King System

King System
Episode 180 terlahir kembali



Singkat cerita setelah sembilan bulan mengandung akhirnya niana melahirkan seorang putra yang mana memiliki wajah yang sangat mirip dengan Kevin namun ia memiliki rambut yang berwarna hitam.


"Selamat datang di dunia ini Razin" ucap niana yang berada di kamarnya sembari mengendong Razin alias anak pertama Kevin yang terlihat sangat tenang walau baru lahir.


"Ini aneh kenapa dia tidak menangis?" ucap tabib wanita alias dukun beranak.


"Dia masih bernafas" ucap tabib itu sembari memegang nadi Razin dengan lembut.


"Tentu saja dia diam karena dia tau kalau ibunya sedang lelah dan aku juga tau di masa depan nanti dia akan menjadi seorang putra yang hebat dan menghormati semua wanita" ucap niana sembari memeluk Razin.


Hari berganti minggu, minggu berganti bulan, dan bulan berganti tahun.


Tiga tahun kemudian.


Di taman istana kekaisaran Indo.


"Mama...! mama..! Kaka Eira ingin menangkap ku" teriak seorang anak kecil yang sangat lucu dan mengemaskan berlari ke arah niana yang terlihat sangat pucat dan lemah.


"Hahahaha... mari sini mama selamatkan" ucap niana sembari memeluk Razin.


Di belakangnya terlihat seorang anak berumur delapan tahun yang tak lain adalah Eira.


"Kemarilah Eira" ucap niana.


"Baiklah mama" jawab Eira sembari berjalan mendekati niana sembari tersenyum.


"Bagaimana latihan mu?" tanya niana.


"Latihan ku sangat baik mama. Sekarang Eira berada di ranah master bintang satu" jawab Eira sembari duduk di samping niana.


"Mama... memang papa sangat kuat?" tanya Razin.


"Benar sekali papa mu adalah orang yang kuat karena dia adalah legenda yang menyelamatkan benua ini dari iblis jahat" jawab niana.


"Lalu kemana papa pergi?" tanya Razin.


"Papa tidak pernah pergi, karena papa selalu berada di dalam hati kita" ucap Eira sembari mengelus rambut Razin sembari tersenyum.


"Uhuk uhuk uhuk" batuk niana.


"Mama... ayo kita pergi masuk di sini dingin" ucap Eira sembari memeluk niana.


"Uhuk... baiklah ayo kita ke dalam" jawab niana.


Kemudian Eira membantu niana berjalan dan terlihat Razin menuntun niana sembari mengandeng tangan niana.


"Aku beruntung memiliki mereka berdua" gumam niana sembari tersenyum.


"Semenjak Razin lahir tiba-tiba mama sakit keras hingga susah untuk berjalan. Dan ini telah berlangsung selama tiga tahun" gumam Eira.


"Ku harap ada sebuah keajaiban yang bisa menyembuhkan mama" gumam Eira.


...****************...


Di pulau prajurit.


Terlihat jutaan prajurit sedang berlatih di pimpin Qi yu, Chen yu, dan Bogu yu, serta Turgut dan Junet.


"Sudah tiga tahun berlalu dan kita telah melatih 2 juta pasukan di ranah jenderal" ucap Turgut.


"2 juta bukan angka yang banyak. Kita memerlukan setidaknya 100 juta pasukan untuk membantai klan Tokor bajingan sampah brengsek dan hina itu" jawab Qi yu yang tengah berjongkok di atas meja.


"Ku harap waktu yang kita miliki ini cukup untuk membuat 100 juta pasukan" ucap Junet.


"Kenapa tidak cukup. Selagi masih ada harapan kita tidak boleh menyerah" ucap Chen yu.


"Meski jumlah kita masih terbilang sedikit. Tapi menurut ku kita memiliki keunggulan di bidang senjata yang mana memiliki teknologi yang canggih. Seperti pedang yang bisa berubah menjadi panah, perisai yang berbentuk kain, dan baju zirah yang memiliki mesin turbo. serta masih banyak lagi" ucap Turgut.


"Kau benar kita memang memiliki senjata yang y unggul daripada mereka. Namun untuk amengantisipasi hal-hal buruk kita harus mengumpulkan lebih banyak orang" ucap Qi yu.


"Aku ingin pergi menemui Leonel" ucap Turgut.


...****************...


Di hutan bekas ibu kota kekaisaran Sulan yang telah hancur.


"Sudah 200 tahun aku terjebak dan di latih oleh guru" ucap seorang pemuda yang memakai jubah yang telah robek dan juga kusam.


"Apa yang terjadi di benua ini?" ucap pemuda itu sembari menatap tempat yang mana awalnya tempat berdirinya ibu kota kekaisaran Sulan.


"Aku bisa merasakan ada jutaan ranah jenderal di benua ini" gumam pemuda itu sembari berjala.


"Aku harus menyembunyikan wajah ku agar tidak menimbulkan keributan yang mana dapat menghambat ku" gumam pemuda itu sembari memasang topeng bergambar harimau emas.


"Aura di sini juga mulai berubah. Aku merasa aura di sini lebih jernih dan juga segar" gumam pemuda itu.


"Crak...! crak" suara puluhan pohon yang tumbang akibat tertendang oleh monster beruang pelimun yang mana memiliki tubuh sebesar setengah gunung.


"Serang jika kita tidak mendapatkan ini Holy master Qi yu akan menghukum kita" teriak prajurit kekaisaran Indo.


"Siapa mereka" gumam pemuda itu sembari menoleh ke arah beruang pelimun datang.


"Beruang pelimun memiliki kekuatan setara ranah kaisar. Dan kelihatanya beruang itu masih anakan dan ia pergi ke arah induknya" gumam pemuda itu.


"Lebih baik aku mengawasi di sini" gumam pemuda itu.


Tiba-tiba tanah bergetar.


"Dub dub dub dub..!" suara hentakan kaki yang sangat keras.


"Hoooaaar" suara auman induk bayi beruang pelimun.


"Tunggu induknya datang. Semuanya mundur" teriak salah satu prajurit.


"Sudah lama aku tidak melakukan pemanasan" gumam pemuda itu sembari berdiri.


"Cahaya kecil" ucap pemuda itu sembari menjentikkan jari ke arah induk beruang.


Terlihat lingkaran cahaya kecil saat pemuda itu menyentil. Seiring waktu cahaya itu membesar sebesar apel dan saat mengenai beruang pelimun beruang itu langsung musnah menjadi abu.


"Tugas ku telah selesai. Aku akan pergi ke kota Guang" gumam pemuda itu.


...****************...


Sesampainya di kota Guang.


"Di gerbang tidak ada penjaga" gumam pemuda itu sembari masuk ke dalam kota.


"Kota ini menjadi lebih tertib dan juga teratur. Serta menjadi lebih indah" gumam pemuda itu.


Kemudian ia berjalan ke alun-alun kota.


Saat di sana.


"Duaaar....!" suara ledakan yang lumayan keras dari ujung kota dekat istana.


"Suara apa itu" gumam pemuda itu sembari terbang sangat cepat ke arah suara ledakan itu.


Lalu ia melihat Razin sedang memegang panah.


Dan di sampingnya ada Eira.


"Wah ada burung" ucap Razin sembari membidik burung yang tengah terbang di atas langit.


"Duaar" suara gelombang energi yang di keluarkan panah itu dan terlempar ke arah burung.


Seketika energi itu di serap oleh pemuda yang tadi.


"Jangan kau buat mainan alat yang bahaya ini" ucap pemuda itu sembari mengambil panah dari Razin dan mematahkannya.


"Hei beraninya kau merusak mainan dari pangeran Razin" Ucap Las yang tengah bersandar di pohon.


"Tunggu pangeran, jangan-jangan" ucap pemuda itu.


...****************...


Bersambung.


...****************...


...****************...


...****************...


Tingkatan ranah di novel King system.



penguatan tubuh


pengumpulan Qi


kesatria


prajurit


master


grand master


guru


tetua


raja


kaisar


penguatan jiwa dan roh


silver emperor


golden emperor


mahayana.


silver immortal


golden immortal


diamond immortal.



Setiap tingkatan terbagi menjadi tiga tahap yaitu bintang satu sampai tiga.


Tingkatan nanah kultivasi alam semesta.



manusia


immortal


dewa



Setiap ranah alam semesta terbagi menjadi tiga bagian.


Ranah fana



Manusia fana


Penguatan tubuh


Penyempurnaan jiwa dan roh



Ranah immortal.



Immortal


Pengaturan enam Indra


Penyempurnaan raga



Ranah dewa


1.Dewa


2.Dewa perak


3.Dewa emas


setiap ranah di bagi menjadi tiga tahapan sama seperti di dunia Kevin.


Tingkatan ranah kultivasi jiwa.



Jiwa baru


jiwa menyatu


jiwa ahli


jiwa raja


jiwa kaisar