King System

King System
Episode 211 perjalanan paman Qiu 6



"Bahkan yang mulia menyebut dia sebagai bayangan, sifat kekanak-kanakan itu hanya sebuah topeng yang menutupi seorang pembunuh darah dingin" ucap Tiger.


"Tapi dia tidak akan marah dengan orang yang ia anggap teman, kecuali kau menghina atau melukai yang mulia" ucap lion.


"Di balik sikap kekanak-kanakan nya kau akan menemukan seorang yang sangat berbeda. Dan lebih baik kau jaga sikap di dekatnya karena dia memiliki banyak rahasia" ucap Huang.


"Lebih baik kita bergegas ke gunung" ucap Riyan.


Tiba-tiba Huang menghilang.


"Dasar..! dia pergi duluan" ucap Riyan.


Kemudian Riyan pun menghilang.


"Kemana mereka..? kenapa tiba-tiba menghilangkan?" tanya Justin.


"Kami hanya terbang dengan kecepatan tinggi" jawab paman Bog.


"Kau pegang punggung ku" ucap putih.


"Untuk apa?" tanya Justin sembari memegang punggung putih dengan wajah bingung.


Seketika mereka menghilang.


...****************...


Di tempat paman Qiu.


"Uhuk..!" batuk paman Qiu mengeluarkan darah serta ia terjatuh.


"Aku hanya menahan selama 15 detik, dan hampir setengah organ ku rusak" gumam paman Qiu sembari memegang dadanya.


"Kalian berani membuat masalah di place ku..!" teriak mister egg sangat keras hingga membuat tanah bergetar.


"Dasar telur busuk" ucap paman Qiu sembari mencoba berdiri.


Terlihat paman Qiu sangat kesulitan untuk berdiri hingga tubuhnya gemetar saat bergerak.


"Rasanya sangat amat menyakitkan" gumam paman Qiu sembari berjalan ke arah balik batu.


"Aku ingin menyembuhkan luka ku tapi aku tidak bisa karena kekuatan ku hampir habis" gumam paman Qiu sembari duduk bersandar di balik batu.


"Yang harus ku lakukan adalah memasukan batu ini Kadalam terlur itu, dan aku harus membuatnya lengah" gumam paman Qiu.


"Paman Qiu kau mendengar ku?" tanya kevin menggunakan telepati.


"Tuan muda saya bisa mendengar anda" jawab paman Qiu menggunakan telepati.


"Apa kau ingin selamat?" tanya Kevin menggunakan telepati.


"Tentu saja saya ingin selamat, lagi pula kalau tidak terdesak saya pasti akan keluar sendirian" jawab paman Qiu menggunakan telepati.


"Kau ingat ini, sebut nama Anabel dan kau katakan kalau kau bisa menyembuhkannya" ucap Kevin menggunakan telepati.


"Kau ingat katakan hal ini jika sedang terdesak" ucap Kevin menggunakan telepati.


...****************...


Sementara itu di tempat Qi yu.


"Kita.. berlayar.. bersama... melewati ombak melewati badai... kita adalah saudara..!" nyanyi Qi yu yang berdiri di atas meja sembari memegang segelas besar minuman.


Terlihat semua orang bernyanyi bersama.


Di tempat mengemudi.


"Bersiap kita akan segera berlabuh...!" teriak Leonel yang tengah memegang stir kapal sambil melihat menggunakan teropong.


"Hei Qi kita akan segera sampai, untuk apa kau berpura-pura sedang mabuk. Aku yakin jika yang mulia Kevin taua hal ini dia pasti akan sangat marah" ucap Tenggor yang tengah duduk sembari menaikan kakinya ke atas meja.


"Lebih baik kita menyiapkan barang-barang untuk berlabuh nanti" ucap Chen yu sembari berdiri.


"Josep, kau siapkan surat berlabuh yang di berikan oleh raja Ezraj" ucap Qi yu.


"Ini dia tuan" Jawab seorang elf pria yang memiliki rambut botak dengan jenggot hitam yang tebal, elf ini memiliki tubuh yang besar dan bulat.


"Baiklah, yang lainya beritahu semua prajurit untuk menyegel meriam dan kotak senjata kita. Karena kita hanya akan membawa barang-barang yang akan kita jual saja" ucap Qi yu sembari memperbaiki pakaiannya yang compang-camping.


"Jun Wang kau bantu para prajurit bersama Aldi, jika sudah selesai maka buat mereka berbaris di geladak kapal" ucap Qi yu.


"Siap tuan" jawab Aldi dan Jun Wang.


"Bogu bangun...! sejak kita berlayar kerjaan mu hanya tidur-tidur saja. Cepat kita akan segera berlabuh" teriak Qi yu sembari membangunkan Bogu yu yang tengah tidur di atas kursi.


"Oh baiklah-baiklah" jawab Bogu yu sembari berdiri.


Setelah itu semuanya pun mulia melakukan tugas-tugas yang di berikan oleh Qi yu.


"Perjalanan kami lancar tanpa hambatan, dan ku harap hal ini akan terus terjadi hingga kami sampai di tujuan utama" gumam Qi yu sembari menaiki tangga.


"Kota itu sangat indah" gumam Leonel yang terkesan melihat bangunan-bangunan yang memiliki arsitektur seperti rumah-rumah Jepang saat masih berada di zaman dahulu.


Terlihat bunga sakura yang berjatuhan membuat kesan yang sejuk saat di pandang.


"Tuan kita harus menjaga sikap jika berada di sana" ucap seorang elf lelaki yang memikiki wajah yang tampan.


"Memang kenapa?" tanya Leonel.


"Kebanyakan penduduk di sana itu pendendam, sekali saja. kita membuat obat di sana maka yang akan Ken masalah bukan hanya kita tapi juga keluarga, teman, bahkan kerajaan kita juga akan masuk dalam masalah ini" jawab lelaki tersebut.


"Baiklah aku akan mengingat ini dan juga akan ku beritahu kepada yang lainya" ucap Leonel.


Beberapa saat kemudian terlihat semua orang telah berbaris di geladak kapal dengan rapi.


"Josua kau tahan kemudi jangan sampai bergeser aku akan memberitahu tentang sesuatu kepada yang lainya" ucap Leonel.


"Siap tuan" jawab Josua alis lelaki yang di ajak bicara oleh Leonel.


Kemudian Leonel pun turun ke arah semua krang yang tengah berbaris.


"Tunggu aku ingin mengatakan sesuatu yang penting" ucap Leonel.


"Baiklah silahkan katakan" jawab Qi yu.


"Ku beritahu kita harus menjaga sikap di sana karena penduduk benua ini memiliki sifat pendendam. Oleh karena itu kita harus bersikap baik dan juga ramah terhadap semua orang di benua. Tenggor ingat kau jangan membuat masalah" ucap Leonel.


"Baiklah-baiklah aku tidak akan membuat masalah" jawab Tenggor.


"Jadi semua prajurit apa kalian mengerti!?" teriak Leonel.


"Siap mengerti!" jawab para prajurit.


"Baiklah aku hanya ingin mengatakan itu, kita akan segera berlabuh beberapa menit lagi" ucap Leonel.


"Sekarang tarik bom asap agar para prajurit tidak mencurigai kita" ucap Qi yu.


"Siap tuan" jawab Josua.


Kemudian Josua melempar dan meledakan bom asap yang sama seperti yang di ledakan oleh Jhon.


Sementara itu di pelabuhan.


"Di sana ada utusan dari kerajaan Elf" ucap seorang Kakek yang tengah berdiri di atas tembok.


"Kibarkan bendera" teriak kakek itu.


Kemudian terlihat seseorang mengibarkan bendera putih yang sangat besar.


"Mereka mengizinkan kita untuk berlabuh" teriak Josua.


"Baiklah ayo semuanya kita bersiap" ucap Qi yu.


...****************...


Di tempat Kevin berada.


"Perjalanan Qi yu dan timnya sangat lancar" ucap Kevin yang tengah duduk di atas pohon sembari menikmati pemandangan gunung yang indah di temani rokok dan juga kopi.


[Ini karena pengalaman yang di miliki oleh seluruh tim Qi yu]


"Tapi perjalanan paman Qiu sangat buruk karena ia terlibat banyak sekali masalah" ucap Kevin sembari menyeruput kopi.


[Ini karena pengalaman yang di miliki tim Qi yu sangat sedikit, serta jalur yang mereka lewati sangat berbahaya. Dan juga sifat yang di miliki penduduk benua gomu sangat buruk mereka hidup seperti seorang bandit, oleh karena itu baru pertama datang ia telah menemui telur pesikopat dan juga masalah lainya]


"Tapi dari masalah itu paman Qiu akan mendapatkan sebuah kemampuan dan juga pengalaman yang memadai untuk menjadi salah satu pemimpin armada ku di masa depan" ucap Kevin sembari tersenyum ke.


"Jodug apa setelah aku meningkatkan mu ke level enam kau akan membuat wujud mu menjadi nyata?" tanya Kevin.


...****************...


"Salma tuan Hagoromo" ucap Josua sembari membungkukkan badannya.


"Salam Josua" jawab Hagoromo alias kakek yang sebelumnya sembari ia membungkukkan badannya.


"Ada perlu apa kau datang ke sini?" tanya Hagoromo.


"Saya datang untuk berdagang menawarkan kapal ini kepada raja Doren" jawab Josua.


"Baiklah jika begitu, lebih baik kalian segera ke kota dan beristirahat" jawab Hagoromo.


"Lakukan apa yang ku lakukan tadi" ucap Josua menggunakan telepati.


"Salam tuan Hagoromo" ucap semuanya sembari membungkukkan badan.


"Salam semuanya" jawab Hagoromo sembari tersenyum hangat ke arah yang lainya.


Kemudian mereka pun pergi keluar dari pelabuhan itu.


Saat di atas kereta kuda.


"Kita akan bertemu dengan putra ku di benua maka, aku yakin kita akan mendapatkan dukungan dari raja Doren dengan mudah karena aku dapat menilai dari sikap bawahanya" ucap Qi yu yang berada di adakan kereta kuda.


"Tuan Hagoromo merupakan salah satu panglima raja Doren. Dia adalah panglima paling misterius dan juga yang paling kuat oleh karena itu saya meminta kalian untuk memberikan hormat padanya" ucap Josua yang tengah mengemudi kereta.


"Aku mengetahui hak itu. Dia berada di ranah golden emperor bintang dua" ucap Qi yu.


"Sekarang kita akan pergi ke kota mana?" tanya Leonel.


"Kita akan ke kota sakura. Di sana adalah kota bagi para pemuda karena penuh dengan hiburan dan juga wanita yang cantik" jawab Josua.


"Godaan-godaan" ucap Chen yu sembari menghembuskan nafas.


"Siapa pemimpin kota sakura?" tanya Qi yu.


"Itu... seingat ku dia adalah nyonya Himawari" jawab Josua.


"Memang kapan terakhir kali kau ke benua ini?" tanya Qi yu.


"Sepertinya dua tahun yang lalu" jawab Josua.


"Baiklah kita anggap saja kalau apa yang di katakan Josua adalah kebenaran kalau pemimpin kota adalah seorang wanita. Jadi kita harus mengirim orang tertampan dan paling muda di tempat kita" ucap Qi yu.


"Aku merasakan firasat buruk" gumam Las yang terlihat panik.


Terlihat semua orang di kereta kuda tersenyum ke arah Las dengan senyuman yang mengerikan.


"Sudah ku duga" ucap Las.


Bersambung.


...****************...


ranah di novel King system.



penguatan tubuh


pengumpulan Qi


kesatria


prajurit


master


grand master


guru


tetua


raja


kaisar


penguatan jiwa dan roh


silver emperor


golden emperor


mahayana.


silver immortal


golden immortal


diamond immortal.



Setiap tingkatan terbagi menjadi tiga tahap yaitu bintang satu sampai tiga.


Tingkatan nanah kultivasi alam semesta.



manusia


immortal


dewa



Setiap ranah alam semesta terbagi menjadi tiga bagian.


Ranah fana



Manusia fana


Penguatan tubuh


Penyempurnaan jiwa dan roh



Ranah immortal.



Immortal


Pengaturan enam Indra


Penyempurnaan raga



Ranah dewa


1.Dewa


2.Dewa perak


3.Dewa emas


setiap ranah di bagi menjadi tiga tahapan sama seperti di dunia Kevin.


Tingkatan ranah kultivasi jiwa.



Jiwa baru


jiwa menyatu


jiwa ahli


jiwa raja


jiwa kaisar