King System

King System
Perang



Di dalam dunia leveling.


"System sudah berapa hari aku di sini" tanya kevin sembari berbaring di lantai dengan tubuh di penuhi darah.


["Tuan telah berada di sini selama 2.520 hari di sini dan di dunia nyata sudah dua hari]


"Hah sekarang aku berada di ranah apa" tanya kevin. sembari melihat tangannya.


[Saat ini tuan berada di ranah grand master bintang dua]


"Wah akhirnya setelah mengalami penderitaan mati selama kurang lebih tiga bulan akhirnya aku bisa merasakan ini" ucap kevin.


[Tuan telah membunuh 350 monster lemah sekarang System akan memberi misi dadakan yaitu membunuh bos tingkat sampah. Hadiahnya adalah job sebagai beast master]


"Huh hanya bos tingkat sampah cepat sini aku bisa membunuhnya hanya sekali pukul saja" ucap kevin sembari bangun dari tidurnya.


Tiba tiba muncul sebuah monster berbentuk manusia dengan tubuh berotot saking berotot bahkan ada otot di otot nya terlihat di kepalanya ada tanduk banteng yang sangat besar.


Serta memiliki kaki kuda berbuntut merk monster itu sangat besar bahkan kevin hanya seukuran jari kelingking nya saja.


"System apa kau bercanda ini monster tingkat sampah" ucap kevin sembari mundur dengan perlahan.


"Huaaaaaaark"


"Tolong" teriak kevin sangat ketakutan.


"Hei hey jangan kejar aku jika kau mau nurut aku akan memberimu jajan" teriak kevin sambil berlari sangat cepat.


"Duak"


"Aduh batu sialan" ucap kevin.


"Om Om maungapain om" ucap kevin sembari mundur dengan perlahan.


"Tolong siapapun" ucap kevin.


"Kevin kamu adalah seorang tentara jadi kamu harus berani. Jika bukan kamu yang melawan rintangan itu lalu siapa kau ingat orang yang akan sukses adalah orang yang berani melawan semua rintangan" terdengar suara kakek kevin.


"Itu benar aku arjun atau kevin akan membunuh mu" teriak kevin.


"Seribu pedang" ucap kevin.


Kemudian kevin menaiki pedang terbang lalu ia terbang ke arah wajah monster.


"You aku tidak tau kau itu monster atau iblis tapi yang ku tau kau akan mati di tangan ku" ucap kevin tepat di depan wajah monster itu dengan mengunakan pedang terbang dan di belakang nya terlihat puluhan bayangan pedang.


Kemudian kevin menyerang wajah monster itu.


Namun monster itu dapat menyemburkan apa lewat mulutnya.


"Wes hampir saja aku jadi manusia bakar" ucap kevin yang kini telah berada di ************ monster itu.


"Wah anjir monster ini tidak memiliki burung" ucap kevin.


"Huaaaa"


Terlihat tangan monster itu mengarah ke kevin.


"Wis gak kena. Eh jangan jangan monster ini adalah wanita" ucap kevin.


"Duaaaaarrrr"


"Aduh" ucap kevin yang tengah berada di dalam lubang tanah yang dalam.


"Monster ini sangat cepat walaupun memiliki tubuh yang besar" ucap kevin.


Tiba tiba terlihat bayangan kaki yang mengarah ke lubang tempat kevin berada.


"Untung saja aku memiliki langkah bayangan jika tidak aku sudah jadi ayam geprek" ucap kevin yang kini tengah berada di belakang Monster itu yang sedang menginjak lubang.


"Baiklah sudah cukup main mainnya" ucap kevin.


"Cuak"


Dalam sekejap kepala Monster yang sebesar mobil itupun jatuh ketanah dan keluar darah dari leher Monster itu mengakibatkan tanah menjadi banjir darah.


"Hmm itu terlihat seperti air mancur" ucap kevin sembari melihat darah yang terus bercucuran dari leher Monster itu.


[Selamat tuan telah menyelesaikan misi hadiah tuan adalah job baru yaitu beast master. Dan juga tuan mendapat 100 kristal sihir tingkat tinggi]


"Yes akhirnya system bawa aku ke dunia nyata aku kangen masakan naina" ucap kevin.


Tanpa di duga kevin malah di kirim ke meja makan dan semua sedang sarapan di sana.


"Wangi sekali makanan itu" ucap kevin.


"Tuan kenapa kau mandi darah yang bau itu" ucap paman Qiu.


Terlihat Rein langsung muntah karena mencium bau dari kevin.


"Ok sorry aku akan pergi mandi sekarang" ucap kevin yang seluruh tubuhnya di tutup idung darah Monster.


"Oh iya aku lapar nanti antar kan makan ke kamar ku ya aku mau mandi" ucap kevin.


...****************...


"Huh syatem apa yang ku telah ku dapat saat leveling" tanya kevin.


[Tuan telah mendapat 250 kristal sihir tingkat tinggi dan juga mendapat jurus pedang gila tendangan pembunuh serta tubuh pengganda]


"Wah lumayan" ucap kevin.


"Tuan pasukan jendral Hong akan segera tiba dalam satu jam" ucap gong mengunakan telepati.


"Baiklah terus awasi" ucap kevin menggunakan telepati.


"Siap" jawab gong menggunakan telepati.


"Tuan makanan anda sudah siap" ucap naina.


"Baiklah aku segera kekuar" jawab kevin.


Kemudian kevin pun memakai bajunya dan keluar.


"Silahkan masuk" ucap kevin.


"Naina ada kabar apa saja dua hari kemarin" tanya kevin.


"Rina telah naik ranah ke prajurit bintang satu dan juga Rein telah naik ke ranah pengumpulan Qi bintang tiga" jawab naina.


"Wah mereka sangat berbakat" ucap kevin.


"Oh iya naina tangan ku sakit tidak bisa mengunakan sendok tolong suapi aku" ucap kevin.


"Tuan pasti berbohong" gumam naina.


"Ayo lah cepat suapi aku" gumam kevin.


"Bang kevin" teriak rein.


"Yes rein datang di waktu yang tepat" gumam naina.


"Cih coba pengganggu" gumam kevin dengan wajah yang marah.


"Rein ada apa" tanya naina.


"Aku ingin menunjukan sesuatu" jawab Rein.


"Oh sini pangeran ingin minta di suapi oleh mu" ucap naina.


"Baiklah aku akan menyuapi bang kevin tapi setelah itu bang kevin harus memberi ku hadiah" ucap rein sembari mengambil sendok.


"Tunggu naina" ucap kevin.


Namun naina hanya mengulurkan lidahnya dan meledak kevin.


"Tuan pasukan Hong akan segera sampai" ucap gong mengunakan telepati.


"Apa rein cepat ambil posisi di benteng" ucap kevin.


"Kenapa" tanya rein.


"Kita akan berperang" jawab kevin.


Kemudian kevin langsung pergi berlari ke arah balkon kemudian ia terbang mengunakan pedang terbang.


"Paman Qiu gusmo mugi ayo berkumpul musuh sudah hampir sampai" teriak kevin dari atas langit.


Kemudian kevin mendarat di depan gerbang kota. Lalu di susul paman Qiu gusmo dan mugi di belakang nya.


"Paman pakai topeng ini" ucap kevin sembari memberikan topeng berwarnan hitam.


"Kenapa tuan" tanya paman Qiu.


"Karena mereka telah melihat wajah paman" jawab kevin.


"Oh begitu" ucap paman Qiu.


Dari kejauhan terlihat bendera kerajaan hundo yang berkibar dan di ikuti oleh ribuan pasukan yang di pimpin oleh jenderal hong serta pangeran gery di sampingnya.


Kemudian pasukan itu berhenti dan hanya jendral Hong dan pangeran gery yang maju.


Lalu kevin dan yang lainya juga berjalan maju.


"Hei apa kalian yakin ingin menyerang kota ku" tanya kevin.


"Hahahahahahaa tentu saja memang kau kira dengan membangun benteng itu kau bisa menakuti kami" ucap Hong.


"Oh jadi begitu baiklah jika kalian memang ingin berperang maka aku dan tiga bawahan ku siap melayani" ucap kevin.


"Hahahah hanya kalian berempat ingin melawan pasukan ku yang berjumlah ribuan ini" ucap pangeran gery.


...****************...


...****************...


Bersambung