King System

King System
Episode 136



"Kevin telah mati" ucap niana yang tiba tiba jatuh tersungkur.


Terlihat Qi yu, Chen yu, dan Bogu yu bersujud di hadapan abu tubuh Kevin sembari menangis.


"Maafkan bawahan ini yang bodoh, maafkan lah kami" teriak Qi yu dengan terisak Isak.


"Aku Bogu yu tidak pernah membantu anda seharusnya saya yang ada di situ bukan anda" teriak Bogu yu.


"Baru bertemu beberapa bulan kini maki yang telah mengingkari janji kami pada leluhur kami semua pantas mati" teriak Chen yu.


"Kita baru bertemu beberapa hari tapi aku tau kita memiliki ikatan yang lebih kuat daripada itu" ucap kaisar Junet sembari meneteskan air mata.


"Aku juga begitu kami hanya bertemu dengan nya hanya sebentar tapi saat ia pergi aku merasa seperti kehilangan sesuatu yang sangat penting dalam hidup ku" ucap kaisar Turgut sembari menangis.


Terlihat pasukan salah satu sekte suci turun dari langit.


"Maafkan saya karena kami terlambat ketua sekte" ucap lelaki yang memimpin ratusan ribu pasukan sembari bersujud ke arah Qi yu di ikuti seluruh prajurit nya.


"Dasar bodoh kenapa kau ke sini!.." teriak Qi yu sembari menendang pemimpin dengan sangat keras hingga membuatnya terpental sangat jauh.


"Mohon maafkan kesalahan kami ketua sekte kami mohon maafkan kesalahan kami" ucap para prajurit sembari membenturkan kepala mereka ke tanah.


"Kakek yu kenapa kau menangis" tanya Eira yang berada di atas ranjang.


"Tidak ada apa apa saya hanya merasa senang melihat Eira senang" jawab tetua Yen sembari tersenyum namun ia tak bisa menyembunyikan perasaannya dan seketika ia langsung menangis.


"Kakek Yen tenang saja papa baik baik saja dia akan segera kembali" ucap memeluk tetua Yen.


"Iya aku harap juga begitu" ucap tetua Yen.


...****************...


"Bawa seluruh armada kita besok kita akan melakukan pembantaian untuk membalas kematian tuan muda" ucap Qi yu sembari menghapus air matanya.


...****************...


Keesokan harinya terlihat ratusan ribu pasukan bersenjata sedang berbaris di depan gerbang kota Guang.


"Aku akan mengajak kalian untuk memusnahkan para bajingan yang telah membuat tuan muda sengsara. Jangan sisakan para prajurit kekaisaran Sulan!..." teriak Qi yu sembari mengangkat pedangnya ke atas langit.


"Yaaaa aa aaaaaaa aaa aaa aa aaaaaaaa aaaaaaa" teriak seluruh prajurit.


...****************...


Sementara itu di kamar niana.


Terlihat ia sedang duduk bengong ia terlihat seperti sedang depresi seakan ingin bunuh diri.


"Clak" suara gembok yang di buka.


Tiba tiba lemari baju yang berada di depan niana terbuka.


"Aduh petir itu sangat menyakitkan bahkan aku masih bisa merasakan nya sampai sekarang" ucap Kevin sembari membuka pintu lemari.


Terlihat Kevin keluar dari lemari dengan tubuh yang seperti terlahir kembali.


"Halo niana apa kau baik baik saja?" tanya Kevin.


"Kenapa rambut mu berantakan. Dan juga kenapa kau memiliki kantung mata apa kau tidak tidur semalam" tanya Kevin sembari membelai pipi niana dengan sangat lembut.


Seketika air mata niana menetes begitu saja dan ia langsung memeluk Kevin dengan sangat erat.


"Kau bodoh!..." teriak niana.


"Memang apa yang terjadi?" tanya Kevin.


"Kau membuat semua orang khawatir kami semua mengira kalau kau telah mati. Dan Tuan Qi yu membawa ratusan ribu pasukan untuk meratakan kekaisaran Sulan dan kekaisaran Gong." jawab niana sembari terus memeluk Kevin dengan sangat erat.


"Qi yu hentikan sikap ceroboh mu dan temui aku di kamar ku sekarang" ucap Kevin menggunakan telepati dengan wajah serius.


...****************...


Singkat cerita.


"Jadi begitu anda tidak mati namun yang mati adalah bayangan anda saja" ucap Qi yu.


"Sebenarnya aku selamat gara gara system dia memindahkan aku ke ruang bawah tanah di waktu yang tepat" gumam Kevin.


"Sekarang aku yang ingin bertanya sebenarnya kalian ini siapa di benua ini" tanya Kevin sembari duduk di atas ranjang.


"Maafkan kami karena sebelumnya kami tidak memberitahu dulu. Aku adalah ketua sekte dari sekte suci bayangan putih yang berada di peringkat ke dua" jawab Qi yu.


"Saya adalah ketua sekte suci tombak emas peringkat tiga" Jawa Chen yu.


"Saya adalah ketua sekte suci tubuh amarah yang berada di peringkat empat." jawab Bogu yu.


"Kenapa kalian tidak memberitahu ku sebelumnya kalau kalian adalah ketua sekte dari tiga sekte suci" ucap Kevin.


"Ini semua perintah dari kepala keluarga yaitu kami di larang membantu tuan dengan pasukan kami hanya boleh membantu tuan hanya kami kecuali jika ada hal mendesak seperti ini" jawab Qi yu.


"Baiklah jika memang begitu" ucap Kevin.


"Tapi kita harus lebih berhati hati karena aku yakin kaisar Sulan memiliki virus berbahaya lainya yang ia simpan. Jadi lebih baik kita menunggu sembari meningkatkan kekuatan kita. Dan juga kekaisaran Sulan berada di bawah kendali sekte pedang suci yang mana mereka memiliki satu di ranah mahayana" ucap Kevin.


"Kita tidak akan mungkin bisa mengalahkan ranah mahayana. Jadi kita harus memakai jebakan. Kita akan mengambil wilayah kekaisaran Gong terlebih dahulu karena sebagian besar pendapatan kekaisaran Sulan berasal dari kekaisaran Gong untuk saat ini" ucap Kevin.


"Saat ini aku berada di rana silver emperor. Jadi aku kini memiliki kekuatan setara dengan golden emperor" gumam Kevin.


"Kita akan menyerang dalam waktu dua bulan lagi di saat jebakan ku siap" ucap Kevin sembari berjalan ke luar kamar.


"Aku akan membuat senjata yang sangat kuat dan berfaedah" gumam Kevin sembari berjalan ke kamar niana.


"Clik" suara Kevin membuka pintu.


Terlihat kaisar Turgut sedang menyisir rambut niana.


"Salam semuanya" ucap Kevin.


Seketika niana dan kaisar Turgut menoleh ke arah Kevin.


"Kevin" ucap niana yang tiba tiba berdiri.


"Apa yang kau ingin kan pergi ke kamar putri ku?" tanya kaisar Turgut.


"Aku ingin memberikan sesuatu padanya" jawab Kevin sembari berjalan ke arah niana.


Tiba tiba Kevin berlutut dan mengambil tangan niana.


"Cincin ini untuk mu" ucap Kevin sembari memakaikan cincin ke tangan niana.


"Apa kau ingin menikahi putri ku" tanya kaisar Turgut.


"Biarkan aku jujur sebenarnya kami telah menikah. Namun jika kau mau mengadakan upacara pernikahan di dunia ini maka aku akan setuju" jawab Kevin sembari berdiri.


"Tunggu kapan kalian menikah" tanya kaisar Turgut.


"Pada saat kami pingsan" jawab Kevin.


Tiba tiba niana mencium bibir kevin dan dia pun berlari keluar dengan sangat bahagia.


"Maaf kan aku aku tidak melakukan itu dengan sengaja. Niana yang mencium ku" ucap Kevin.


Setelah itu Kevin dan niana pun melakukan upacara pernikahan di dunia nyata.


...****************...


Bersambung.