King System

King System
Episode 115



Para warga dan murid yang melihat kejadian itu semua pun terjatuh duduk membatu dengan tubuh yang terus mengeluarkan keringat seperti air mancur.


Semakin gunung itu naik semakin kelihatan sebuah bangunan yang sangat besar dan indah.


"Tunggu System apa kau bisa membuat pulau apung" gumam kevin.


[Tentu saja bisa System gitu loh, tapi memerlukan 100.000 kristal sihir tingkat tinggi untuk membangun pulau apung seluas ibu kota kekaisaran.]


"Itu bagus jadi aku akan lebih mudah mengawasi kota" gumam kevin.


[Tapi apa tuan tidak memikirkan bahaya empat sekte suci mereka memiliki alat seperti radar yang dapat melacak benda yang naik ke atas langit. Dengan begitu resiko kehancuran pulau apung akan semakin besar.]


"Itu juga masuk akal. Lebih baik aku membuat pelindung di sertai ilusi dan gunung itu terserah mau kau taruh mana" gumam kevin.


"Kalian jangan takut ini tidak berbahaya" ucap kevin menenangkan tetua yen dan tetua Yo.


"Mulai sekarang kita akan tinggal di sana namun kita masih perlu melakukan beberapa renovasi dan juga memasang beberapa perabotan latihan serta sarana untuk para murid dan guru serta tetua" ucap kevin.


"Aku dan Qi yu akan pergi membeli budak dan peralatan besok kalian tolong bersihkan bangunan ini dan juga tolong jaga Eira" ucap kevin sembari membantu tetua yen dan Yo berdiri.


"Tapi bukanya anda sedang di buru oleh kaisar" jawab tetua yen.


"Mereka tidak tau wajah asli ku karena aku selalu memakai mempo dan hanya kalian dan para murid saja yang tau wajah asli ku" ucap kevin.


"Jadi begitu nanti aku akan mengambil dana untuk membeli perlengkapan sekte" ucap tetua Yo.


"Tidak perlu aku memiliki dana untuk itu" jawab kevin.


"Oh iya apa kita akan mengikuti lomba kenaikan sekte empat bulan lagi?" tanya tetua yen.


"Tentu saja kenapa tidak bukanya peningkatan sekte itu di selenggarakan oleh empat kekaisaran dan walaupun kaisar Sun yun itu ingin membunuh kita bukan berarti tiga kaisar lainya juga seperti itu" jawab kevin.


"Itu benar peningkatan sekte itu di adakan oleh setiap kekaisaran di ibu kota masing masing tapi itu berlaku pada sekte yang di asuh oleh kekaisaran dan sekarang kita merupakan sekte bebas yang tidak terikat hukum atau hubungan dengan kekaisaran atu pun kerajaan" ucap tetua yen.


"Lima bulan lagi perlombaan peningkatan sekte akan di selenggarakan di pulau apung Boalemo yang berada di tengah tengah empat pulau apung milik empat sekte suci" ucap tetua yen.


"Kalian jangan terlalu memikirkan hal itu lebih baik kita fokus tentang mempertahankan diri saja" ucap kevin.


"Eira apa kau lapar?" tanya kevin.


"Eira ingin minum es jeruk" jawab Eira.


"Baiklah ayo kita kembali ke kota" ucap kevin.


"Aku akan memulai kalian pergi istirahat" ucap kevin sembari terbang.


"Pah apa benar kita akan berperang dengan kaisar yang kemarin itu" tanya Eira.


"Iya apa Eira takut" jawab kevin.


"Eira tidak takut tapi kenapa kita tidak berdamai saja dengan mereka" tanya Eira.


"Anggap saja mereka adalah nafsu dan kita dengan nafsu itu tak akan bisa bersama karena nafsu itu akan membuat kita melakukan hal hal yang salah. Dan agar kita terhindar dari melakukan hal hal salah maka kita harus melawan dan menghancurkan nafsu itu" jawab kevin.


"Apa kaisar itu jahat" tanya Eira.


"Tentu saja karena dia membuat rakyatnya sengsara. Di kekaisaran ini terdapat 24 kota yang di jadikan tempat hiburan di mana para warga kota itu di paksa melayani wanita dan ada lima kerajaan yang di perbudak mereka di paksa menambang. Selain itu kaisar Sun yun memiliki sifat yang paling buruk yaitu munafik dan sombong. dan karena itu Papa tidak akan mau bekerja sama dengan nya" jawab kevin.


"Jadi begitu ayo lebih cepat Eira sangat haus" ucap Eira.


"Asal kau tau mereka juga membuat sebuah monumen penghisap darah yang mana mereka melakukan pengorbanan manusia setiap bulan" gumam kevin.


...****************...


Sementara itu di benua pinggir.


Terlihat ratusan ribu orang sedang berlatih memperagakan sebuah jurus.


"Kalian harus fokus" teriak huang dan terlihat paman Qiu, mugi, Don, serta empat penjaga.


"Kita sudah memiliki 20 orang tingkat kaisar dan dua orang tingkat penguatan jiwa dan roh" ucap huang.


"Sepertinya hari di mana kita bertemu tuan kevin sudah dekat" jawab paman Qiu.


"Tapi menurut ku kita akan pergi ke sana dalam waktu dua tahun atau kurang karena kita menemukan tambang kristal sihir lagi dengan itu kita bisa menambah pasukan yang akan membantu tuan kevin di sana" ucap don.


"Itu benar lagi pula kita sekarang memiliki 500.000 ribu pasukan. 50.000 berada di ranah tetua, 150.000 berada di ranah guru, 200.000 berada di ranah grand master dan sisanya beredar di ranah master" jawab huang.


"Menurut ku itu masih kurang sepertinya kita harus menambah lebih banyak pasukan lagi" ucap don.


"Apa kau melupakan pasukan siluman dan juga elf" tanya mugi.


"aku lupa tentang itu" ucap don.


"Aku memimpin 250.000 siluman yang terdiri dari 200 berada di ranah jenderal dan sisanya berada di ranah guru dan Riyan memimpin 2000 elf yang berada di ranah raja" ucap mugi.


"Kita akan pergi saat semua pemuda benua ini berada di ranah master" ucap huang.


"Itu benar kita juga harus membuat pertahanan benua pinggir ini" jawab Qi yu.


"Huuuuuuuuuaaaaaaaaaaark" suara auman harimau yang sangat keras membuat tanah bergetar.


"Dia telah naik ke ranah golden immortal sama seperti ku" ucap huang.


...****************...


Sementara itu di tempat kevin seperti biasa semua orang makan di alun alun.


"Kita besok akan pergi ke kota mana" tanya Qi yu.


"Bukanya kau itu orang lama di sini. Aku ingin membeli budak jadi kita harus pergi ke kota tempat budak" jawab kevin yang sedang menyuapi Eira.


"Berarti kita harus ke kerajaan endul yang berada di kekaisaran nurwe dan kita memerlukan waktu dua hari untuk ke sana" ucap Qi yu.


"Tenang saja itu tidak masalah lagi pula di kota ini ada Chen yu dan bogu yu bahkan juga ada primus. Kemungkinan kita akan pergi selama setengah bulan bahkan lebih" jawab kevin.


"Baiklah aku akan mengikuti anda" ucap Qi yu.


"Malam ini tolong jaga Eira aku ada sebuah pekerjaan yang sangat penting dan akan kembali besok" ucap kevin.


"Tenang saja itu adalah kewajiban kami juga" jawab tetua yen.


...****************...


Bersambung.