King System

King System
Episode 183



Tiga hari kemudian.


Terlihat Kevin sedang memancing bersama Razin.


Dan terlihat di belakang mereka niana dan Eira sedang memasak.


"Nak dalam hidup ini kau itu harus sabar" ucap Kevin.


"Kenapa?" tanya Razin.


"Karena orang yang sabar itu yang akan menjadi pemenang" jawab Kevin.


"Seorang laki-laki itu harus selalu memikirkan langkah atau perbuatan. Dengan begitu kau tidak akan salah dalam mengambil jalan. Kau adalah lelaki yang mana memiliki tanggung jawab melindungi keluarga ini saat papa tidak ada" ucap Kevin.


"Tapi Razin belum melakukan kultivasi dan bagaimana cara untuk melindungi keluarga ini??" tanya Razin.


"Razin saat ini masih berumur 3 tahun dan papa yakin suatu hari Razin akan menjadi pemimpin bagi banyak orang seperti papa. Dan juga papa yakin Razin akan menjadi pemimpin yang lebih baik dan kuat. Dan untuk saat ini Razin harus semangat dalam belajar dan berlatih" jawab Kevin.


"Papa..? kenapa kita belum mendapatkan ikan sama sekali. Padahal kita sudah memancing sangat lama?" tanya Razin.


"Papa juga tidak tau. Memang Razin ingin menangkap ikan apa?" tanya Kevin.


"Razin tidak tau...? tapi Razin ingin memiliki hewan peliharaan yang bisa Razin ajak bicara" jawab Razin.


"Baiklah... Razin kamu kembali kepada ibu mu papa akan mencari hewan peliharaan untuk mu" ucap Kevin sembari berdiri.


"Benarkah...! terima kasih papa" ucap Razin sembari memeluk kaki Kevin.


"Sama-sama, cepat pergi kepada ibu mu" ucap Kevin sembari mengelus kepala Razin.


"Baiklah papa Razin akan ke sana" jawab Razin sembari berlari dan melambaikan tangan kepada Kevin.


Kemudian Kevin pun terbang.


"System menurut mu hewan apa yang coco untuk peliharaan Razin yang mana bisa menjadi teman dan juga pelindung" gumam Kevin sembari terbang.


[Kenapa tuan tidak membeli budak saja dan membuat budak itu menjadi hewan peliharaan Razin. Selain akan latih budak itu juga akan setia pada satu tuan.]


"Kau tidak membantu sama sekali" ucap Kevin.


Tiba-tiba Kevin menatap tajam ke sebuah pohon.


Lalu ia terbang ke arah pohon itu.


"Burung ini terluka, dan dia juga masih kecil" gumam Kevin sembari mengangkat burung elang yang memiliki tanduk berwarna emas di dahinya.


Burung tersebut pingsan dengan kaki yang terluka.


"Burung Falcao adalah burung jenis elang yang mana saat masih muda memiliki kekuatan setara burung pada umum nya. Namun saat ia menginjak usia dewasa yaitu 20 tahun maka ia akan memiliki kekuatan terbang di atas segalanya" gumam Kevin sembari memegang kaki dari burung tersebut.


"Razin berumur 3 tahun dan burung ini masih berumur 5 tahun dan jika ia ku buat tunduk maka ia akan menjadi tunggangan yang hebat untuk putra ku" gumam Kevin sembari meneteskan ramuan penyembuh ke kaki burung itu.


...****************...


Di tempat niana.


"Razin di mana papa mu...? makana telah siap" tanya niana yang tengah menaruh makana di atas piring.


"Tadi papa bilang ingin mencari hewan peliharaan untuk Razin" jawab Razin yang tengah mengantar di atas meja yang telah Kevin siapkan.


"Oh... baiklah kita tunggu papa mu datang setelah itu kita bisa makan bersama" ucap niana sembari menaruh piring makana di atas meja.


"Baiklah mama" jawab Eira sembari menaruh piring makan di meja.


"Kira-kira apa yang akan di bawa papa untuk ku ya?" ucap Razin.


"Papa pasti akan memberikan yang terbaik untuk mu jadi kau jangan pernah kecewa" ucap Eira sembari duduk di samping Razin.


"Benarkah?" tanya Razin.


"Tentu saja, papa mu adalah orang paling baik dan juga sangat menyayangi keluarganya" jawab niana.


"Ini peliharaan untuk mu" ucap Kevin yang tiba-tiba berada di belakang Razin sembari menunjukan burung Falcao yang tengah bertengger di tangan Kevin kepada Razin.


"Aaaaa...!" teriak semua orang karena terkejut oleh Kevin yang tiba-tiba muncul.


"Hahaha... maaf papa belum terbiasa menggunakan kecepatan normal" ucap Kevin sembari tersenyum.


"Wah sebuah burung" ucap Razin yang terlihat sangat senang sembari memeluk burung Falcao yang memiliki ukuran sebesar kepalanya.


"Jadi siapa nama peliharaan mu ini?" tanya Kevin sembari duduk di samping Razin.


"Karena warna bulunya hitam, putih, dan juga ada tanduk emas. Aku akan memberikan nama teng saja" jawab Razin.


"Aku tidak tau apa hubungannya nama itu dengan warna yang dia sebutkan. Ya tapi tidak masalah karena itu adalah hewan peliharaanya" gumam Kevin.


"Ini dia hanya boleh makan ini. Ingat jangan kamu beri makan makana lain sebelum kau berikan pil ini" ucap Kevin sembari memberikan satu botol penuh pil berwarna hitam.


"Baiklah papa" jawab Razin.


...****************...


Saat siang hari.


Terlihat Eira sedang duduk sila di tengah air terjun.


"Tenang jangan fikiran apa pun. Kau harus fokus" ucap Kevin yang berada di samping Eira.


"Tubuh mu memiliki unsur elemen es yang mana memiliki sifat diam namun dapat membunuh mu secara perlahan. Jadi kau harus bisa fokus dan jangan terganggu dengan suara di sekitar mu kecuali suara ku. Kau harus menjadi es yang dingin jangan menjadi api yang panas. Kendalikan amarah maka kau akan berada di puncak" ucap Kevin.


"Dia memang sangat berbakat dan juga memiliki tekat yang kuat" gumam Kevin.


"Di umur 8 tahun dia berada di ranah master" gumam Kevin.


Tiba-tiba Kevin melempar Eira dengan daun.


"Stap" suara daun yang menampar wajah Eira.


"Aduh" ucap Eira sembari mengelus pipinya yang merah.


"Walaupun dalam kondisi apapun jangan pernah lengah" ucap Kevin.


"Cepat ganti pakaian mu. Jika tidak kau akan sakit.


"Baiklah papa aku akan segera mengganti baju" jawab Eira sembari berdiri


...****************...


...****************...


...****************...


...****************...


...****************...


ranah di novel King system.



penguatan tubuh


pengumpulan Qi


kesatria


prajurit


master


grand master


guru


tetua


raja


kaisar


penguatan jiwa dan roh


silver emperor


golden emperor


mahayana.


silver immortal


golden immortal


diamond immortal.



Setiap tingkatan terbagi menjadi tiga tahap yaitu bintang satu sampai tiga.


Tingkatan nanah kultivasi alam semesta.



manusia


immortal


dewa



Setiap ranah alam semesta terbagi menjadi tiga bagian.


Ranah fana



Manusia fana


Penguatan tubuh


Penyempurnaan jiwa dan roh



Ranah immortal.



Immortal


Pengaturan enam Indra


Penyempurnaan raga



Ranah dewa


1.Dewa


2.Dewa perak


3.Dewa emas


setiap ranah di bagi menjadi tiga tahapan sama seperti di dunia Kevin.


Tingkatan ranah kultivasi jiwa.



Jiwa baru


jiwa menyatu


jiwa ahli


jiwa raja


jiwa kaisar