
"Hei kenapa" teriak don.
"Kau telah mencuri pedang tingkat bumi milik ku" Teriak bog.
"Tunggu dulu aku tidak ingat" ucap don.
"Mengaku jika tidak kau akan ku hajar" ucap bog
"Baiklah tapi senjata itu telah hancur saat aku berperang 2 tahun yang lalu" jawab don.
"Mana mungkin pedang itu adalah pedang tingkat bumi" ucap bog.
"Baiklah Baiklah pedang itu sudah ku jual di pelelangan" jawab don.
"Paman sudah cukup nanti akan ku ganti memang kakek menjual pedang itu seharga berapa" tanya kevin.
"Hmm kalau tidak salah seharga satu kristal sihir tingkat menengah" jawab jenderal don.
"Oh ini paman Bog aku ganti mengunakan satu kristal sihir tingkat tinggi" ucap kevin sembari memberikan kristal sihir tingkat tinggi.
"Tidak perlu tuan aku sudah mengikhlaskan pedang itu lagi pula pedang itu hanya pedang tingkat bumi" jawab bog.
"Biar kakek saja yang mengganti" ucap don.
"Yah kakek don memang sangat baik pada ku tapi setelah ibu meninggal kakek don di kirim ke medan tempur" gumam kevin.
"Baiklah aku akan kembali ke ibu kota aku harus segera melapor ke raja" ucap don.
"Tunggu dulu kenapa kakek tidak menginap dulu" ucap kevin.
"Tidak perlu kakek sedang sibuk" jawab don.
"Baiklah sampai jumat kakek" ucap kevin.
"Ya sampai jumat lagi" ucap don sembari berjalan keluar istana.
"Tuan aku juga ingin kembali ke kota soba" ucap bog.
"Oh Baiklah saat paman sudah sampai suruh Gun dan yang lainya kembali" ucap kevin.
"Baiklah hamba undur diri"ucap Bog.
"Paman Qiu di mana tempat jual beli budak terbesar di kerajaan kita" tanya kevin.
"Kota yenti tuan di sana sangat banyak budak bahkan di sana ada tempat pelelangan budak yang paling terkenal di benua ini" jawab paman Qiu.
"Pelelangan budak. Hmm menarik baiklah besok paman temani aku ke kota yenti" ucap kevin.
"Siap tuan" jawab paman Qiu.
"Yah sekalian aku ingin menemui kakak dogu.
Sebenarnya aku juga ingin menemui kakak luxi nanti saja lah" gumam kevin.
"Naina besok kau ikut aku" ucap kevin
"Tapi bagaimana dengan anak anak" tanya naina.
"Anak anak bukanya kita belum menikah" jawab kevin.
"Bukan itu yang ku maksud maksudku murid murid" ucap naina dengan wajah memerah.
"Gusmo ayo kita pergi biarkan pangeran bermesraan dengan naina" ucap paman Qiu menggunakan telepati.
"Baiklah" jawab gusmo menggunakan telepati.
Kemudian gusmo dan paman Qiu pun pergi.
"Oh itu gampang lagi pula ini hari minggu jadi kedepannya setiap hari minggu sekolah akan libur" ucap kevin.
"Baiklah jika begitu" jawab naina.
Singkat cerita keesokan harinya.
Terlihat kevin naina dan paman Qiu sedang berdiri di depan benteng yang hampir jadi.
"Hmm sebentar lagi benteng akan jadi ayo kita berangkat" ucap kevin.
"Ayo naina naik" ucap kevin sembari mengulurkan tangannya.
Kemudian naina pun naik ke atas pedang.
"Kita memerlukan waktu 3 jam untuk pergi ke kota yenti" ucap paman Qiu.
"System apa di toko ada kendaraan lain yang secepat dengan terbang" tanya kevin.
[Ada tuan bisa memakai teleportasi dengan harga 1 kristal sihir tingkat tinggi satu orang]
"Paman cepat mendekat ke sini" ucap kevin.
"Memang ada apa" jawab paman Qiu sembari berjalan mendekati kevin.
"System kirim kami ke kota yenti" ucap kevin
Kemudian merekapun di kirim tepat di alun alun kota yang ramai.
"Ya kita sudah sampai ayo kita menemui saudaraku" ucap kevin.
"Huh huh huh" suara paman Qiu.
"Paman apa kau baik baik saja" tanya kevin.
"Kau hampir membuatku kena serangan jantung aku ini sudah tua" jawab paman Qiu.
"Paman itu masih muda buktinya paman tidak memiliki keriput sedikit pun" ucap kevin.
Tiba tiba datang seorang lelaki gendut kepala botak kumis tipis tipis pipi tembem hidung besar ekstra tompel di hidungnya.
"Cantik akan ku beli kamu seharga 100 coin emas" ucap lelaki botak itu sembari memegang pundak naina.
"Tuan tolong" teriak naina sangat keras.
"krak" suara tangan patah.
"Berani sekali kau memegang pundak bidadari ku mengunakan tangan kotormu" ucap kevin dengan wajah marah matanya mengeluarkan aura hitam sambil memegang tangan si botak yang sudah hancur.
"Siapa kau pengawal cepat tolong aku" teriak si botak.
Mendengar keributan orang orang yang semulanya berjalan tiba tiba menjauh membentuk lingkaran.
"Berani sekali kau memegang tangan tuan muda" teriak seorang lelaki tua berjanggut berkepala botak.
Dalam seketika kevin sudah berada di belakang pengawal dengan memegang pedang yang berlumuran darah.
"Dirimu berani membela binatang itu" ucap kevin.
Tiba tiba pengawal itu tumbang dengan tangan dan kaki yang terpotong.
"Sekarang giliranmu" ucap kevin sembari berjalan ke arah pria botak.
"Tunggu dulu apa yang ingin kau lakukan aku adalah kon. Asal kau tau aku adalah anak dari baron jono" ucap kon.
"Hanya bangsawan rendah berani melawan pangeran" ucap kevin.
"Aku kevin morgan akan menghukum mu karena telah lancang kepada ku" Teriak kevin.
"Ceak" suara tangan di potong.
"Anak ku" Teriak seorang lelaki tua.
"Pengawal tangkap mereka" ucap lelaki tua itu.
"Tuan apa aku harus turun tangan" tanya paman Qiu.
"Tidak lagi pula aku ingin menemui saudara ku" jawab kevin.
Kemudian kevin dan lainya pun di bawa menghadap dogu. Saat di aula istana terlihat semua orang sedang berkumpul.
Kemudian dogu pun datang.
"Kak lama tak jumpa" teriak kevin.
"Kevin siapa yang berani mengikat saudara ku" Teriak dogu dengan wajah marah.
Terlihat kon dan jono sedang ketakutan.
"Hei cepat lepaskan borgol dari adiku" teriak dogu sembari berjalan menghampiri kevin.
"Kalian semua bubar tinggal kan aku adikuasa serta dua orang ini" teriak dogu.
Kemudian semua orang kecuali kon dan jono serta paman Qiu dan naina.
"Dik apa yang terjadi cepat ceritakan" tanya dogu.
"Mereka berani menghina ku dan sekarang aku akan membunuh mereka" jawab kevin.
"Tunggu dulu kevin" teriak dogu.
"ceak" suara tebasan pedang.
"Aku telah membunuh ayah mu sekarang aku akan menyiksa mu hahahahahahahahah" ucap kevin.
"Tunggu sejak kapan kevin menjadi seperti ini. Bukanya dia itu sangat baik bahkan dia tidak tega untuk membunuh semut" gumam dogu.
"Hei kau harus ingat ini jika kau berani melakukan hal seperti itu lagi pada wanita walaupun kau hanya menatap nya dengan cabul maka aku akan mencongkel matamu" bisik kevin di tepat di samping telinga kon.
"Cepat pergi bawa mayat ayahmu ini kalian hanya seorang baron saja berani sombong" ucap kevin sembari mengelap darah yang ada di tangannya mengunakan kain putih.
"Naina apa kau melihat hal itu" tanya kevin.
"Tenang aku sudah menutup matanya saat tuan membunuh baron jono" ucap kevin.
"Tidak aku tidak melihat apa apa" jawab naina.
"Pelayan cepat bersihkan noda ini" teriak dogu.
"Dik apa kau ke sini hanya untuk membuat masalah" tanya dogu.
"Tidak aku kesini ingin membeli budak" jawab kevin.
"Kau ingin berapa biar ku traktir" ucap dogu.
"Kaka memiliki berapa" tanya kevin.
"Diam kota ini ada 1000 budak lelaki 500 budak wanita 500 budak siluman dan 200 budak anak anak" jawab dogu.
"Baiklah aku ambil semua" ucap kevin.
"Tunggu dulu apa kau memiliki uangnya" tanya dogu.
"Bukanya tadi kakak bilang kalau ingin mentraktir ku" jawab kevin.
"Jika 10 budak aku masih sanggup tapi jika 2200 aku tidak bisa" ucap dogu sembari menggaruk kepalanya.
"Aku ingin membeli semua budak dua kota ini jadi berapa harganya" tanya kevin.
"Hmm semua budak aku bisa memberi diskon jadi setiap budak akan ku jual seharga 100 coin emas jadi semuanya 220.000 koin emas" jawab dogu.
"Huh kau memang selalu ingin untung Baiklah aku membeli semuanya apa kakak bisa mengantar semuanya ke kota godi" tanya kevin.
"Hmm bisa tapi itu memerlukan biaya lebih" jawab dogu.
"Baiklah aku akan membayar 250.000 coin emas" ucap kevin.
"Baiklah dil besok akan ku kirim ke kotamu mungkin perlu 20 hari untuk sampai di kota mu" ucap kevin.
"Baiklah ini coinnya" ucap kevin sembari mengeluarkan 10 peti besar penuh dengan coin emas.
"Wah coin emas" ucap dogu sembari memeluk peti penuh dengan coin emas.
"Hahahah" tawa naina sembari menutup mulutnya.
"Kak cukup aku ingin pergi ke pelelangan budak" teriak kevin.
"Wah kau beruntung hari ini ada beberapa elf yang di jual" jawab dogu.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Bersambung