
"Ini berbeda, aku hanya tidak suka di panggil seperti itu kemungkinan besar orang lain akan merasa senang jika mendengar panggilan sayang dari pasangan mereka, tapi aku tidak" jawab Kevin sembari mematikan rokok nya.
"Baiklah aku akan pergi sekarang" ucap niana sembari mencoba turun dari atas saung dengan wajah cemberut.
"Tunggu kau mau pergi ke mana?" tanya Kevin.
"Pergi tidur" jawab niana.
"Aku ikut!" ucap Kevin sembari melompat.
"Apa kau marah?" tanya Kevin.
"Tidak, aku hanya sedang malas melakukan itu dengan mu" jawab niana sembari terus berjalan.
"Baiklah selamat malam aku akan pergi mencari yang lain" ucap Kevin yang tiba-tiba berhenti.
"Mencari apa...? apa maksud mu" ucap niana sembari berbalik.
"Tidak jadi" jawab Kevin sembari memeluk niana.
...****************...
Keesokan harinya di meja makan rumah Kevin.
"Jadi bagaimana latihan mu Eira?" tanya Kevin.
"Tentu saja sangat bagus dan beberapa hari yang lalu Eira telah menjadi kultivator" jawab Eira sembari memegang roti.
"Kau harus semangat agar suatu hari nanti kau bisa menjaga mama mu" ucap Kevin sembari mengelus kepala Eira sembari tersenyum.
"Breek" suara bangku yang di geser Kevin saat ia berdiri.
"Aku akan pergi, sampai jumpa nanti" ucap Kevin sembari berjalan keluar ruang makan dan menuju pintu keluar.
"Hari ini aku akan pergi menemui Las dan melihat pekerjaannya" gumam Kevin sembari membuka pintu.
Dan terlihat niana berdiri di hadapan Kevin sembari tersenyum.
"Apa yang kau inginkan?" tanya Kevin.
"Apa kau melupakan sesuatu?" tanya niana.
"Tidak" jawab Kevin.
"Apa kau yakin?" tanya niana sembari menggoyang tubuhnya.
"Papa..! mama minta untuk di cium" teriak Eira dari kejauhan.
"Baiklah jika itu yang kau mau" ucap Kevin sembari memegang dagu niana lalu ia mencium nya.
"Sampai jumpa nanti aku akan pergi bekerja" ucap Kevin sembari berjalan meninggalkan niana setelah menciumnya.
Kemudian Kevin terbang dan pergi ke salah satu pulau terapung yang menghasilkan banyak asap.
"Sepertinya alat itu telah jadi" gumam Kevin sembari mendarat.
"Di sini sangat berisik dan juga berdebu serta sangat sesak" gumam Kevin sembari terus berjalan melewati kumpulan asap.
"Orang orang di pulau penempa ini sangat fokus bahkan mereka tidak mengetahui juga aku berada di sini" gumam Kevin sembari terus berjalan.
Sesampainya ia di sebuah rumah.
"Las buka ini aku" ucap Kevin sembari mengetuk pintu.
"Tunggu sebentar tuan saya bukakan pintu" teriak Las.
"Salam yang mulai" ucap Las sembari memberikan hormat setelah membukakan pintu.
"Jadi bagaiman pekerjaan mu?" tanya Kevin sembari masuk ke dalam.
"Pekerjaan di sini semuanya sangat baik" jawab Las.
"Apa kau telah menyelesaikan apa yang kau kerjakan?" tanya Kevin sembari melihat sekeliling.
"Tentu saja... mari biarkan saya tunjukan pada anda" jawab Las sembari membuka sebuah tirai.
Dan terlihat sebuh baju zirah bersayap dengan helem berbentuk kepala elang, body berwarna putih bercampur emas, terdapat sebuah lubang di ulu hati zirah tersebut.
"Ini dia baju zirah yang telah saya buat!" ucap Las sembari tersenyum.
"Jadi apa kelebihan dari baju zirah yang kau buat?" tanya Kevin sembari meraba baju zirah tersebut.
"Baju zirah ini memiliki ketahanan yang sangat kuat, dia bisa bertahan dari serangan senjata tingkat langit sekalipun dan yang terpenting di baju zirah ini terpasang alat rahasia itu. Alat ini dapat membuat pemakai terbang dengan kecepatan tinggi bahkan bisa mengalahkan kultivator ranah golden emperor" jawab Las sembari menekan sebuah tombol di paha baju zirah tersebut.
Seketika saat Las menekan tombol itu keluar sebuah sayap berwarna perak dari punggung baju zirah.
"Bagus berapa banyak yang telah kau buat selama ini?" tanya Kevin sembari memandangi sayap tersebut dengan sangat kagum.
"Saya telah membuat 15 sayap ini namun memiliki kekurangan mereka hanya bisa terbang sama seperti kultivator ranah penguatan jiwa dan roh. Sedangkan sayap ini saya buat untuk anda" jawab Las sembari membuka tirai dan terlihat sebuah kotak yang di susun di rak.
"Sebenarnya aku tidak memerlukan alat ini lebih baik kau gunakan untuk salah satu tim mu di masa depan" ucap Kevin.
"Baiklah saya akan memberikan ini kepada wakil jenderal dari regu langit di masa depan nanti" ucap Las sembari menatap baju zirah nya dengan tatapan sedih.
"Aku tidak memakai ini karena aku bisa terbang, kau bisa memberikannya pada anak ku saat ia lahir suatu hari nanti, dan ku harap semuanya akan menjadi sempurna saat ia memakai ini" ucap Kevin sembari merangkul leher Las.
"Baiklah aku akan menyempurnakan ini hingga baju ini menjadi baju zirah terkuat dan terhebat saat anak mu lahir" ucap Las yang terlihat mulai bahagia.
"Tuan muda ada seorang lelaki elf yang jatuh dari langit dan jatuh tepat di tengah lapangan pulau prajurit. Dan dia terlihat seperti seseorang yang penting karena dia memakai mahkota dan pakaian yang mewah" ucap Qi yu menggunakan telepati.
"Aku segera ke sana, tolong kau rawat dia berikan dia sebuah tempat yang bagus dan nyaman serta berikan makanan dan minuman untuknya" ucap Kevin menggunakan telepati.
"Bukan apa-apa kau lanjutkan saja pekerjaan mu dan kemungkinan dalam seminggu kau akan memiliki beberapa orang di regu mu" ucap Kevin sembari berjalan ke luar.
"Baiklah saya akan berusaha lebih keras lagi!" teriak Las sembari berlutut.
...****************...
Sementara itu di pulau prajurit.
"Cepat bawa di ke tenda, dan siapkan perawat serta makanan dan minuman untuk orang itu" ucap Qi yu.
"Siap laksanakan!" teriak para prajurit yang berada di tempat itu.
Lalu mereka pun membawa Elf menggunakan tandu.
"Ku tebak kalau orang itu adalah seorang pangeran atau anak dari orang berpangkat di kerajaan Elf" gumam Qi yu sembari memandang Elf yang sedang di gotong itu.
"Tap" suara tapak kaki Kevin yang mendarat.
"Jadi bagaimana keadaannya?" tanya Kevin.
...****************...
Bersambung.
...----------------...
...----------------...
Tingkatan ranah di novel King system.
penguatan tubuh
pengumpulan Qi
kesatria
prajurit
master
grand master
guru
tetua
raja
kaisar
penguatan jiwa dan roh
silver emperor
golden emperor
mahayana.
silver immortal
golden immortal
diamond immortal.
Setiap tingkatan terbagi menjadi tiga tahap yaitu bintang satu sampai tiga.
Tingkatan nanah kultivasi alam semesta.
manusia
immortal
dewa
setiap ranah di bagi menjadi tiga tahapan sama seperti di dunia Kevin.
Tingkatan ranah kultivasi jiwa.
Jiwa baru
jiwa menyatu
jiwa ahli
jiwa raja
jiwa kaisar.