King System

King System
Episode 126



"Kau juga akan tau secara perlahan. Tapi aku akan menghitung silver emperor yang di miliki tiap kekaisaran miliki. Kekaisaran Nurwe memiliki dua silver emperor, kaisar Gong satu silver emperor, kekaisaran sulan memiliki empat silver emperor dan satu golden emperor. Dan aku hanya akan memberitahu itu kemungkinan setiap kaisar memiliki beberapa rahasia besar" jawab kaisar Turgut.


"Kau beruntung memiliki Qi yu yang mana ia berada di ranah silver emperor serta aku yakin di Chen pendiam serta si monster bogu yu pasti tunduk pada mu" ucap Asep dari kejauhan.


"Sepertinya dia belum mengetahui kalau Qi yu berada di ranah golden emperor dan yang lainya juga begitu" gumam Kevin.


"Mari makan makanan telah siap dan malam ini pesta akan di selenggarakan" ucap Asep.


kemudian mereka pun pergi.


...****************...


Saat di meja makan terlihat semua nya berkumpul.


"Tak ku sangka obat dari tuan Kevin dapat menyembuhkan adik ipar ku" ucap kaisar Junet sembari tertawa.


"Itu adalah keberuntungan adik ipar mu obat yang ku bawa cocok untuk nya" ucap Kevin.


"Coba kau sentuh bola ini" ucap kaisar Turgut.


"Memang bola ini apa guna bola ini?" tanya Kevin sembari menyentuh bola tersebut dan saat Kevin menyentuh bilah itu seketika keluar angka 18.


"Ternyata kau berkata jujur kalau kau masih berumur 18 tahun" ucap kaisar Turgut sembari tersenyum.


"Aku tidak berbohong soal itu. Tapi kenapa kau memakai pakaian gembel seperti itu kaisar Turgut dan juga Junet" tanya Kevin.


"Kalau aku karena memang dasar dari pelatihan ku adalah memperkuat tubuh jadi aku selalu memakai celana tanpa pakaian maupun alas kaki kecuali jika ada acara tertentu baru aku memakai baju yang layak. Dan jika kaisar Turgut itu ia memang menyukai hidup seperti orang miskin di mana dia tidak pernah memikirkan harta sedikit pun" Jawab Junet.


"Sebenarnya bukan hanya itu alasan ku selain itu aku juga memikirkan tentang rakyat yang mana 20 tahun yang lalu kekaisaran ku hampir saja bubar karena terdesak oleh perang dan kelaparan. Hingga saat aku menjabat aku membuat kesepakatan dengan Junet yang mana kesepakatan itu bisa membuat ekonimi kekaisaran ku mulai membaik" ucap kaisar Turgut menyela Junet.


"Jadi begitu dulu aku juga pernah di posisi seperti mu. Saat aku masih di benua pinggir saat itu umur ku masih 17 tahun dan aku di berikan kekuasaan untuk mengelola kota yang miskin dan kumuh. Dan aku mengubah kota itu menjadi kota terkuat dan terkaya di benua pinggir" ucap Kevin.


"Tunggu apa kau tidak berasal dari benua ini" tanya kaisar Junet.


"Bukan aku berasal dari benua pinggir yang tersegel dan mungkin sebentar lagi benua itu akan muncul kembali" jawab kevin.


"Aku tau tempat itu karena di kerajaan ku ada catatan kuno yang memberitahu tentang banyak tanah dan mungkin salahsatunya adalah tempat tinggal mu. Apa di sana memiliki aura yang berlimpah hingga membuat mu memiliki ranah yang tinggi di umur segini" tanya kaisar Turgut.


"Tidak di sana sangat buruk. Bahkan kaisar benua itu hanya berada di ranah kaisar bintang dua dan aku telah membunuh nya karena dia berani memprovokasi ku. Selain itu aku juga hampir membunuh semua raja di benua itu" jawab kevin.


"Memang banua itu sebesar apa" tanya kaisar Junet.


"Kurang lebih seluas kekaisaran mu ini" jawab kevin.


"Jadi sebenarnya kau adalah seorang kaisar yang memiliki wilayah sama seperti kami. Lalu kau memiliki berapa pasukan" tanya kaisar Turgut.


"Jika di benua ini aku hanya memiliki 2000 murid dan beberapa ratus guru yang siap mati untuk ku dan jika di benua ku kemungkinan ratusan ribu atau kurang" jawab kevin.


"Sepertinya dia cocok" gumam kaisar Turgut sembari tersenyum.


"Tunggu jika aku mengambil geratis budak sebanyak itu maka kalian akan rugi dan lagi pula semua budak itu adalah stok kekaisaran bukan" jawab kevin.


"Tenang saja aku akan memberikan mu itu semua anggap saja sebagai hadiah pertemanan kita. Selain itu aku akan ikut berperang bersama mu dan aku juga akan membawa pasukan ku untuk membantu" ucap kaisar Junet sembrai tersenyum.


"Aku jadi merasa berhutang budi. Bagaimana jika aku akan memberikan mu informasi tentang sesuatu yang akan ku lakukan" ucap Kevin.


"Baiklah aku akan mendengarkan" jawab kaisar Junet.


"Bagaiman jika aku ikut dan aku akan memberikan hadiah ku setelah perang ini berakhir" ucap kaisar Turgut.


"Itu tidak masalah selagi kalian akan mengalah di mana aku akan memimpin benua ini" ucap Kevin.


"Tunggu memang apa yang sedang kau rencanakan" tanya kaisar Turgut.


"Aku tidak masalah menjadi bawahan mu karena kau telah menolong adik ipar ku dan juga kau telah mengalahkan ku secara adil aku sekarang adalah bawahan mu" jawab kaisar Junet.


"Aku akan menyetujui kalau aku tunduk pada mu dengan satu syarat" ucap kaisar Turgut.


"Jika syarat mu masuk akal maka aku akan menerimanya selagi aku tidak harus membunuh orang baik. Maka aku akan menyetujuinya" jawab kevin.


"Aku syarat itu jika kita telah menyelesaikan perang ini dan ku jamin kau akan menyukai syarat ku" ucap kaisar Turgut sembari berjalan pergi.


"Aku akan tidur lusa pasukan ku akan datang dan setelah itu aku akan berangkat ke kota Guang bersama pasukan ku" ucap kaisar Turgut sembari berjalan.


"Turgut Bey apa anda benar benar ingin menjadi bawahan bocah itu" tanya Gundof yang berjalan di samping kaisar Turgut sembari menaruh tangan kanan nya ke dada kiri.


"Dia berbeda dan dia cocok bersama nya" jawab kaisar Turgut sembari tersenyum.


"Tunggu apa maksud anada nya itu adalah"


...****************...


Keesokan harinya terlihat Kevin sedang berlatih tanding bersama kaisar Turgut menggunakan pedang.


"Kevin kau memiliki stamina yang kaut namun kau tidak memiliki pengalaman bertarung yang banyak. Kau harus ingat percuma kau memilik teknik dan kekuatan yang besar tapi tidak memilki pengalaman karena pengalaman itu yang membuat mu menjadi orang yang hebat" ucap kaisar Turgut sembari menahan serangan Kevin.


"Dia berada di ranah golden emperor" gumam Kevin.


"Apa kau terkejut" ucap kaisar Turgut sembari tersenyum dan ia menendang perut Kevin hingga membuat Kevin terpental ke tanah.


"Jika mereka di biarkan bertarung seperti ini selama beberapa hari kedepan aku yakin kerajaan endul ku akan menjadi reruntuhan" ucap Asep yang terlihat khawatir sembari menonton kevin yang sedang latih tanding.


...****************...


Bersambung.