King System

King System
Cairan glow



"Memang kau siapa berani memerintah kami" teriak pria itu


Dalam sekejap gerombolan orang berjubah itu sudah di kepung oleh tentara bayangan. Terlihat setiap leher dari orang berjubah itu sudah di hadang lebih dari satu pedang.


"Kalian berani sombong di wilayah ku" ucap kevin.


"Tunggu dulu kami adalah pasukan yang di kirim oleh jenderal nod untuk menjemput putri dan pangeran" ucap lelaki itu sembari membuka topeng.


"Rina Rein apa kalian tau siapa orang itu" tanya kevin.


"Oh aku tau aku pernah melihat mereka berbicara dengan ayah" jawab rina.


"Apa kalian ingin ikut mereka" tanya kevin.


"Tidak lagi pula ayah dan ibu telah tiada" jawab rina dengan mata yang berlinang.


"Tuan putri tapi tuan goran masih hidup" jawab pria berjubah.


"Apa kakek masih hidup" ucap Rein penuh semangat.


"Hmm ini mencurigakan " gumam kevin.


"Rein apa kau mau bertemu kakek mu" tanya kevin.


"Iya aku mau" jawab rein.


"Bagai mana dengan mu rina" tanya kevin.


"Aku juga mau" jawab rina.


"Baiklah kalian boleh pergi" ucap kevin.


"Hung. Sun bawa bawahan mu dan intai mereka sampai Rein dan rina aman" ucap kevin menggunakan telepati.


"Siap tuan" jawab hung menggunakan telepati.


(Jadi tim bayangan di bagi menjadi dua yaitu pengintai dan pembunuh. Tim pengintai di pimpin oleh Hung dan sun dan tim pembunuh di pimpin oleh gun dan gong. Setiap tim ada 23 orang.)


"Cepat berangkat" ucap kevin.


"Oh iya nanti saat kalian sampai jangan lupa kan aku dan yang lainya" ucap kevin.


"Tidak aku tidak akan melupakan mu" ucap Rein sembari memeluk kevin.


"Kak naina aku pergi ya" ucap rina sembari memeluk naina.


"Jaga kesehatan mu ya" ucap naina sembari meneteskan air mata.


Kemudian rina dan rein berpamitan kepada semua orang.


"Saat kalian berada di ranah prajurit aku janji akan melatih kalian mengunakan jurus pedang terbang" ucap kevin.


Kemudian mereka pun pergi.


"Dan jangan bersedih mereka akan baik baik saja" ucap kevin sembari mengelus pundak naina.


"Baiklah aku ingin pergi ke kota soba paman Qiu kau jaga kota ini aku akan pergi sendiri" ucap kevin.


"Naina apa kau ingin ikut" tanya kevin.


"Tidak aku masih memiliki banyak tugas" jawab naina.


"Tuan jangan khawatir aku akan mengurus semuanya dengan benar" ucap paman Qiu.


"Baiklah kemungkinan aku ingin menginap di sana jaga diri kalian" ucap kevin sembari melambaikan tangan dari atas pedang terbang.


Kemudian kevin pergi.


"Saat ini aku harus membuat pemasukan kota dari pada menunggu beberapa bulan. Lebih baik aku fokus di bidang penempaan" gumam kevin dalam perjalanan.


"Oh iya system apa kau memiliki pengetahuan tentang penempaan" tanya kevin.


[Tentu saja ada apa tuan ingin membeli]


"Nanti saja" ucap kevin.


...****************...


"Paman lama tak jumpa" ucap kevin yang kini tengah berada di tempat menempati Bog.


"Ah iya tuan. Ngomong ngomong tuan menginginkan kan apa" tanya bog.


"Oh iya aku ingin melihat pedang biasa yang di buat warga" jawab kevin.


Kemudian Bog mengambil pedang dari tumpukan pedang yang menggunung.


"Ini tuan pedang ini yang sering di gunakan oleh kerajaan hundo dan pedang buatan kota ini sangat terkenal" ucap bog sembari memberikan pedang.


"System pindah kekurangan dari pedang ini" gumam kevin.


[Pedang ini adalah pedang yang sempurna tapi jika tuan memberikan cairan glow maka pedang biasa ini akan memiliki ketahanan dan ketajaman setara dengan pedang tingkat rendah serta pedang akan menjadi tahan karat dan terus bersinar]


"Bagai mana aku mendapat cairan itu" gumam kevin.


[Tuan dapat membeli di System atau membuat sendiri dengan cara mencampur batu klin yang sudah di hancurkan menjadi debu dengan air mendidih]


(Batu klin adalah batu yang hanya bisa di temukan di dunia ini karena itu tidak nyata)


"Apa batu klin bukanya itu batu yang tak berguna" gumam kevin.


"Paman bog apa kau memiliki batu klin" tanya kevin.


"Oh batu sampah itu aku punya banyak memang untuk apa" jawab bog sekaligus bertanya.


"Nah paman hancurkan saja batu klin sampai menjadi halus" ucap kevin.


"Aku tidak tau apa yang ingin tuan lakukan tapi menurutku ini akan menjadi hal yang hebat" gumam bog sembari berjalan.


Selagi menunggu Bog menghaluskan batu klin terlihat kevin sedang memanaskan air.


Beberapa menit kemudian.


"Tuan batu ini sudah menjadi halus" ucap bog.


"Oh cepat bawa bubuk batu itu dan masukan ke dalam air mendidih ini" ucap kevin sembari menunjuk ke arah panji berisi air panas.


Kemudian Bog melakukan apa yang di perintahkan kevin.


"Nah sekarang kita tunggu airnya dingin" ucap kevin.


Singkat cerita.


"Nah paman lihat setiap paman selesai membuat pedang atau yang lainya paman harus memberikan cairan rebusan batu klin tadi seperti ini" ucap kevin sembari mengelap pedang mengunakan kain yang ujungnya di basah dengan cairan tersebut.


Dalam sekejap pedang yang sebelumnya hanya biasa biasa saja sekarang pedang itu menjadi kinclong.


"Nah sekarang Paman pegang pedang biasa dan aku akan menyerang mengunakan pedang yang sudah ku poles dengan cairan glow" ucap kevin.


"Baiklah tuan aku sudah siap" ucap bog sembari memegangi pedang.


"Tang"


Seketika pedang yang Bog pegang sudah patah.


"Bagai mana bisa bukanya kedua pedang ini di buat dengan teknik yang sama" ucap bog


"Lihat paman pedang yang ku pegang bahkan tidak lecet" ucap kevin.


"Wah tuan cairan itu sangat hebat" ucap bog.


"Nah mulai sekarang kalian harus memakai cairan glow untuk setiap senjata yang kalian buat. Dan paman harus ingat cairan ini adalah rahasia dan yang mengetahui resep nya hanya aku dan paman saja" ucap kevin.


"Tuan tenang saja aku akan merahasiakan tentang cairan ini" jawab bog.


"Oh iya paman besok kau pergi ke ibu kota dan tawarkan pedang ini ke raja" ucap kevin.


"Tuan tenang saja besok aku akan pergi ke ibu kota untuk mempromosikan pedang ini" jawab bog.


...****************...


Bersambung