King System

King System
Episode 227 pemenang



"Baiklah, kita akan lihat siapa yang akan menang aku atau diri mu" jawab walikota Sakamoto sembari mengeluarkan kuda-kuda bertarung.


"Tunggu bukanya ini pertarungan teknik pedang, tapi..? kenapa mereka masih bertarung padahal walikota Sakamoto telah kalah karena pedangnya terlempar" tanya Las yang terlihat bingung.


"Aku juga tidak tahu tapi yang menentukan peraturan adalah mereka dan juga mereka yang sedang bertanding" jawab Leonel yang tengah duduk di samping Las.


"Ini adalah pertarungan yang mempertaruhkan harga diri dari seorang walikota dan juga gelar panglima yang di miliki Sakamoto, sedangkan Qi yu mempertaruhkan semua ilmu yang ia miliki selama 130 tahun lebih, Qi yu terlihat sangat serius karena dia tidak ingin kalah oleh seorang junior yang baru ia temui" ucap Chen yu sembari melipat tangannya.


"Aku belajar beladiri sejak aku masih berumur 3 tahun, dan aku tidak akan kalah dengan mu" ucap Qi yu.


"Aku telah melewati banyak penderitaan karena harus latihan secara otodidak selama hidup ku, karena aku adalah anak haram dari kaisar Yun Feng. Dan aku tidak akan kalah dengan mu karena aku memiliki tekan anak piatu yang terus membara!" ucap walikota Sakamoto dengan tegas sembari tersenyum.


"Ha ha ha ha.. aku hidup tidak pernah mendapat kasih sayang dari orang tua karena mereka telah tiada saat aku masih berumur 5 bulan" ucap Qi yu.


"Hei.. hei.. hei kenapa? ini malah menjadi kontes adu nasib, bukanya seharusnya kalian bertarung menggunakan kekuatan bukan dengan kata-kata seperti ini" ucap Las.


"Jika kalian ingin mencari siapa yang paling broken dan juga menyedihkan seharunya itu aku, karena aku melihat seluruh ras ku di bantai dan aku menjadi budak selama puluhan tahun" ucap Las.


"Las benar kenapa kalian malah adu nasib bukanya bertarung, lebih baik aku pergi daripada terbawa perasaan dan akhirnya memeluk kalian" ucap Bogu yu sembari berjalan meninggalkan tempat itu.


"Bogu kau ingin pergi ke mana?" tanya Leonel.


"Aku ingin melakukan hobi ku yang paling menyenangkan" jawab Bogu yu sembari terus berjalan.


"Duh memang dasar dia ini, setiap ada kesempatan pasti dia akan tidur" ucap Tenggor sembari menggelengkan kepalanya.


"Cepat lakukan pertarungannya, aku sudah tidak sabar melihat ada yang tumbang" ucap Leonel.


"Baiklah kau duluan memukul ku karena kau lebih muda" ucap Qi yu.


Seketika walikota Sakamoto telah memukul ke arah wajah Qi yu.


Terlihat Qi yu dapat menghindar dari serangan tersebut.


"Wow kau memiliki power yang kuat dan juga cepat, tapi itu masih kurang untuk melawan ku" ucap Qi yu.


"Dasar ayah tak berguna meninggalkan anak yang cacat sendirian di rumah" ucap Qi yu sembari mengacungkan jari tengahnya ke arah walikota Sakamoto dengan wajah yang terlihat meremehkan nya.


"Wow sejak kapan dia menjadi begitu kasar" gumam Chen yu.


"Kekuatan yang ku miliki kalah jauh dengan yang di miliki Sakamoto, dan aku perlu membuatnya marah agar ia menunjukan celah yang banyak hingga hingga aku bisa mengalahkannya" gumam Qi yu sembari meninju perut Walikota Sakamoto.


Walikota Sakamoto pun menghindar dengan sangat mudah.


"Dasar ayah yang gagal" ucap Qi yu sembari menghindari serangan dari walikota Sakamoto.


"Aku benar-benar bosan dari tadi hanya melihat kalian memukul dan menangkis, dan ini sudah berjalan selama dua jam, apa kalian tidak lelah" ucap Las yang kini tengah duduk di atas meja.


"Baiklah cukup main-main nya" ucap Qi yu sembari menutup mata.


Tiba-tiba Qi yu menghilang.


"Kemana dia pergi...? dia sangat cepat aku bahkan tidak bisa merasakan keberadaannya, apa dia telah pergi dari tempat ini" gumam walikota Sakamoto sembari menoleh ke semua arah.


Tiba-tiba Qi yu muncul tepat di atas kepala walikota dan ia menendang walikota Sakamoto hingga terpental keluar dari tempat pertarungan.


"Dia mengenai urat nadi ku dan sekarang aku tidak bisa menggerakkan seluruh tubuh ku" gumam walikota Sakamoto yang masih terpental.


Seketika Qi yu muncul di belakang walikota dan ia menendang walikota Sakamoto hingga terpental lagi ke arah depan masuk ke dalam tempat makan.


"Dia sangat kuat, aku tidak bisa mengalahkannya dan juga sepertinya aku akan mati jika ia terus melakukan ini, aku ingin menyerah tapi aku tidak bisa berbicara.. apa yang harus aku lakukan?" gumam walikota Sakamoto yang terlihat pasrah.


"Dubs" suara tangan Qi yu yang menahan walikota menggunakan satu tangannya.


"Kau memiliki kekuatan yang bagus dan juga kecepatan yang bagus kau bisa mengalahkan musuh dengan mudah, namun kau tidak memiliki ketabahan karena telah termakan oleh kesombongan, kau telah meremehkan musuh mu karena memiliki dua tingkat kultivasi yang berbeda" ucap Qi yu sembari melepaskan walikota Sakamoto dan ia pun terjatuh ke lantai.


"Orang yang memiliki kekuatan itu memang menakutkan namun orang yang memiliki akal ia lah yang akan memimpin orang kuat itu, seorang pemimpin di nilai dari cara berpikir nya bukan cara bertarungnya" ucap Qi yu sembari mengelap tangannya yang berlumuran darah dari walikota Sakamoto menggunakan serbet.


"Apa kau bercanda berlatih kultivasi dengan otodidak, jika itu benar maka seharunya kau sudah mati karena Meridian mu meledak karena tidak mengerti dasar" ucap Qi yu.


Terlihat Chen yu memberikan ramuan penyembuh tingkat tinggi kepada walikota Sakamoto sembari ia membantu walikota Sakamoto untuk bangun.


"Himawari nanti kalau kita memiliki anak apa kah kau ingin menjadikan anak kita sebagai samurai?" tanya Las yang duduk bersandar di bahu Himawari.


"Aku tidak tahu yang menentukan nasib anak kita itu dia bukan aku maupun siapapun di dunia ini, aku akan menerimanya selagi ia masih berada di jalan yang benar dan lurus" jawab Himawari sembari mengelus kepala Las.


"Sejak kapan kalian menjadi sangat dekat seperti ini, bukanya sebelumnya Himawari sangat membenci mu karena kau telah memperkosa dirinya" tanya Leonel yang duduk di kursi samping Las.


"Iri bilang bos, ini adalah takdir kami dan tuhan yang membuat kami dekat seperti ini" jawab Las.


"Apa kau baik-baik saja?" tanya Chen yu.


"Aku baik-baik saja terimakasih karena telah memberikan ku obat yang sangat mujarab, tapi apa kau bersedia menjual ramuan itu satu botol saja untuk putra ku, aku tersadar atas kesalahan ku karena menjadi orang tau yang gagal" jawab walikota Sakamoto.


"Kau jangan khawatir kau itu bukan ayah yang gagal, kau adalah ayah yang hebat, aku hanya memanasi-manasi mu agar kau marah dan aku akan memenangkan pertandingan ini dengan mudah" ucap Qi yu setelah itu ia minum air


...****************...


Bersambung