King System

King System
Episode 100



"Aaaaa" terdengar suara teriakan para bandit yang terbakar namun hanya kevin saja yang bisa mendengar.


"Sepertinya rencana ku berhasil" gumam kevin sembari tersenyum.


"Kembali" ucap kevin.


Seketika muncul bayangan kevin yang mengenakan pakaian yang sama persis seperti yang di gunakan kevin.


"Kembali" ucap kevin.


Seketika bayangan itu menghilang berubah menjadi asap.


"Apa yang kau ingin kan?" tanya kevin sembari berbalik badan.


"Tidak ku sangka kau bisa tau kalau aku ada di belakang mu sepertinya kau memiliki sedikit kemampuan" ucap seorang pria yang memiliki rambut dan brewok seperti singa dengan rambut berwarna pirang keemasan tubuhnya sangat besar sebesar dua kali tubuh kevin atau 2 meter lebih.


"Kau juga hebat bisa berdiri di atas atap yang rapuh dengan bobot tubuh mu yang seperti sapi" jawab kevin sembari melipat tangannya ke belakang.


"Mulut mu tajam. Cepat siapa dirimu dan kenapa kau menyerang prajurit ku" tanya lelaki itu.


"Sebelum aku menjawab kau harus memberitahu siapa dirimu terlebih dahulu" jawab kevin.


"Baiklah tapi kau jangan terkejut saat kau tau identitas ku yang sebenarnya, jangan sampai ngompol" ucap lelaki itu.


"Jangan khawatir aku tidak akan ngompol aku sudah bersiap siap" jawab kevin.


"Baiklah perkenalkan nama ku Leonel aku adalah panglima angkatan darat bandit gunung singa atau aku juga sering di sebut dengan singa yang besar dan perkasa atau si besar" ucap Leonel sembari tersenyum menujukan gigi taring nya.


"Hup Hahahaha ha Leonel singa yang besar dan perkasa apa kau bercanda" tawa kevin.


"Padahal Leonel artinya singa kecil" gumam kevin.


"Brengsek beraninya kau menertawakan aku apa kau bosan hidup" teriak Leonel dengan raut wajah yang tiba tiba berubah sangat marah.


"Dasar kau lelaki kurus" teriak Leonel sembari melesat ke arah kevin sembari mengeluarkan cakar yang besar dari jarinya.


"Tunggu bukanya dia manusia kenapa dia bisa mengeluarkan cakar itu?" gumam kevin penuh kebingungan.


[Itu karena ia melatih perubahan beast.]


"Oh jadi begitu" gumam kevin.


"Baiklah jika kau ingin tahu siapa aku maka aku akan menjawab. Perkenalkan nama ku kevin yu aku ketua sekte Red fiyer yang baru" teriak kevin sembari melesat ke arah Leonel sembari melepaskan mempo milik nya.


"Apa dia masih sangat muda" gumam Leonel dengan wajah bingung dan kecepatannya yang menurun.


"Kenapa kau jadi lembek" ucap kevin yang tiba tiba ada di belakang Leonel sembari memasang kuda kuda memukul punggung Leonel.


"Tunggu sejak kapan dia di sana" gumam Leonel sembari melirik ke belakang.


"Duaaaark" suara punggung Leonel yang patah karena di pukul oleh kevin. Terlihat Leonel terlempar tepat ke dinding formasi kevin.


"Ah punggung ku patah hanya sekali pukulan oleh nya" ucap Leonel yang melekat di dinding formasi kevin dengan mulut yang mengeluarkan darah dari mulut nya.


"Jika bayangan ku belum kembali maka aku perlu beberapa jam untuk mengalah kan mu tapi, ya anggap saja kau tidak beruntung sekarang" ucap kevin yang tiba tiba muncul di belakang Leonel sembari menggenggam kepala Leonel dengan tangan kanan nya.


"Tunggu" ucap Leonel.


"Duaaar" suara tubuh Leonel yang di lempar ke tanah oleh kevin.


"Aku sudah tamat" ucap Leonel yang sudah terpaku di tanah dengan tubuh penuh darah dan mata yang mulai putih karena ingin pingsan.


"Aduh jangan pingsan dulu" ucap kevin yang tiba tiba berdiri di atas tubuh Leonel sembari menggenggam rambut Leone.


Dan tiba tiba ia terbang sembari menyerut wajah Leonel ke tanah hingga membuat sebuah garis yang dalam karena kepada Leonel.


"Tolong berhenti" ucap Leonel dengan suara pelan karena wajahnya tertanam di dalam tanah.


"Baiklah Baiklah aku hanya bercanda. Maaf ya" ucap kevin yang tiba tiba berhenti sembari mengangkat kepalanya Leonel ke atas.


Terlihat hidung, mulut, dan wajah Leonel semua di penuhi oleh tanah.


"Aku melakukan ini untuk membalas perbuatan mu yang keji. Aku sudah tau kau sering menculik anak anak dan membantai desa" ucap kevin sembari mengikat tangan dan kaki Leonel.


"Uhuk Uhuk uhuk" batuk Leonel sembari memuntahkan tanah dari mulut nya.


"Byur" suara air yang menguyur tubuh Leonel.


"Uhuk aku melakukan itu karena terpaksa" ucap Leonel sembari batuk batuk.


"Memang Kenapa kau terpaksa bukanya kau memiliki kekuatan yang hebat dan kuat, selain itu kau juga memiliki koneksi yang bagus" tanya kevin.


"Apa kau tidak tau kalau aku adalah budak yang di beli oleh wata sialan dua bulan yang lalu. Dan berita itu sudah menyebar di bagian barat kekaisaran ini" jawab Leonel.


"Terus apa buktinya jika kau adalah seorang budak sedangkan kau tadi mengenakan pakaian yang bagus dan mahal" ucap kevin.


"Kau bisa merobek baju ku" jawab Leonel.


"Crak" suara kevin yang merobek baju Leonel dengan tiba tiba.


Terlihat sebuah tato huruf B yang di cap menggunakan besi tepat di dada bagian kiri loenel.


"Kau lihat ini adalah lambang budak ku dan juga wata memasang segel di jantung ku yang dapat membunuh ku hanya dengan kata katanya" ucap Leonel.


"Lebih baik kau mati dari pada mengikuti permintaan wata jika benar benar kau memiliki hati yang baik" ucap kevin sembari jongkok di hadapan Leonel.


"Ketua kami telah menangkap 1456 bandit yang masih hidup. Dan sisanya telah mati" ucap Jun wang yang datang sembari memegang tali yang terhubung kepada para bandit yang di tangkap.


"Jendral tolong selamatkan kami" ucap salah satu bandit.


"Apa kalian buta aku ini sedang di ikat selain itu punggung ku patah aku tidak bisa menggerakkan tubuh ku" jawab Leonel.


"Dasar kau budak bodoh begitu saja tidak bisa padahal kau hanya melawan satu orang anak anak" teriak seorang kakek tua dengan perhiasan yang mengelilingi tubuh nya.


"Crak" suara kepala kakek tadi yang di penggal kevin.


"Kevin, atau ketua sekte Red fiyer boleh kh aku meminta sesuatu sebelum kematian ku" ucap Leonel.


"Baiklah menurut ku tidak masalah lagi pula di bumi saat tahanan yang ingin di hukum mati mereka diberikan permintaan makan apa saja yang mereka mau" gumam kevin.


"Baiklah aku akan membantu mu" jawab kevin.


"Apa kau berjanji" tanya Leonel.


"Baiklah aku janji" jawab kevin.


"Saat kau menangkap wata tolong selamatkan adik ku dia selalu di bawa oleh wata di dalam kota merasa yang ada lubang udara di sana. Aku minta tolong agar kau memberikan beberapa uang kepada nya agar ia bisa hidup normal sebagai orang biasa" ucap Leonel.


"Apa itu alasan mu terpaksa melakukan perintah wata" tanya kevin.


"Ya walaupun dia bukan adik kandung ku tapi dia yang selalu membantu ku saat di pedagang budak. Dia selalu membagi makanan miliknya dengan ku karena ia berfikir kalau aku selalu lapar karena tubuh ku yang besar. Selain itu dia masih sangat polos aku mohon pada mu tolong selamat kan dia" jawab Leonel sembari meneteskan air mata nya.


"Aku akan mengirim kalian kembali ke sekte setelah itu kirim mereka ke penjara bawah tanah dan beritahu bogu yu jika aku meminta tolong agar dia menjaga para bandit ini" ucap kevin yang tiba tiba berbalik mengacuhkan Leonel.


"Kurang harap dia benar benar menepati janji nya" gumam Leonel.


...****************...


Bersambung.