di dekat kota itu menjadi milik mu" jawab kaisar Sun yun sembari memberikan gulungan kertas serta token.
"Baiklah aku tak akan meminta uang untuk para bandit ini. Dan aku memberikan kejutan" ucap kevin sembari mengeluarkan Mayat jenderal yang dan bai yang telah hancur di lempar batu.
"Aku yang membunuh 10.000 pasukan mu dan juga dua sampah itu" ucap kevin sembari terbang dan meludahi kaisar.
...****************...
Bersambung.