King System

King System
Episode 190 rencana



"Dia tampan" gumam Eira dengan wajah malu.


"Apa anda menyukainya?" tanya Bog.


"Tidak..! tidak...! tidak..!" jawab Eira yang terkini malu sembari menggelengkan kepala.


"Hahahaha....!" tawa Bog, Huang, dan empat penjaga.


"Tuan jadi kapan kita akan pergi ke kerajaan ku?" tanya Garp sembari berjalan mendekati Kevin.


"Kapal yang kita miliki belum cukup untuk memuat persenjataan dan juga para prajurit" jawab Kevin.


"Oh hey... salam kenal nama ku Garp dan aku adalah pangeran kerajaan Elf" ucap Garp sembari duduk di samping Rein.


"Salam kenal.. nama ku Rein aku adalah ketua dari batalion assassin benua pinggir dan kakek ku adalah salah satu dari jenderal bang Kevin" jawab Rein.


"Dia menyombongkan status nya pada ku" gumam Garp.


"Garp apa kau mengetahui soal pagoda surgawi?" tanya Kevin.


"Tentu saja pagoda surgawi berada di benua utama yang berada di tengah semua benua dan pulau, memang kenapa kau menanyakan hal itu?" jawab Garp.


"Aku akan pergi ke sana untuk membuka penghalang antara alam bawah dan alam atas" jawab Kevin.


"Itu adalah hal yang mustahil, karena pagoda surgawi di jaga ketat oleh pasukan persatuan dunia yang mana memiliki semua kemampuan di dunia, mereka menguasai semua elemen, mereka bisa menggunakan panah, pedang, tombak, dan juga tangan kosong" ucap Garp.


"Memang apa masalahnya dengan itu, apa kau meremehkan ku?" tanya Kevin sembari menatap Garp dengan wajah yang marah.


"Bukan begitu" jawab Garp sembari menundukan kepala dengan ketakutan.


"Memang kau pikir pasukan mu itu kuat karena berhasil mengalahkan klan Tokor, asal kau tau klan Tokor hanya kuat jika melawan kerajaan kecil seperti kami tapi dia hanya seperti serangga jika di bandingkan oleh kekuatan pasukan persatuan yang di pimpin oleh yang mulia kaisar Yun Feng" gumam Garp.


"Sekuat-kuatnya Yun Feng aku bisa membunuhnya tanpa menggunakan usaha sedikit pun, bahkan jika aku mau aku bisa menghancurkan dunia ini menjadi abu hanya dengan hembusan nafas ku. Kau masih terlalu muda untuk meremehkan seseorang" ucap Kevin sembari berjalan pergi meninggalkan Rein dan juga Garp.


"Anak itu mencaci ku di hadapan ku sendiri, Jiak saja aku tidak sabar mungkin aku sudah membuat diri mu dan juga kerajaan mu menjadi budak ku" gumam Kevin sembari berjalan ke arah niana yang sedang menyiapkan makana bersama Riyan dan juga Rina.


"Memang kau pikir kau siapa ingin menghancurkan dunia ini, aku yakin saat kau bertemu dengan kaisar Yun Feng kau akan kencing di celana" gumam Garp.


"Lama tak jumpa Riyan" ucap Kevin.


"Salam yang mulia, maaf karena lancang tidak menemui mu terlebih dahulu" ucap Riyan sembari berlutut di hadapan Kevin.


"Lama tak jumpa Kevin" ucap seorang pria tampan dengan rambut berwarna putih, pria itu tersenyum ke arah Kevin dan terlihat gigi taring miliknya, selain itu pria itu juga memiliki tato seperti corak harimau di kedua pipi nya, pria itu memiliki tubuh yang tinggi melebihi Kevin.


"Lama tak jumpa putih" ucap Kevin sembari tersenyum ke arah pria tersebut.


"Sepertinya aku tidak bisa menyembunyikan hal ini pada mu Kevin" ucap putih.


"Hebat hanya dalam empat tahun kau telah berada di ranah mahayana" ucap Kevin sembari menepuk pundak putih.


"Crak" suara tulang putih yang patah karena tepukan Kevin.


"Aaaaark... kenapa kau mematahkan pundak ku" ucap putih yang telah tersungkur di tanah sembari memegangi pundaknya.


"Maaf... maaf... ku kira tubuh mu kuat jadi aku menggunakan sedikit tenaga tadi maaf" ucap Kevin sembari membantu putih bangun.


"Tepukan itu terlihat sangat pelan, namun sekali menyentuh pundak putih seketika pundaknya patah, kini yang mulia memiliki kekuatan yang sangat hebat, bahkan aku yakin yang mulia bisa membunuh kemi semua hanya dengan niat pembunuhnya saja" gumam Riyan yang terlihat sangat terkejut dan takjub.


...****************...


Keesokan harinya di aula pertemuan kekaisaran Indo.


"Baiklah kalian semua kini telah saling mengenal, dan sekarang aku akan memberi tahu langkah yang akan kita lakukan kedepannya" ucap Kevin yang duduk di kursinya.


Terlihat semuanya telah berkumpul di sana ada paman Qiu, paman Bog, Mugi, Don, Rojak, Ali, Omar, Riyan, Putih, Tiger, lion, Jagu, Rus, Huang, dan juga Beru, selain itu masih banyak lagi.


"Leonel berapa banyak kapal yang kita miliki sekarang?" tanya Kevin.


"Yang mulia.. sekarang kita memiliki 75 kapal Galleon sedang dan juga 5 kapal Galleon besar untuk mengangkut persenjataan" jawab Leonel sembari berdiri.


"Baiklah, kalian berhenti memproduksi kapal, dan mulai mengembangkan kapal terbang, kau akan di bantu oleh master penempa yang sangat hebat yaitu paman Bog" ucap Kevin.


"Aku tak akan membawa banyak pasukan, mungkin aku hanya akan membawa 1000 pasukan di ranah kaisar dan juga aku akan membawa semua teman ku dari benua pinggir dan ini sudah cukup untuk melawan kaisar Yun Feng itu" gumam Kevin.


"Sekarang prajurit kita berada di ranah apa?" tanya Kevin.


"Tuan muda, kini 98% prajurit kita berada di ranah jenderal, 1% berada di ranah raja, dan sisanya berada di ranah kaisar. kini kita memiliki 5 juta pasukan" jawab Qi yu sembari berdiri.


"Hahahah...! ayah kau menyebut diri mu adalah master, dalam waktu empat tahun kau hanya bisa membuat empat juta pasukan saja" ucap paman Qiu sembari tertawa.


"Memang kenapa...! dasar anak durhaka...!" teriak Qi yu dengan ekspresi wajah marah.


"Memang benar mereka adalah anak dan ayah, sifat mereka sama saja" gumam Kevin.


"Baiklah, Qi yu kau pilih 500 prajurit terbaik mu dan Huang kumpulkan 500 prajurit terbaik mu juga, aku akan menunggu dua hari lagi..!" ucap Kevin.


"Siap yang mulia" jawab mereka berdua.


"Baiklah sisanya nikmati istirahat kalian" ucap Kevin sembari berdiri dan pergi.


...****************...


Di halaman rumah Kevin.


"Kak Rein kau sangat keren, bisakah kau mengajari ku cara melakukan itu" ucap Razin yang terlihat sangat bahagia.


"Hahahah.... aku memang keren" ucap Rein.


...****************...


Bersambung.


...****************...


...****************...


...****************...


Bersambung.


...****************...


...****************...


...****************...



penguatan tubuh


pengumpulan Qi


kesatria


prajurit


master


grand master


guru


tetua


raja


kaisar


penguatan jiwa dan roh


silver emperor


golden emperor


mahayana.


silver immortal


golden immortal


diamond immortal.



Setiap tingkatan terbagi menjadi tiga tahap yaitu bintang satu sampai tiga.


Tingkatan nanah kultivasi alam semesta.



manusia


immortal


dewa



Setiap ranah alam semesta terbagi menjadi tiga bagian.


Ranah fana



Manusia fana


Penguatan tubuh


Penyempurnaan jiwa dan roh



Ranah immortal.



Immortal


Pengaturan enam Indra


Penyempurnaan raga



Ranah dewa


1.Dewa


2.Dewa perak


3.Dewa emas


setiap ranah di bagi menjadi tiga tahapan sama seperti di dunia Kevin.


Tingkatan ranah kultivasi jiwa.



Jiwa baru


jiwa menyatu


jiwa ahli


jiwa raja


jiwa kaisar