
"Bunuh dia..!" teriak nenek yang sebelumnya.
Seketika ratusan orang yang terdiri dari berbagai kultivator Kuta menyerang Kevin secara bersamaan, mereka melompat ke arah Kevin dengan mengarahkan senjata yang berbeda-beda.
"Duuuuaaaaar..!" suara ledakan yang muncul saat ratusan orang itu mendekati Kevin.
Terlihat ratusan orang yang sebelumnya beterbangan layaknya salju yang turun dari langit.
"Semuanya mundur, dia berada di ranah Mahayana. Biarkan para tetua yang melawan mereka kalian semua mundur!" teriak seorang pria yang tengah duduk di atas singgasana paling tinggi di antara singgasana yang lainya.
Pria itu mengenakan topeng berwarna hitam serta memakai penutup kepala layaknya seorang biarawan.
Kemudian 2 orang di samping pria sebelumnya meluncur ke arah Kevin dengan mengarahkan senjata mereka yaitu katana yang memancarkan aura berbeda-beda.
Di samping kiri pedang katana miliknya mengeluarkan aura berwarna merah serta mengeluarkan percikan api, di bagian kana mengeluarkan aura berwarna biru dan juga mengeluarkan percikan petir yang tidak terlalu sering muncul.
"Kalian ingin mengalahkan ku hanya dengan jumlah sedikit seperti ini, kalian hanya membuang-buang waktu ku" ucap kevin sembari mengeluarkan sebuah ranting lalu ia menebaskan ranting itu ke arah dua orang yang meluncur ke arahnya.
Mengakibatkan tubuh kedua orang itu terbelah tidak hanya itu penutup kepala yang di pakai pria yang duduk di singgasana tertinggi yang tak lain adalah pemimpin keluarga Oda. penutup kepala itu ikut terbelah hingga meninggal bekas sayatan besar di dinding belakang singgasana.
"Hanya segitu kemampuan kalian" ucap Kevin.
Terlihat semua orang di sana kecuali pemimpin keluarga Oda ketakutan hingga mereka jatuh tersungkur di atas tanah.
"Prok.. prok... prok..." suara tepuk tangan dari pemimpin keluarga Oda sembari ia berdiri lalu berjalan menuruni tangga.
"Apa niat ku datang ke sini?" tanya pemimpin keluarga Oda.
"Aku ingin berbicara empat mata dengan mu. Masalah ini sangat penting karena apa yang ingin bicarakan ini menyangkut tentang dunia kita saat ini" jawab Kevin.
Terlihat pemimpin keluarga Oda mengeluarkan aura miliknya mengakibatkan bawahannya jatuh tersungkur dan terlihat tertekan.
"Kau pikir dengan kekuatan sekecil ini dapat menaklukan ku" ucap Kevin.
Terlihat Kevin mengeluarkan auranya mengakibatkan bangunan itu hampir runtuh, tanah bergetar, pemimpin keluarga Oda terjatuh tersungkur di atas tangga.
Bawahan pemimpin keluarga Oda pingsan.
"Aku hanya mengeluarkan sedikit saja, namun kalian telah pingsan. Aku masih mengampuni kalian namun jika kalian masih bersikap seperti ini maka aku tidak akan segan lagi kepada kalian. Apa kalian mengerti..!" teriak Kevin sangat keras membuat semua monumen, patung, serta singgasana di tempat itu hancur menjadi reruntuhan yang berantakan.
...****************...
Di tempat Yu Zhong.
"Aku akan memikirkan nya, karena ini masalah tentang kesetiaan. Aku tidak ingin menjadi orang yang jahat, jika kalian bisa mengalahkan aku maka aku akan setia dan tunduk kepada kalian. Namun jika aku menang maka kalian harus membantu ku tanpa imbalan sepeser pun, apa kalian menyetujui apa yang ku katakan?" ucap Wei dong.
"Baiklah kita ganti saja bagaimana. Jika kau bisa menahan satu pukulan ku maka kami bersedia membantu tanpa mendapat imbalan sedikitpun" jawab Yu Zhong.
"Dia keliatan lemah, aku tidak bisa melihat ia berada di ranah apa. Dan juga aku tidak melihat ada aliran Qi dalam tubuhnya ini adalah tantangan yang sangat mudah dan aku tidak perlu lagi mengeluarkan uang" gumam Wei dong.
"Baiklah aku setuju, cepat pukul aku aku akan menahannya" jawab Wei dong.
Tanpa aba-aba seketika yu Zhong memukul wajah Wei dong.
"Kecepatan apa ini, tubuh ku tidak bisa mengimbanginya. Jika begitu aku akan menahannya saja walau menggunakan wajah ku yang berharga" gumam Wei dong.
...****************...
Dua jam kemudian.
"Hei... hei.. bangun" terdengar suara Yu Zhong.
"Apa yang terjadi" ucap Wei dong sembari perlahan membuka mata.
Lalu ia melihat Yu Zhong dan Dujuan tenaga jongkok di dekatnya serta yu Zhong tegah menampar nampar pipi Wei dong dengan pelan.
"Hei kau telah pingsan selama 2 jam. Kau menyusahkan kami, ku pikir kau sangat kuat oleh karena itu aku menggunakan 2 persen kekuatan ku. Tidak ku sangka dengan kekuatan itu hidung ku hancur serta gigi mu ada yang copot. Ya tidak banyak mungkin ada 10 atau lebih" ucap Yu Zhong.
"Apa wajah ku hancur..!" teriak Wei dong yang terlihat sangat terkejut ia bergegas mencari cermin untuk melihat wajah nya.
...****************...
Beberapa menit kemudian.
Terlihat Wei dong tengah duduk di kursi sembari menangis.
"Tenang lah itu hanya wajah, nanti juga sembuh jangan khawatir" ucap Yu Zhong sembari menepuk-nepuk pundak Wei dong sembari menahan tawa.
"Berhentilah menangis kau itu adalah seorang pria bahkan kau juga seorang tuan muda keluarga Wei tidak pantas untuk mu menangis seperti bayi, itu hanya wajah tidak penting Yu Zhong hanya memukul wajah saja tidak merusak kultivasi mu. Lagi pula kau telah menyetujui hal ini" ucap Dujuan sembari mengunyah makanan.
"Tenang saja Kevin akan membantu mu, dia adalah seorang aklemis sekaligus dokter, aku yakin dia pasti bisa mengubah wajah mu kembali seperti semula kau jangan khawatir" ucap Yu Zhong sembari berdiri lalu meminum air putih.
"Kapan dia akan datang, aku tidak ingin keluar dengan keadaan ini" ucap Wei dong sembari mengusap ingus nya ke pakaian Yu Zhong.
"Hei itu menjijikan..!" teriak Yu Zhong sembari memukul kepala Wei dong menggunakan piring.
"Crang...!" suara piring yang pecah.
"Jika ingin membunuh ku maka cepat bunuh saja, jangan kau rusak fisik ku!" teriak Wei dong sembari menangis.
"Kevin akan datang sebentar lagi, kami yakin dia akan segera tiba, sekarang lebih baik kau diam dan jangan menangis kaki bisa saja memotong ******** mu karena kesal kau menggangu aku sedang makan cepat berhenti, berhentilah dasar kau babi" ucap Dujuan sembari melempar Wei dong menggunakan sumpit.
"Ibu anak mu di bully oleh meraka tolong aku ibu" gumam Wei dong.
"Clak..!" suara pintu yang di buka.
Terlihat Kevin masuk ke dalam.
"Aku akan mengembalikan wajah mu seperti semula dengan satu syarat" ucap Kevin.
"Syarat apa, aku akan melakukan nya apapun itu" jawab Wei dong yang terlihat bersemangat.
"Aku ingin kau menceritakan sejarah keluarga Wei kepada ku, selain itu kau juga harus menceritakan apa yang sedang terjadi berikan informasi yang kau ketahui tentang keluarga Wei kepada mu, maka aku akan membuat wajah mu lebih tampan dari yang sebelumnya" ucap Kevin sembari berjalan mendekati meja makan.
"Baiklah aku akan melakukan itu" jawab Wei dong yang terlihat frustasi.
...****************...
Beberapa menit kemudian.
Wajah Wei dong telah kembali seperti semula.
"Keluarga Wei di dirikan 450 tahun yang lalu, pendiri pertama adalah Wei long, ia berada di ranah Mahayana bintang tiga. Kekuatan nya saat itu setara dengan kepala keluarga ke 15 keluarga Yu ya itu yu gong. Pemimpin keluarga saat itu hidup selama 250 tahun dan memimpin keluarga selama 100 tahun" ucap Wei dong.
"Lalu pemimpin kedua di pilih ia bernama Wei can, dia memimpin selam 50 tahun ia meninggal karena perang saudara, Lalu pemimpin ketiga Wei Wang ia memimpin selama 250 tahun ia tidak mati namun ia pergi ke alam suci dan yang terakhir dan saat ini adalah kakek ku Wei Lang" ucap Wei dong.
"Dan saat ini tengah terjadi konflik antar keluarga karena kakek ku sekarang sangat lemah karena sebuah racun yang di berikan oleh penghianat, saat ini kakek ku hanya bisa diam berbaring di atas ranjang. Bahkan berbicara saja tidak bisa aku ingin meminta bantuan kalian untuk membunuh penghianat itu dan menyembuhkan kakek ku" ucap Wei dong.
"Bukanya kau mengatakan jika kau ingin menjadi pemimpin keluarga Wei, kenapa sekarang berbeda" tanya yu Zhong.
"Apa artinya jika menjadi pemimpin keluarga namun kakek ku menderita, aku tidak ingin itu terjadi karena aku dan kakek sangat dekat. Aku hanya ingin kakek ku sembuh" jawab Wei dong.
"Kau sudah mengetahuinya apa yang harus kau bayar untuk menyewa kami" ucap Kevin.
"Aku akan menyerahkan kesetiaan ku kepada kalian, aku akan memberikan nya bahkan jika nyawa ku sebagai taruhannya aku akan memberikannya. Karena jika paman ku yang menjadi pemimpin keluarga maka keluarga Wei akan benar-benar hancur. Aku tidak ingin hal itu terjadi aku mohon pada kalian bantu lah aku" ucap Wei dong sembari bersujud ke arah Kevin sembari menangis.
...****************...
Bersambung..