King System

King System
Episode 286 kaisar



"Bukanya aku tidak menginginkan hal itu, namun ini adalah masalah komitmen, aku telah berjanji kepada wan wan untuk tidak melakukan hubungan hingga kaisar memberikan restu" ucap Yu Zhong.


"Itu baik dan bersyukurlah karena besok kau akan mendapatkan hal itu. Nyawa ku sebagai jaminan nya jika besok kau tidak mendapat restu maka aku boleh membunuh ku aku tidak akan melawan" ucap Kevin.


"Aku tidak akan membunuh mu, lagi pula jika memang benar aku akan menyerahkan hidup ku untuk mu. Karena hal tersebut adalah mimpi ku sejak aku bertemu dengan wan wan" ucap Yu Zhong yang terlihat sedih.


"Kau pasti akan mendapatkan nya jangan khawatir walau bukan besok tapi pasti akan mendapatkan nya di lain waktu" ucap Dujuan sembari menepuk pundak Yu Zhong sembari tersenyum.


"Clik" suara pintu yang di buka oleh Wei dong.


"Salam tuan Kevin saya telah membawa adik saya. Dan sekarang saya akan mengikuti anda kemana pun anda pergi" ucap Wei dong sembari membungkuk ke arah Kevin.


"Kak apa yang kau lakukan kenapa membungkuk ke hadapan orang itu..! ingat apa status mu di keluarga Wei bahkan mereka tidak pantas untuk mencium kaki mu kenapa kau membungkuk ke hadapan mereka cepat angkat tubuh mu" teriak adik Wei dong sembari mencoba membuat Wei dong berdiri tegak.


"Baiklah ayo kita pergi ke penginapan" ucap Kevin sembari berdiri di ikuti Dujuan dan juga Yu Zhong.


"Jaga ucapan mu Wei an aku bisa saja menampar mu jika kau tidak diam kau harus hormat terhadap beliau mulai sekarang jika tidak aku akan menghukum mu" ucap Wei dong sembari menatap adik nya alias Wei an dengan marah.


"Apa Kaka telah di hipnotis bahkan dia belum pernah berbicara dengan nada tinggi kepada ku namun sekarang ia mengancam ku, ia ingin menampar ku orang-orang itu telah mencuci otak Kakak hingga menjadi benci kepada ku seperti ini" gumam Wei an yang terlihat kesal.


"Wei an mereka adalah orang kuat yang akan membantu kita membalas dendam atas terbunuhnya ayah dan juga keadaan ibu sekarang" ucap Wei dong menggunakan telepati kepada Wei an.


"Apa itu benar memang dia mampu melawan paman pertama, bahkan kakek saja tidak berani ikut campur walau kakek adalah kepala keluarga tingkat 2, apa mereka yang merupakan orang biasa mampu untuk melakukan itu" gumam Wei an.


"Crak..!" suara tulang yang patah dan terlihat Kevin seperti sedang mencekik sesuatu.


Perlahan muncul seorang pria yang telah mati dan pria itu mati karena lehernya di patahkan oleh Kevin.


"Ayo kita bergerak, aku tidak ingin berurusan dengan banyak pembunuh bayaran" ucap Kevin sembari berjalan keluar dari ruangan tersebut.


"Kita akan pergi ke penginapan yang sebelumnya?" tanya Dujuan.


"Iya kita akan menginap di sana" jawab Kevin.


"Tapi aku tidak mau di layani oleh nenek tua aku masih terlalu muda untuk melakukan itu, lebih baik kita cari tempat lain" ucap Dujuan yang terlihat takut.


"Dia hanya bercanda tidak serius dengan mu. Jangan anggap ucapan seorang wanita tua dengan terlalu serius jika tidak kau akan menyesal" ucap Yu Zhong.


"Namun nasehat seorang nenek akan selalu benar jangan pernah kau meremehkan seorang nenek" ucap Kevin.


...****************...


Keesokan pagi nya terlihat Kevin tengah duduk meminum teh di ruang makan penginapan.


"Penginapan ini sangat kecil hanya terdapat 5 kamar lalu 5 meja di ruang makan" gumam Kevin.


"Namun tempat seperti ini sangat cocok untuk beristirahat tempat yang sunyi dan juga simpel. Makanan di sini juga enak" ucap sun yang tiba-tiba muncul.


"System apa menurut mu aku akan berhasil hari ini?" gumam Kevin.


"Tentu saja anda akan berhasil, system telah melihat dan mengukur tingkat kesetiaan Gin berada di level loyal. Dan semua bawahnya juga memiliki tingkat kepercayaan loyal kepada tuan mereka karena mereka adalah samurai" jawab system yang muncul di atas kepala Kevin.


"Baiklah sudah hampir pukul 8 aku harus segera pergi menemui kaisar" ucap Kevin sembari berdiri.


"System kirim aku ke tempat sebelumnya bawa juga yu Zhong, Dujuan, Wei dong, serta adik nya" ucap Kevin.


Sekejap Kevin pun menghilang.


...****************...


Di tempat Kevin dan Gin pemimpin keluarga Oda berbincang sebelumnya.


Terlihat kaisar telah duduk di temani Gin.


"Tentu saja dia akan datang" jawab gin.


"Seperti apa orang itu aku penasaran?" tanya kaisar.


"Dia memiliki kekuatan di atas ku bahkan dia mampu melumpuhkan ku hanya dengan aura yang ia keluarkan. Rambutnya berwarna putih perak, mata berwarna hitam alis tegas. Bahu bidang serta setiap gerakan nya menunjukan keanggunan serta wibawa yang tinggi" jawab gin pemimpin keluarga Oda.


"Dia sama seperti ayahnya kaisar selatan dan juga memiliki sikap yang sama seperti kakek nya" ucap kaisar.


"Tepat aku melihat dua orang hebat itu berada dalam diri nya dan saat aku memberikan batu ujian batu itu bercahaya dan menjadi emas" ucap gin.


Seketika Kevin muncul di hadapan mereka.


"Yo salam" ucap Kevin sembari duduk.


Terlihat Dujuan, yu Zhong, Wei dong, serta Wei an tidur di belakang Kevin.


"Siapa orang yang anda bawa?" tanya gin yang terlihat kebingungan.


"Mereka adalah saudara dan juga teman ku" jawab Kevin sembari menyalakan cerutu.


"Lancang mereka berani tidur seperti itu di hadapan kaisar" gumam kaisar yang terlihat kesal.


"Kenapa aku ada di lantai?" gumam Wei an sembari bangun.


terlihat ia menoleh ke sekeliling.


"Kaisar..!" teriak Wei an sembari berlutut secara tiba-tiba ke arah kaisar.


"Hah kaisar apa kau gila..!" teriak Wei dong sembari duduk dan mengusap kedua matanya.


...****************...


Beberapa saat kemudian.


Terlihat Wei dong, yu Zhong, Dujuan, serta Wei an tengah duduk di belakang Kevin sembari menundukan kepala kecuali yu Zhong.


"Perkenalkan dua orang ini adalah tuan muda dan nyonya muda keluarga Wei, Wei dong lalu Wei an. Di sampingnya adalah sepupu ku Dujuan sun. Dan di sampingnya adalah Yu Zhong menantu mu" ucap Kevin.


"Apa...! aku tidak memiliki menantu!" teriak kaisar yang terlihat kesal.


"Lepas topeng mu" ucap Kevin.


Terlihat Yu Zhong membuka topeng milik nya.


"Yu Zhong buronan kekaisaran timur" ucap gin pemimpin keluarga Oda.


"Dia adalah sahabat ku" ucap Kevin.


"Aku meminta mu untuk menerima ia menjadi menantu mu" ucap Kevin


"Itu mustahil, ia harus seorang bangsawan" jawab kaisar.


"Aku yang akan memberikan gelar bangsawan untuk nya" ucap Kevin


"Memang apa yang kau miliki?" ucap kaisar dengan sombong.


...****************...


Bersambung...