King System

King System
Hutan hitam 3



"Duh apa yang kau fikir kan kevin kau harus fokus menjadi kuat agar bisa menyelamatkan naina" ucap kevin sembari memukul Mukilteo kepalanya.


Tiba tiba pintu itu terbuka.


"Kaaaatk" suara teriakan yang sangat keras hingga membuat para peserta menutup telinga.


"Apa yang terjadi" ucap kevin sembari memeluk bayi dan ia membuat pelindung.


[Tuan itu adalah teriakan monster keluang yang dapat langsung menyerang jiwa dan jika terus mendengar teriakan keluang maka orang tersebut akan menjadi gila atau tidak waras]


"System buat pelindung untuk para peserta itu" ucap kevin.


"Saat ini aku bisa membuat pelindung yang terbuat dari Qi atau mana yang kuat karena aku berada di ranah raja bintang tiga" gumam kevin sembari memeluk bayi sangat erat.


Kemudian dari pintu itu keluar kelelawar yang sangat besar sebesar tubuh manusia.


Terlihat semua peserta sangat ketakutan karena mereka berhadapan dengan monster tingkat enam yang tidak bisa mereka lawan meski bersama sama.


"Huh sungguh memalukan hanya bertemu dengan monster tingkat enam saja sudah histeris" ucap lelaki yang datang dari lubang tempat kevin datang.


"Itu adalah murid inti nomer satu perguruan gunung es" ucap salah satu peserta.


"Iya mereka sungguh sampah" ucap wanita di sebelah nya.


"Sungguh sombong" gumam kevin.


Kemudian kedua murid perguruan gunung es itu mulai menyerang monster keluang tersebut.


"Kristal es" teriak sang wanita.


Kemudian wanita itu melemparkan ratusan kristal es ke arah puluhan keluang yang sedang mengamuk.


"Apa dia bodoh" gumam kevin.


Tiba tiba kristal es itu pecah saat puluhan keluang mulai berteriak.


terlihat kedua orang itu langsung tersungkur sembari menutupi telinga mereka.


"Hahahahahahahaha" ucap kevin menertawai kedua orang murid perguruan gunung es.


Terlihat para peserta pada kebingungan karena orang yang mereka kira kuat tiba tiba telah tersungkur dengan kondisi seperti orang sekarat.


"Baiklah dari pada mereka mati" ucap kevin sembari berdiri.


"Jentik api sengsara" ucap kevin sembari menjentikan jarinya.


Seketika puluhan keluang itu langsung berjatuhan karena terbakar oleh api hitam kevin.


Terlihat para peserta terkejut melihat puluhan keluang yang tiba tiba berjatuhan saat kevin menjentikan jarinya.


"Omar ajak adik mu ke gunung berapi yang sangat besar yang" ucap kevin menggunakan telepati.


"Oh gunung berapi yang besar itu" jawab omar menggunakan telepati sembari melihat ke arah gunung berapi tempat kevin berada.


"Iya tepat di sana" jawab kevin menggunakan telepati.


Kemudian omar menggendong ali dan ia langsung berlari dengan kecepatan tinggi.


"Hei tolong mereka berdua" ucap kevin sembari berjalan keluar dari pelindung.


"Tapi pelindung ini menghalangi kami" ucap salah satu peserta.


Tiba tiba penghalang itu hancur saat kevin menjentikan jarinya.


"Sebenarnya orang ini ada di ranah apa" gumam seorang wanita.


"Tuan apa yang terjadi" tanya omar yang telah tiba di tempat kevin berada.


"Ali apa kau baik baik saja?" tanya kevin.


Terlihat ali mengangkat jempol nya dan tiba tiba jatuh.


"Ali apa yang terjadi" ucap omar.


"Bodoh kenapa kau menggendong dia. Saat kau berlari kau akan mengeluarkan petir di sekitar tubuhmu. Makanya kau harus berlatih lagi agar bisa mengendalikan listrik tersebut" ucap kevin sembari memukul kepala omar dengan pelan.


"Heheh baiklah aku minta maaf" jawab omar.


"Baiklah tapi bagai mana dengan ali" tanya omar sembari menggendong bayi yang di selamatkan kevin.


"Tenang saja dia akan sadar sebentar lagi" jawab kevin sembari mengeluarkan botak.


"Botak jaga omar dan ali" ucap kevin.


Kemudian botak mengangguk.


Kemudian kevin berjalan masuk ke dalam pintu misterius.


"Tempat apa ini" gumam kevin yang sedang berjalan sembari meraba dinding.


"Di dinding ini seperti ada tulisan yang aneh" gumam kevin.


Tiba tiba kevin menginjak sebuah gundukan batu yang membuat dinding bercahaya.


"Apa yang terjadi" ucap kevin sembari melihat sekeliling.


Tiba tiba muncul batu yang sangat besar mengelinding ke arah kevin.


"Loh kenapa ada batu yang mengegelinding bukanya tanah yang ku injak ini datar" ucap kevin sembari terbang menjauh dari batu tersebut.


Dan saat ia terbang dengan kecepatan tinggi ia tidak sadar jika di hadapan nya ada sebuah tembok.


"Duaark" suara tabrakan.


"Aduh" ucap kevin yang sedang menempel seperti cicak di tembok.


"Seperti aku akan mati di sini" gumam kevin sembari melihat batu yang berjarak sangat dekat denganya.


Tiba tiba tanah di bawah kevin terbuka yang mengakibatkan batu besar yang melaju sangat cepat itu masuk.


"Untung aku selamat" ucap kevin yang masih menempel di dinding.


"Sepertinya pintu yang di luar hanya membawa ke tempat bunuh diri" ucap kevin sembari melepaskan diri dari tembok.


"Huh sungguh merepotkan. untung lubang yang muncul tadi pas dengan batu yang ingin melindas ku tadi" ucap kevin sembari membersihkan bajunya dari debu.


"Tunggu bukanya aku ada di ranah raja kenapa aku harus takut pada batu ini padahal senjata tingkat bumi saja tidak bisa menggores kulit ku" ucap kevin.


Tiba tiba tembok yang kevin tabrakan terbuka seperti pintu. Terlihat sebuah ruangan yang sangat besar dengan coin emas,perhiasan, bahkan kristal sihir yang terselesaikan menumpuk di lantai ruangan tersebut.


"Apa tempat ini adalah tempat penyimpanan kaisar agung huang" ucap kevin sembari berjalan masuk ke ruangan.


"Tunggu peti apa itu" ucap kevin sembari melihat sebuah peti yang terbuat dari emas yang berada di atas tangga yang terbuat dari emas dan permata.


Selain itu di atas peti mati itu terlihat sebuah mahkota dan juga pedang.


"Sepertinya peti itu berisi mayat kaisar huang" gumam kevin sembari berjalan mendekati tumpukan kristal sihir tingkat tinggi .


"System ambil semua harta yang ada di ruangan ini" ucap kevin sembari memegang kristal sihir tingkat tinggi.


[Menyimpan tiga miliar coin emas 20 ton perhiasan dan 30.000 kristal sihir tingkat tinggi.]


"Apa sebanyak itu" teriak kevin karena terkejut.


"Dengan uang ini aku bisa membeli seribu kotak beast yang berada di toko"


(Kotak beast ada di toko syatem saat di tingkatkan.)


"Selain itu aku juga bisa membeli jutaan jurus tingkat langit" gumam kevin.


"Tenang kevin kau harus tenang. Lebih baik kita melihat mayat kaisar huang dulu" ucap kevin sembari berjalan ke tangga.


"Wah tangga ini terbuat dari emas murni" ucap kevin sembari memegang tangga.


"Menurutku tangga ini terbuat dari seratus persen emas murni. Bahkan permata yang indah ini juga di pasang hanya untuk tempat injakan. Jika di bumi dengan emas dan permata ini aku bisa hidup mewah seumur hidup ku" gumam kevin.


"Duaaaar"


Tiba tiba kevin di tendang oleh seseorang.


...****************...


Bersambung