
"Baiklah selamat datang di kelompok ku" ucap Kevin sembari menepuk pundak Tenggor sembari tersenyum.
"Tuan bagai mana apa aku benar benar akan mati" ucap Qi yu menggunakan telepati.
"Tenang saja" jawab kevin menggunakan telepati.
"Nak kau harus tau kalau ras swap itu sangat berbahaya. Dan memiliki resiko besar jika membuat kesepakatan dengannya kau harus memiliki batu Juan agar bisa melindungi tubuh saat ras swap ingin mengambil alih tubuh kita" ucap Red dalam fikiran Kevin.
"Itu tidak perlu. Jika aku melakukan itu maka dia tak akan percaya pada siapapun lebih baik aku membuat dia mempercayai ku dan mengakui ku. Karena jika aku melakukan hal yang kau bilang maka sama saja aku memperbudak nya dan saat aku lemah dia bisa saja mengkhianati ku. Oleh karena itu lebih baik aku menunggu" jawab kevin sembari berjalan ke arah Asep.
"Sep aku akan pergi ke dalam hutan untuk berkultivasi dan tolong beri aku tanda dengan menghancurkan batu ini saat kakak mu datang" ucap Kevin sembari memberikan batu bertuliskan A.
"Siap tuan tenang saja aku pasti akan melakukan hal tersebut" jawab Asep sembari menerima batu dari Kevin.
Kemudian Kevin pun terbang ke arah gunung.
...****************...
Sementara itu di aula kekaisaran sulan. Terlihat kaisar sedang rapat dengan para mentri dan petinggi.
Tiba tiba terlihat seseorang yang berjalan jongkok ke arah kaisar Harald.
"Mohon maaf yang mulia rakyat jelata ini membawa sebuah pesan dari kaisar sun Yun" ucap orang tersebut sembari menyodorkan sebuah gulungan surat.
Lalu ada seorang mentri yang mengambilnya.
"Salam yang mulia Harald yang besar dan agung saya kaisar sun Yun ingin meminta bantuan agar membinasakan sebuah kota yang berisi tiga golden emperor serta puluhan tingkat kaisar. Yang mana akan berbahaya bagi wilayah kita. Dan aku harap permusuhan di antara kita berakhir dengan surat ini" ucap sang mentari membaca surat dari kaisar sun Yun.
"Itu adalah ancaman yang lumayan serius di mana aku hanya memiliki satu golden emperor di kekaisaran ku serta empat silver emperor dan lima belas ranah kaisar. Jika aku tidak membinasakan mereka maka itu akan menjadi bom waktu untuk ku" gumam kaisar Harald.
Kaisar Harap memiliki wajah yang mulus tanpa kumis maupun brewok namun wajahnya penuh dengan tato tato simbol aneh yang terlihat sangat mengerikan. Serta rambut yang berwarna hitam pekat panjang membuat dirinya terlihat seperti iblis.
"Kirim jendral Ivar, dan jenderal Ubba serta wakil jendral Paklo dan Gokil. Suruh mereka membawa 5000 pasukan di ranah master serta bawa lima pemimpin batalion. Kirim mereka ke kekaisaran Nurwe" teriak kaisar Harald.
"Siap yang mulia" jawab para mentri dan petinggi sembari berlutut lalu mereka pergi dengan cara jalan jongkok.
"Saat pasukan sun Yun melemah maka aku akan menyerang pasukannya dengan begitu aku akan mendapatkan dua burung dengan satu batu" gumam kaisar Harald sembari menggenggam tangannya.
...****************...
Sementara itu di aula kekaisaran Gong terlihat kaisar sun Yun sedang jalan mondar mandir dan ia terlihat sangat khawatir.
"Aku tau kalau kaisar setan itu akan mengkhianati ku. Dan aku harus harus membuat sencana lain. Dan ku harap kaisar Maja akan menerima undangan ku" gumam kaisar sun Yun sembari mondar mandir.
"Ayah kenapa kau terlihat sangat khawatir" tanya putri Elie.
"Bagaiman aku tidak khawatir selagi posisi ku terancam!" teriak kaisar sun Yun.
"Kau jangan jadi bodoh memang kau kira orang yang bisa menipuku itu sangat ceroboh. Dia merupakan orang yang kuat mana mungkin dia meninggalkan rumah nya tanpa penjagasedikit pun" jawab kaisar sun Yun yang terlihat sangat marah.
"Terserah saja yang penting aku sudah memberikan saran. Itu terserah dirimu saja" ucap putri Elie sembari memalingkan wajahnya dan pergi.
"Dasar anak bodoh jika saja kau tidak menghina putri ketua sekte Red fiyer maka hal buruk ini tak akan terjadi" gumam kaisar sun Yun yang terlihat sangat amat marah hingga membuat wajahnya merah serta urat urat wajahnya menonjol.
...****************...
Di aula kekaisaran Otman terlihat semua orang sedang duduk di sebuah meja beralaskan bantal untuk mereka duduk.
"Hasil tani tahun ini sangat bagus kita bisa memberikan rakyat makanan selama dua tahun ke depan" ucap seorang mentri.
"Kau benar selain itu hasil dari para petani juga sangat bagus mereka telah mengumpulkan 6 ton ikan asin yang siap di kirim ke kekaisaran Nurwe" ucap seorang mentri.
Terlihat seorang lelaki yang berjalan ke arah tempat kaisar dan para mentri berkumpul.
"Salam tugut Bey. Saya menerima surat dari kaisar sunyun kekaisaran Gong" ucap laleki tersebut sembari menaruh tangan kanan nya ke dada sebelah kiri sembari menunduk.
"Tolong bacakan" ucap kaisar Turgut dengan suara yang terdengar besar bercampur serak.
"Salam kaisar Turgut saya adalah kaisar sun Yun dari kekaisaran Gong ingin meminta bantuan anda. Karena di wilayah saya ada sebuah kota yang memiliki kekuatan yang lumayan besar mereka memiliki tiga golden emperor serta puluhan ranah kaisar. Saya harap anda mau membantu saya karena jika tidak kekaisaran kita akan terancam." ucap salah satu mentri membacakan surat dari kaisar sun Yun.
"Hahahaha sudah empat puluh tahun aku menjabat sebagai kaisar menggantikan posisi ayah ku dan baru kali ini musuh yang selalu mengambil wilayah ku meminta bantuan. Walaupun tidak ada sekutu lain aku tidak sudi membantu kekaisaran yang akan runtuh itu. Goran tolong bawa 25.000 pasukan ke ibu kota kerajaan endul. Aku bisa merasakan aura baru dari sana" ucap kaisar Turgut sembari tersenyum.
"Aku akan pergi ke sana kesana sekarang. Gundof kau ikut aku" ucap kaisar Turgut sembari berdiri.
Terlihat sosok yang gagah saat kaisar Turgut berdiri dimana brewok yang sepanjang dada membuat ia terlihat seperti seorang pemimpin yang sangat adil dan perkasa serta senyumanya membuat orang yang melihatnya ikut bahagia.
Lalu kaisar Turgut terbang keluar aula dengan kecepatan tinggi di ikuti gundof jenderal utama kekaisaran Otman yang berada di ranah golden emperor.
...****************...
Keesokan harinya.
Terlihat sebuah cahaya yang memancar dari batu yang di pecahakan oleh Asep.
"Apa dia akan datang. Aku sudah tidak sabar ingin bertarung dengan nya" ucap kaisar Nurwe.
"Kau sabar saja kak dia akan segera datang" jawab Asep.
Seketika muncul sebuah cahaya emas pertanda naik ranah dari arah hutan.
...****************...
Bersambung.