
"Tunggu bagaiman kalian bisa keluar?" ugcap penjaga portal sembari berjalan ke arah kevin.
"Itu tidak penting" jawab kevin.
"Tak penting apa maksud mu" ucap penjaga portal.
"Asal kau tau hal ini sangat penting. Sebaiknya aku membunuh mu" terikat penjaga portal sembari mengeluarkan api di tangannya.
"Apa kau takut jika aku memberitahu kepada semua orang jika. Kalian telah membunuh ratusan ribu orang hanya untuk membuka pintu makam kaisar huang karena di sana banyak harta" ucap kevin sembari mendekat ke arah penjaga portal.
"Ternyata kau sudah tau lebih baik aku bunuh kalian semua" teriak penjaga portal sembari memukul kevin.
"Duak"
"Uhuk" suara penjaga portal sembari memuntahkan darah dari mulut karena perutnya di tendang kevin.
"Dirimu ingin membunuh ku" bisik kevin tepat di telinga penjaga portal yang sedang melayang.
Kemudian penjaga portal terlempar ke atas langit.
"Jentik api sengsara" ucap kevin sembari menjentikan jarinya dan berjalan.
Terlihat penjaga portal terbakar hingga menjadi abu.
Melihat hal itu semua orang terkecuali Huang mereka terlihat sangat ketakutan karena kevin bisa membunuh penjaga portal yang berada di ranah raja bintang satu.
"Huang,omar,ali kalian ikut aku sisanya kalian boleh bubar" ucap kevin.
Kemudian tanpa berkata kata orang orang mulai berlari.
"Paman Qiu bawa semuanya ke ibu kota kekaisaran" ucap kevin menggunakan telepati.
"Tuan kami masih di ibu kota. Dirimu baru pergi 8 jam yang lalu" jawab paman Qiu mengunakan telepati.
"Baguslah jika begitu" ucap kevin.
"System kirim kami ke tempat paman Qiu berada" ucap kevin.
[Teleportasi berhasil mengirim ke tempat Qiu berada.]
Kemudian mereka di kirim ke meja makan penginapan bulan bersinar.
Terlihat semua orang sedang makan.
"Tuan apa yang terjadi pada mu. Dan kenapa kau keluar sekarang" ucap paman Qiu sembari berdiri di ikuti yang lainya.
"Siap dia omar" tanya istri rojak sembari mengambil bayi yang di selamatkan kevin.
"Ali apa yang terjadi" tanya rojak.
"Di mana ayah" tanya kevin.
"Tuan ye long bilang dia akan menunggu mu di alam atas" jawab Bog.
"Ibu dia adalah bayi yang di selamatkan tuan" jawab omar.
"Tidak terjadi apa apa. Sebenarnya aku tidak tau ayah" jawab ali.
"Siapa kau?" tanya paman Qiu.
"Oh maaf aku belum memperkenalkan diri nama ku Huang" ucap huang.
"Tunggu kau berada di ranah apa bahkan aku tidak bisa melihat kultivasi mu" tanya riyan.
"Sekarang aku berada di ranah Silver emperor bintang dua" jawab huang sembari tersenyum.
"Apa bagai mana kau bisa mencapai Ranah itu di benua ini" ucap paman Qiu.
"Dah nanti dulu mengurus itu. Saat ini aku memiliki hal yang lebih penting. Sekarang kalian duduk aku akan menceritakan apa yang terjadi pada kami di hutan hitam kematian" ucap kevin.
Setelah itu mereka pun duduk dan kevin menceritakan apa yang terjadi di dalam hutan hitam kematian.
"Jadi begitu pantas saja Huang berada di ranah Silver emperor ternyata kau berumur 1200 tahun" ucap Bog.
"Sebenarnya bukan karena umur ku aku bisa naik ke ranah Silver emperor" jawab huang.
"Sebenarnya saat aku mati aku hanya berada di ranah emperor bintang tiga. Dan saat aku mati aku berumur 200 tahun karena ayah ku memberikan mutiara pang nun atau sering di bilang mutiara kehidupan. Saat aku mati aku berpesan kepada empat murid ku agar mereka menaruh mutiara itu di tangan ku. Al hasil selama 1000 tahun bukan hanya fisik ku saja yang bertahan tetapi kultivasi naik hingga ranah Silver emperor bintang dua" jawab huang.
"Loh bukanya mutiara ini hanya bisa membuat kita awet muda" gumam kevin.
[Hal ini terjadi karena saat Huang mati orang orang selalu memberikan tumbal yang mengakibatkan mutiara menghisap darah dari tumbal lalu darah tersebut di jadikan Qi dan akhirnya di salur kan ke tubuh Huang karena dia memegang mutiara tersebut.]
"Oh jadi begitu" gumam kevin.
"Terus di mana mutiara itu?" tanya riyan.
"Oh mutiara itu sekarang di pegang tuan" jawab huang sembari meminum teh.
"Ini dia mutiara yang Huang sebut tadi" ucap kevin sembari menunjukan mutiara kehidupan.
"Wah bang mutiara itu sangat indah boleh kah aku memilikinya" ucap rina.
"Tentu saja lagi pula aku tidak membutuhkannya kau simpan terus jangan kau lepaskan" ucap kevin sembari memberikan mutiara kehidupan kepada rina sembari tersenyum.
"Hahahaha nak kau beruntung mutiara itu merupakan senjata tingkat legendaris" ucap huang.
"Wah benarkah terima kasih tuan" ucap rina.
"Bang aku di berikan apa" tanya Rein.
"Hahahaha kau mau apa aku akan berikan" ucap kevin.
"Aku ingin minuman yang sering di minum oleh paman Qiu dan yang lainya" jawab Rein.
"Mungkin maksudnya Coca cola" gumam kevin.
"Nah ambil satu kardus ini" ucap kevin sembari menaruh satu kardus Coca Cola di atas meja.
"Wah terima kasih" ucap Rein.
"Baiklah sekarang bagi mana keadaan putih" tanya kevin.
"Tuan putih masih berkultivasi di dalam gua" jawab gusmo.
"Ini ambil dan berikan kepada putih agar dia bisa mempercepat evolusi nya" ucap kevin sembari memberikan Senandung besar penuh inti monster.
"Baiklah tuan aku akan segera berangkat" ucap gusmo sembari mengambil kantong tersebut.
Kemudian gusmo pun pergi.
"Paman Qiu kau pergi ke perguruan bulan berdarah dan ambil peti mati di makam yang di jaga, paman Bog kau pergi ke perguruan matahari merah, don dan mugi kau pergi bersama Tiger ke perguruan gunung es. Dan riyan kau pergi ke perguruan kekaisaran bersama huang" ucap kevin.
"Ingat jika mereka menolak kalian ratakan saja perguruan itu dengan tanah" ucap kevin.
"Tuan apa kau akan menghidupkan murid murid ku" tanya huang.
"Iya karena mereka merupakan saksi hidup soal keluarga kekaisaran palsu" jawab kevin.
"Semoga empat penjaga gerbang itu berada di ranah kaisar agar mereka memiliki akal seperti huang" gumam kevin.
"Tuan apa yang harus saya lakukan" tanya rojak.
"Kau bawa keluarga mu ke kota godi" jawab kevin.
"Baiklah tuan" jawab rojak.
"Tuan kevin aku akan mendukung mu menjadi kaisar selanjutnya. Mulai sekarang aku akan menjadi bawahan mu yang setia" ucap raja bulam sembari bersujud.
"Aku sudah yakin jika tuan kevin adalah pemimpin yang baik" gumam bulam.
[Terdeteksi seorang master ingin bergabung dengan kerajaan tuan terima atau tolak]
"Dengan bantuan dia mungkin rencana kudeta ku akan berhasil dengan menguasai kekaisaran aku akan naik tingkat dari raja sampah ke raja biasa" gumam kevin.
"Berdiri aku menerima mu mulai sekarang kau adalah bawahan ku" ucap kevin.
...****************...
Bersambung.