King System

King System
Episode 185



"Segel akan segera terbuka dua tahun lagi. Dan aku yakin kalau lord Adi telah menyiapkan pasukan untuk menyergap. Walaupun aku bisa membunuh mereka dengan sangat mudah tapi jika aku melakukan itu semua orang di bawah ku akan merasa di manja dan akhirnya menjadi lemah" gumam Kevin sembari melihat para pengrajin bubar.


"Aku akan membantu mereka jika darurat" gumam Kevin sembari berjalan pergi.


"Naina aku akan menjemput mu" ucap Kevin sembari terbang.


Keesokan harinya di istana Kevin.


"Papa akan pergi ke pulau pengerajin kalian jangan nakal" ucap Kevin di meja makan.


"Baiklah. Tapi papa Razin ingin membeli baju zirah untuk Falcaon" ucap Razin.


"Falcaon...? siapa dia?" tanya Kevin yang terlihat kebingungan.


"Burung yang papa berikan pada ku, aku lupa siapa namanya jadi aku panggil saja dia Falcaon" jawab Razin.


"Oh... untuk kau membeli baju zirah untuk burung, itu tidak akan berguna lebih baik kau pakaikan gelang kaki burung ini" ucap Kevin sembari memberikan gelang kaki burung yang berbentuk seperti cincin namun dengan ukuran yang lebih kecil.


"Gelang ini dapat melindunginya dari serangan musuh, jadi dia aman dan juga dia tidak merasa terbebani membawa baju zirah" ucap Kevin.


"Terima kasih pa, Razin akan segera memakaikan ini untuk Falcaon" jawab Razin sembari mengambil gelang tersebut.


"Baiklah papa pergi dulu" ucap Kevin sembari berjalan keluar.


"Aku akan melihat hasil kerja Leonel dan yang lainya selama sehari" gumam Kevin.


Di pulau pengerajin.


"Di luar sepi, dan kelihatanya mereka ke bangunan utama" gumam Kevin yang baru mendarat di pulau pengerajin.


Kemudian Kevin berjalan ke sebuah bangunan berbentuk setengah bola yang berada di tengah pulau.


"Salam yang mulia...!" teriak prajurit yang berjaga di depan gerbang bangunan tadi sembari memberi hormat kepada Kevin.


Lalu penjaga itu membukakan pintu untuk Kevin.


Terlihat Kevin menganggukkan kepala dan berjalan masuk.


"Guru bilang pada ku bahwa seorang raja atau kaisar harus memiliki wibawa dan jangan menjadi seperti orang bodoh" gumam Kevin sembari terus berjalan.


Terlihat dari kejauhan setengah kerangka kapal Galleon telah jadi.


"Sepertinya Leonel tidak mengatakan kebohongan jika mereka bisa menyelesaikan kapal ini dalam waktu satu bulan" gumam Kevin sembari berjalan mendekati kerangka tersebut.


"Kerja kalian bagus" ucap Kevin sembari berjalan melewati para pengerajin yang tengah menyerut kayu, menggergaji, memalu, dan sebagainya.


Kemudian Kevin berjalan ke arah Leonel yang tengah berbicara dengan Las.


"Apa yang sedang kalian bicarakan?" tanya Kevin.


"Yang mulia kami baru menemukan sebuah ide untuk membuat kapal ini bisa terbang di udara" jawab Leonel.


"Coba ceritakan" ucap Kevin.


"Aku akan membuat empat sayap yang memiliki bentuk sama seperti layar kapal. layar yang di atas akan saya buat bisa tertutup dan terbuka. Di antara empat layar samping dua di bagian tengah akan menghadap ke atas jadi saat terjadi kecelakaan atau saat mendarat akan membuat pendaratan lebih mulus" jawab Leonel.


"Lalu dengan apa kau menerbangkan kapal ini nanti?" tanya Kevin.


"Dengan alat pembangkit listrik yang telah saya buat, dan kita bisa membuat empat baling-baling di setiap sudut kapal dan itu yang akan membuat kapal terbang. Dan kini saya sedang memikirkan bagaimana cara membuat empat layar dan baling-baling ini tersembunyi saat tidak di gunakan" jawab Leonel.


"Ide yang bagu aku mendukung ini, dan ku harap hal ini bisa terwujud" ucap Kevin sembari memberikan sebuah kantung kepada Leonel.


"Yang mulia kantung apa ini???" tanya Leonel yang terlihat sangat kebingungan.


Namun sayangnya Kevin telah menghilang.


"Ini berbentuk bintang" gumam Leonel sembari melihat sebuah batu emas berbentuk bintang.


"Itu adalah batu anti gravitasi kau bisa menggunakan itu, dan dengan ini kau tidak perlu membuat layar atau baling baling yang mana akan menambah waktu pengerjaan. Di dalam sana ada batu anti gravitasi cukup untuk kapal yang ku targetkan" ucap Kevin menggunakan telepati.


"Baiklah yang mulia, terima kasih" jawab Leonel menggunakan telepati.


"Apa itu?" tanya Las.


"Nanti akan ku beritahu saat penemuan ku berikutnya telah selesai" jawab Leonel sembari berjalan cepat meninggalkan Las di sana.


"Tunggu tapi aku hanya ingin mengetahui benda apa itu" ucap Las dengan nada yang menurun karena kecewa.


"Sepertinya benda itu adalah benda yang istimewa. Karena dapat membuat tuan Leonel seperti ini" gumam Las.


"Lebih baik aku melanjutkan pekerjaan agar cepat selesai" gumam Las sembari berbalik.


Sementara itu di pulau prajurit.


Terlihat semua prajurit sedang push up bersama di lapangan dan terlihat Qi yu, Chen yu, Bogu yu, Jun Wang, Aldi, Turgut, dan juga junet.


"Jadi apa yang sedang kalian kerjakan?" tanya Kevin yang tiba-tiba muncul di belakang mereka.


"Aaaaaa.....!" teriak Qi yu, Chen yu, Bogu yu, Turgut, Junet, Jun Wang, dan juga Aldi secara bersamaan.


"Berhentilah jadi seperti ini...!" teriak Kevin yang terlihat sangat marah.


"Kalian adalah seorang prajurit dan prajurit harus selalu siaga meski berada di rumah mereka sendiri. Karena musuh bukan hanya berasal dari luar namun juga ada di dalam!" ucap Kevin dengan nada yang tinggi.


"Se fokus apapun jangan pernah abaikan sekitar kalian. Jika aku menemukan sifat seperti ini lagi maka kalian perlu di didik seperti mereka" ucap Kevin.


"Maafkan kami yang mulia" ucap mereka sembari menundukan kepalanya.


"Berikan aku 25 putaran keliling pulau ini" ucap Kevin.


"Siap yang mulia!" jawab Qi yu dan yang lainya sembari memberikan hormat kepada Kevin.


"Inilah yang ku takutkan jika seseorang yang merasa di lindungi mana ia akan mengabaikan apapun di sekitarnya" gumam Kevin


Bersama.


ranah di novel King system.



penguatan tubuh


pengumpulan Qi


kesatria


prajurit


master


grand master


guru


tetua


raja


kaisar


penguatan jiwa dan roh


silver emperor


golden emperor


mahayana.


silver immortal


golden immortal


diamond immortal.



Setiap tingkatan terbagi menjadi tiga tahap yaitu bintang satu sampai tiga.


Tingkatan nanah kultivasi alam semesta.



manusia


immortal


dewa



Setiap ranah alam semesta terbagi menjadi tiga bagian.


Ranah fana



Manusia fana


Penguatan tubuh


Penyempurnaan jiwa dan roh



Ranah immortal.



Immortal


Pengaturan enam Indra


Penyempurnaan raga



Ranah dewa


1.Dewa


2.Dewa perak


3.Dewa emas


setiap ranah di bagi menjadi tiga tahapan sama seperti di dunia Kevin.


Tingkatan ranah kultivasi jiwa.



Jiwa baru


jiwa menyatu


jiwa ahli


jiwa raja


jiwa kaisar