
"Memang kekuatan roh ku ini tidak kuat, namun tekat ku lebih kuat. Kau dapat mengendalikan tubuh ku atau mencurinya tapi aku dapat menjamin diri mu akan hancur dan menghilang dari alam ini" ucap Dujuan sembari berusaha untuk berdiri.
"Aku adalah salah satu keturunan naga yang memiliki bakat yang tidak bisa di permainkan oleh orang lain. Aku hanya akan meminjam tubuh mu untuk balas dendam kepada saudara ku" ucap lelaki itu yang tak lain adalah naga hitam.
"Apakah dengan membalas dendam diri mu akan mendapatkan sesuatu?" tanya Dujuan dengan suara yang mulai pelan.
"Tujuan balas dendam adalah memberikan penderitaan yang sama kepada orang yang kita benci. Aku akan membuatnya merasakan betapa sakitnya terjebak di dalam ruang yang hampa. Aku berada di sana sudah sangat lama bahkan aku tidak mengetahui karena aku hanya bisa melihat kegelapan" ucap naga hitam.
"Apa kau yakin jika naga putih masih hidup?" tanya Dujuan.
"Jika ia sudah mati maka aku akan membuat keturunannya menderita seperti apa yang aku rasakan aku ingin mereka merasakan penderitaan yang ku rasakan selama ribuan tahun terkurung di dimensi yang gelap sendirian..!" teriak naga hitam sembari memukul dinding samping Dujuan hingga hancur.
"Brak...!" suara dinding yang hancur akibat pukulan dari naga hitam yang tengah marah.
"Lalu apa naga putih melakukan itu terhadap keturunan mu, sekarang kau bisa melihat ku dan aku adalah keturunan mu" ucap Dujuan.
"Nak aku tau kau adalah keturunan ku, tapi seharusnya kau mendukung ku tanpa diri ku dirimu tidak akan berada di dunia ini. Lebih baik kau memberikan tubuh ku secara suka rela agar kau bisa melihat dunia dari pengelihatan yang ku ambil dari mu" ucap naga hitam sembari memegang kepala Dujuan.
"Cuih...! aku tidak sudi melakukan itu. Aku telah berjanji untuk selalu berada di pihak yang benar meski aku harus memusuhi seluruh dunia" ucap Dujuan sembari meludahi wajah naga hitam.
"Janji hanyalah omong kosong...!" teriak naga hitam sembari melempar Dujuan ke arah singgasana tempat ia duduk sebelumnya.
"Aku hampir kehilangan kesadaran, aku tidak bisa melihat dengan jelas, semuanya kabur dan menjadi ganda" ucap Dujuan saat melihat samar-samar naga hitam yang tengah berjalan ke arahnya dengan lambat terlihat mengancam dan mengerikan.
"Aku masih memberikan kesempatan karena kau merupakan keturunan ku, berikan tubuh mu jika tidak aku akan melakukan sesuatu terhadap ibu mu Luan sun" ucap naga hitam sembari mengangkat Dujuan.
"Apa yang ingin kau lakukan terhadap ibu ku!" teriak Dujuan sembari menatap tajam ke arah naga hitam.
Hal itu membuat naga hitam tiba-tiba terpental menuju tembok.
"Kau boleh melakukan apapun kepada ku, tapi kau memiliki niat untuk melukai ibu ku. Maka kematian yang kau dapatkan dasar kau sampah!" teriak Dujuan sembari melesat ke arah naga hitam yang tengah duduk karena terluka akibat terhempas.
"Kau menyembunyikan kekuatan yang besar, kau menipu ku" ucap naga hitam mencoba untuk berdiri.
"Duak...!" suara kepala naga hitam yang di pukul oleh Dujuan dengan sangat keras hingga dinding di belakangnya retak dan hancur.
"Apa yang akan kau lakukan kepada ibu ku..! cepat beri tahu aku jika kau ingin hidup...!" teriak Dujuan sembari terus memukul wajah naga hitam tanpa jeda sedikit pun.
...****************...
Sementara itu di tempat Kevin.
Terlihat Kevin tengah duduk bersemedi di atas kereta mereka dan juga terlihat tubuh Dujuan yang tengah berbaring di hadapan Kevin.
"Tuan sepertinya ia berhasil, energi naga hitam telah menurun dan hampir hilang" ucap sun yang muncul di samping Kevin dalam wujud bayangan.
"Tidak semudah itu, naga hitam memiliki pengalaman bertarung yang tidak bisa di remehkan oleh kebanyakan orang. Mudah saja baginya membunuh Dujuan jika ia tidak memiliki kasih sayang terhadap keturunan terakhirnya" ucap Kevin sembari membuka mata dan memegang dahi Dujuan.
"Kau pikir naga hitam yang menjadi roh penjaga Dujuan adalah naga hitam yang sama, lagi pula naga hitam yang di maksud itu berbeda" jawab Kevin sembari berdiri.
"Heheheh ku pikir naga hitam hanya ada satu di alam semesta" ucap sun.
"Jika naga hitam yang di maksud guru menjadi roh penjaga Dujuan, maka dunia ini tidak akan sanggup menerima kehadirannya dan akan meledak" ucap Kevin.
"Lalu kenapa anda bisa ada di dunia ini. Bukanya anda adalah dewa?" tanya sun.
"Aku bisa menurunkan tingkat kekuatan ku di batas dunia ini. Namun dunia ini hanya bisa bertahan 12 tahun saja jika aku berada di sini oleh karena itu aku ingin segera pergi" jawab Kevin.
"Anda memang idola saya. Bahkan hukum dunia tidak bisa menghentikan anda" ucap sun.
"Aku masih bukan apa-apa" ucap Kevin.
...****************...
Sementara itu di dalam alam bawah sadar Dujuan.
"Cepat..! cepat beritahu aku..! cepat beritahu aku!" teriak Dujuan sembari terus memukul naga hitam meski tangannya telah patah tak bertulang.
"Ku kira tulang mu akan lebih kuat dari pada wajah ku" ucap naga hitam sembari tersenyum saat di pukul oleh Dujuan.
"Bagaimana bisa aku telah memukul dia hampir 1 jam, bahkan aku melihat dengan mata kepala ku sendiri jika wajah nya hancur dan juga retak" gumam Dujuan yang terlihat terkejut akan hal tersebut.
Kemudian Dujuan melompat ke belakang untuk menghindar.
"Aku bingung, bagaimana cara mengalahkan nya" gumam Dujuan sembari menghisap tangannya yang terluka akibat tulang yang remuk, saat ia memaksa memukul wajah naga hitam.
"Heheheheh.... kau pikir dengan kekuatan sedikit seperti itu kau bisa mengalahkan jiwa ku yang telah ku latih selama ribuan tahun" ucap naga hitam sembari berdiri dengan perlahan.
Terlihat Dujuan mulai panik karena kehabisan cara untuk melawan naga hitam yang terlihat marah.
"Aku tidak akan kasar kepada ibu mu. Dia sudah kesepian cukup lama semenjak ayah mu di eksekusi. Aku hanya akan menggantikan peran ayah mu" ucap naga hitam sembari berjalan perlahan.
Terlihat wajah naga hitam sangat hancur, bagian kanan matanya telah pecah bagian mulut telah hancur bahkan tidak terlihat gigi sama sekali.
Namun itu semua perlahan kembali membaik, hal itu membuat Dujuan sangat takut dan panik karena tidak memiliki cara.
"Ibu mu juga cantik, dan juga **** walau sudah tua. Bagaimana perasaan nya jika mengetahui aku akan melakukan sesuatu yang nikmat bersama ibu mu" ucap naga hitam sembari menjilat darah di tangannya.
"Dasar pengecut..!"
...****************...
Bersambung...