
"Pangeran" teriak mugi sangat keras sembari menatap ke arah siluman singa yang sedang di kepung.
Tiba tiba mugi berteriak sangat keras mengakibatkan gerobak yang ia tumpang hancur.
Kemudian ia langsung membunuh semua prajurit dari kerajaan dolan dalam sekejap.
"Rina kumpulkan semua Elf yang di sini aku akan mengurus sisa nya" ucap kevin sembari melepaskan ikatan rina.
"Baiklah tuan" jawab rina.
"Apa kau kevin yang sering di bicarakan Rein dan rina" tanya Kekek Rein yang sedang duduk dengan tangan terikat.
"Iya salam kenal aku kevin. Tuan pasti riyan mantan raja Elf kakek rina dan rein" jawab kevin tersenyum sembari membuka ikatan riyan kakek rina dan rein.
...****************...
Sementara itu di tempat mugi.
"Dirimu yang merencanakan ini" ucap mugi dengan tatapan yang mengerikan. Terlihat ia mengeluarkan roh penjaga yang berbentuk kalajengking.
Terlihat di sekitar mugi semuanya berubah menjadi hijau.
"Ampun ampuni aku" ucap jendral dun sembari mundur perlahan dengan wajah ketakutan karena melihat mugi layaknya malaikat maut.
"Sekarang aku akan menjadikan kematian mu sangat menderita" ucap mugi sembari mengarahkan pedangnya yang meneteskan cairan hijau ke arah leher Dun.
"Tuan taun mohon maaf kan aku. Ini ambil kristal sihir tingkat tinggi ini ambil pedang ini. Tapi tolong lepaskan aku" ucap Dun sembari melemparkan kristal sihir tingkat tinggi ke arah mugi.
"Kau kira aku tergiur dengan uang sedikit itu" ucap mugi sembari menusuk kan ujung pedang nya ke leher Dun secara perlahan.
Tiba tiba mugi berhenti menusuk leher Dun dan ia berjalan meninggalkann Dun yang sedang ber sender di pohon sembari meraba lehernya yang terluka karena tusukan dari mugi.
"Aaaaaaaaaaark" teriak dun sembari memegang lehernya yang tiba tiba mulai membusuk. Kemudian seluruh tubuhnya mulai membusuk.
"Mendengar teriakan Dun mugi hanya tersenyum sembari terus berjalan menuju siluman singa yang tengah duduk bersama siluman lainya.
"Salam tuan" ucap mugi sembari menundukkan kepala.
"Jenderal mugi apa yang terjadi pada mu kenapa kau sudah sekuat ini?" tanya siluman Jaguar yang tengah duduk sembari memegang pundak kirinya yang terluka.
"Iya bukanya kau dulu masih di ranah grand master?" tanya siluman rusa dengan luka di hidungnya yang sedang duduk di samping siluman Jaguar.
"Kenapa kau tidak bersujud ketika bertemu dengan yang mulia pangeran?" tanya siluman beruang dengan ekspresi wajah marah.
"Karena aku hanya tunduk pada yang mulia kevin" jawab mugi.
"Siapa orang itu. Aku akan membunuhnya sekarang" teriak siluman beruang sangat marah sembari bangun dan mengeluarkan Palu besar.
"Mugi apa yang terjadi?" tanya kevin yang tiba tiba muncul di samping mugi.
"Tuan mereka adalah teman ku" jawab mugi.
"Jadi kamu yang di bicarakan mugi. Matilah dasar manusia sialan" teriak siluman beruang sembari memukul kevin menggunakan Palu besar.
"Duaaar" suara ledakan.
Terlihat kevin sedang menahan serangan siluman beruang menggunakan tangan kiri.
"Lepaskan jika kau ingin hidup" ucap mugi sembari menempelkan ujung pedangnya ke leher beruang.
"Berhenti!" ucap siluman singa berwarna putih.
"Maaf kan kami karena lancang kepada tuan" ucap siluman singa sembari menundukkan badan ke arah kevin.
"Tuan apa yang kau lakukan" ucap siluman Jaguar sembari mencoba mengangkat tubuh siluman singa yang sedang menunduk ke arah kevin.
"Sudah ini hanya salah paham saja" ucap kevin sembari tersenyum.
"Bang kevin apa yang terjadi?" tanya rein sembari jalan ke arah kevin.
"Tidak ada" jawab kevin.
"Tuan terima kasih karena telah menyelamatkan kami" ucap sun yang tiba tiba muncul dari bayang kevin.
"Tidak ini memang tugas ku" jawab kevin sembari tersenyum ke arah sungguh dan pasukan bayangan lainya.
"Wah paman makasih telah membantu kami" ucap rein sembari memegang kaki siluman singa.
"Tidak masalah" jawab siluman singa.
"Ngomong ngomong nama kalian siapa?" tanya kevin.
"Nama saya Lion saya anak satu satunya dari raja siluman" jawab siluman singa.
"Nama saya jagu saya jenderal pertama kerajaan siluman" ucap siluman Jaguar.
"Saya rus saya jenderal kedua kerajaan siluman" ucap siluman rusa.
"Aku beru jenderal ketiga kerajaan siluman" ucap siluman beruang.
"Salam kenal ngomong ngomong mari datang ke kota ku" ucap kevin.
"Tuan kami tidak bisa" jawab Lion.
"Kenapa?" tanya kevin.
"Panglima tempur Tiger sedang terluka parah di dalam gua kami harus menjaga beliau" jawab Lion.
"Tunjukan jalannya aku akan menyembuhkan panglima tiger" ucap kevin.
"Benarkah" ucap Lion.
"Tentu saja anggap saja ini rasa terima kasih ku karena telah membantu" jawab kevin sembari tersenyum.
"Rein tolong suruh para Elf berbaris dan tunggu diriku setelah itu kita akan pulang ke kota godi" ucap kevin sembari memegang pundak rein.
"Siap" jawab rein sembari berlari.
"Sun ambil ini dan berikan satu tetes setiap orang untuk prajurit bayangan" ucap kevin sembari melempar botol berisi ramuan penyembuh tingkat menengah.
"Siap terima kasih tuan" jawab sun sembari memegang ramuan penyembuh dari kevin.
"Hmm orang ini sangat ramah dan juga dia dekat dengan pangeran Elf Bahkan mugi saja jadi sangat setia pada dirinya?. Siapa sebenarnya orang ini" gumam Lion.
"Ayo tunjukan jalanya" ucap kevin.
"Baiklah" jawab Lion.
Kemudian kevin,mugi,Lion,jagu,rus,dan beru berjalan ke sebuah gua yang letaknya tak jauh dari lokasi para Elf.
Lalu mereka pun masuk. Tiba tiba langkah kevin terhenti saat berada di depan gua.
"Tuan apa yang terjadi?" tanya mugi.
"Lion kenapa kau tidak memberitahu ku jika di dalam banyak anak anak yang kelaparan?" tanya kevin.
Terlihat Lion diam saja.
"Cepat beri mereka makanan ini" ucap kevin sembari memberikan satu keranjang penuh roti.
"Terima kasih" ucap Lion sembari menerima keranjang dari kevin dan tanpa sadar ia telah meneteskan air mata.
"Anak anak ayo makan" teriak Lion sembari berlari membawa keranjang ke dalam gua.
"Jagu sebenarnya apa yang terjadi pada kalian?" tanya kevin.
"Kami telah kehabisan makanan selama dua minggu. Dan selama itu aku rus,beru dan pangeran tidak makan agar para anak anak bisa makan walau hanya sesuap saja" jawab jagu sembari meneteskan air mata.
"Maaf kan aku karena aku tidak bisa menolong" ucap mugi sembari memeluk jagu.
"Tidak kau telah mengorbankan diri untuk di tangkap oleh prajurit darah agar kami bisa melarikan diri" ucap jagu.
"Rus ambil ini kalian cepat makan dan jika masih kurang kalian bilang saja ke pada ku" ucap kevin sembari memberikan satu keranjang penuh roti.
"Tuan terima kasih" ucap rus.
"Ternyata kalian ada di sini"
...****************...
Bersambung.