
"Aku akan membalas perbuatan para dewa dan juga iblis, karena selama triliunan tahun mereka menganggap kami sebagai mahkluk rendahan dan juga di jadikan budak untuk mereka" gumam Kevin dengan ekspresi wajah yang sangat marah.
"Aku tinggal membangkitkan darah dewa ku serta membangkitkan mata ketiga, dengan begitu aku bisa membuka segel dimensi dengan paksa dan membunuh semua iblis dan juga dewa" ucap Kevin.
...****************...
Keesokan harinya.
"Pulau ini memiliki pemandangan dan juga udara yang sangat bagus dan indah" ucap Kevin sembari memakan roti di atas bukit di temani paman Qiu, dan juga raja Ezraj.
"Kemungkinan aku ingin memindahkan tempat tinggal ke sini" ucap Kevin.
"Benarkah...! hamba akan sangat senang jika ini terjadi" ucap raja Ezraj yang terlihat senang.
"Tapi ini tidak mungkin terjadi karena aku belum memutuskan untuk tinggal di satu tempat saja" ucap Kevin sembari memegang pundak raja Ezraj.
"Bagaimana kabar putra mu?" tanya Kevin.
"Semenjak dia datang ke sini dia hanya mengurung diri di kamar, dan ia menangis sangat keras, hamba tidak tau apa yang terjadi?" jawab raja Ezraj.
"Hehe.. bagaiman ekspresi dia kalau tau aku mengkebiri putranya karena berani memikirkan hal buruk tentang niana" gumam Kevin sembari tersenyum sedikit.
"Begini saja... hmm.. kau perintahkan pelayan untuk melayaninya mungkin dia sedang dalam masalah yang mendesak. Ku dengan dulu dia suka sekali bermain dengan wanita" ucap Kevin.
"Itu ide bagus, sepertinya dia stres karena sudah lama tidak berhubungan dengan wanita. Saya izin undur diri dulu" ucap raja Ezraj.
"Baiklah pergi temui putra mu, oh iya dia sering bercerita kalau dia ingin melakukan hubungan dengan wanita tercantik di kerajaan ini" ucap Kevin.
"Tunggu wanita tercantik di kerajaan ini adalah ibu ku, apa dia memikirkan hal mesum soal ibu ku. Awas saja anak durhaka itu akan ku kebiri!" ucap raja Ezraj sembari berlari dengan ekspresi wajah marah.
"Tunggu jangan-jangan wanita cantik yang sebelumnya memberikan aku makanan itu adalah seorang nenek-nenek" ucap Kevin.
"Tuan sangat beruntung bisa di layani oleh seorang wanita tercantik di kerajaan ini apa lagi dia adalah seorang elf" ucap paman Qiu sembari menepuk-nepuk punggung Kevin sangat keras.
"Cih, umur bukan lah masalah yang terpenting adalah penampilan. Lagi pula kau juga sudah tua namun memiliki paras yang tampan, jadi aku tidak terkejut lagi soal ini" ucap Kevin sembari memalingkan wajah.
"Benarkah..." tanya paman Qiu sembari tersenyum aneh ke arah Kevin.
"Tentu saja benar, ayo lebih baik kita menonton Garp di kebiri" ucap Kevin sembari berdiri.
"Maaf aku tidak ikut, lagi pula untuk apa melihat batang orang lain di potong, ini hanga akan membuat ku trauma saja" jawab paman Qiu sembari memeluk tubuhnya yang bergetar.
"Tenang saja aku bisa menumbuhkan batang mu lagi jika di putus jadi kau santai saja" ucap Kevin sembari mengangkat paman Qiu menggunakan satu tangan.
"Memang anda kira adik ku ini sama seperti buntut cicak yang bisa tumbuh lagi...! Baiklah baiklah aku akan ikut" ucap paman Qiu yang terlihat sangat muram.
"Lagi pula Garp sudah tidak memiliki adik lagi, kita hanya akan melihat dia di permalukan" ucap Kevin sembari berjalan.
"Tunggu...? jangan-jangan" ucap paman Qiu.
"Kau benar" jawab Kevin sembari berbalik dan senyum ke arah paman Qiu.
...****************...
Di istana kerajaan.
"Woi...! cepat buka kau anak durhaka, jika tidak akan ku dobrak pintu ini!" teriak raja Ezraj sembari menggedor-gedor pintu kamar Garp.
"Ku hitung sampai tiga...!" teriak raja Ezraj.
"Akan terjadi sesuatu yang seru, lebih baik ku buka pintu ini" gumam Kevin yang terlihat menahan tawa sembari menggerakkan jarinya.
Bersamaan dengan hal itu seketika pintu kamar Garp pun terbuka.
Terlihat dari luar Garp sedang duduk di kursi menghadap pintu tanpa menggunakan celana.
Ia melihat bagian anunya yang telah rata dengan tatapan kosong.
"Apa yang terjadi pada mu putra ku..!" teriak raja Ezraj sembari berlari menghampiri Garp.
"Hahahahah...! maaf aku tidak bisa menahan tawa" ucap paman Qiu.
"Buhf.. bfuh.. hahahaha dia tidak punya kelamin hahahah...!" tawa putih sangat keras bahkan ia berguling-guling di lantai.
Terlihat Kevin tersenyum sembari masuk ke dalam kamar.
"Apa kau telah menyesal?" tanya Kevin.
"Ayah...! dia yang memotong adik ku" teriak Garp sembari menunjuk ke arah Kevin dengan tatapan takut.
"Yang mulia kenapa kau melakukan ini, lebih baik anda membunuh saya" ucap raja Ezraj sembari bersujud ke arah Kevin.
"Bangunlah aku hanya bercanda soal burungnya yang ku potong. Aku hanya membuat ilusi" jawab Kevin sembari menjentikkan jari.
Dan burung milik Garp yang kecil pun kembali.
"Hahah... burung anak bayi" ucap Kevin sembari berbalik berjalan dan tertawa.
"Wanita adalah mahkluk yang lemah, tapi bukan berarti kita bisa menindas mereka mereka memiliki derajat di atas kita. Mereka adalah permata yang paling berharga bukan tempat pelampiasan hawa *****. Kita sebagai seorang pria harus menjaga mereka bukan menyiksa mereka maupun merendahkan mereka" ucap Kevin sembari berjalan keluar.
"Jika kau masih suka melakukan hal itu maka aku akan membuat mu menjadi seorang wanita" ucap Kevin.
"Ini adalah sebuah pelajaran untuk mu agar tidak jajan di luar maupun memperkosa pelayan lagu" ucap raja Ezraj.
"Beliau memiliki umur lebih muda dari ku tapi cara berfikir dan sikapnya bahkan melebihi umur ku" ucap raja Ezraj.
"Kini aku paham kenapa mereka sangat setia dengan tuan Kevin bahkan sampai di titik di mana mereka rela berkorban" gumam raja Ezraj sembari berjalan meninggalkan kamar tersebut.
...****************...
Bersambung.Bersambung.
...****************...
...****************...
...****************...
penguatan tubuh
pengumpulan Qi
kesatria
prajurit
master
grand master
guru
tetua
raja
kaisar
penguatan jiwa dan roh
silver emperor
golden emperor
mahayana.
silver immortal
golden immortal
diamond immortal.
Setiap tingkatan terbagi menjadi tiga tahap yaitu bintang satu sampai tiga.
Tingkatan nanah kultivasi alam semesta.
manusia
immortal
dewa
Setiap ranah alam semesta terbagi menjadi tiga bagian.
Ranah fana
Manusia fana
Penguatan tubuh
Penyempurnaan jiwa dan roh
Ranah immortal.
Immortal
Pengaturan enam Indra
Penyempurnaan raga
Ranah dewa
1.Dewa
2.Dewa perak
3.Dewa emas
setiap ranah di bagi menjadi tiga tahapan sama seperti di dunia Kevin.
Tingkatan ranah kultivasi jiwa.
Jiwa baru
jiwa menyatu
jiwa ahli
jiwa raja
jiwa kaisar