
Keesokan harinya.
Terlihat segerombolan orang sedang berbaris di alun alun kota. Terlihat kevin paman Qiu gusmo dan mugi sedang berdiri di hadapan kerumunan itu.
"Baiklah aku akan bertanya apa kalian siap untuk seleksi" tanya kevin degan suara yang lantang.
"Kami siap".
"Hmm mereka berjumlah lebih 1000 orang" gumam kevin.
"Baiklah siapa yang merasa berada di ranah penguatan tubuh atau di atasnya berbaris di samping kiri ku" ucap kevin dengan suara yang lantang.
Beberapa menit kemudian.
"Apa mereka akan langsung menjadi prajurit"
"Wah sayang sekali apa kita gagal"
"Kalian tenang dulu" teriak kevin.
"Hmm mereka berjumlah 246 orang 150 di ranah penguatan tubuh dan 50 orang berada di ranah pengumpulan Qi dan 44 orang berada di ranah prajurit dan dua orang di ranah master" gumam kevin.
(Manusia yang berada di ranah penguatan tubuh bintang satu setara dengan dua orang dewasa dengan dan setiap naik bintang akan bertambah dua kali. Jadi manusia di ranah penguatan tubuh bintang tiga sama dengan 8 orang dewasa.
Ranah penguatan tubuh\= dua orang dewasa di kali dua setiap naik bintang.
pengumpulan Qi\= 5 orang dewasa di kali dua setiap naik bintang.
prajurit\=20 orang dewasa di kali dua setiap naik bintang.
master\= 100 orang dewasa di kali dua setiap naik bintang.
grand master \= 1000 orang dewasa di kali dua setiap naik bintang.
guru\= 100.000 orang dewasa di kali dua setiap naik bintang.
tetua\=500.000 orang dewasa di kali dua setiap naik bintang.
jenderal\= 1juta orang dewasa di kali dua setiap naik bintang.
raja\= 50 juta orang dewasa di kali dua setiap naik bintang.)
"Ujian pertama adalah berkeliling kota 10 kali putaran" ucap kevin.
"Siap".
"System apa kau ada alat seperti barbel" gumam kevin.
[Tuan dapat membeli formasi penekan atau gelang penekan.
Gelang penekan bisa tuan atur berat dan ringan nya.]
"Baiklah aku beli 246 gelang penekan" gumam kevin.
[Transaksi berhasil 246 buah gelang penekan seharga 1000 coin jiwa per buah total 246.000 coin jiwa ]
"Paman Qiu berikan gelang ini kepada orang di samping kiri ku" ucap kevin.
"Siap tuan" jawab paman Qiu.
Setelah itu kevin mengatur berat gelang tersebut.
"Baiklah untuk orang di ranah penguatan tubuh aku menambahkan 50 kilo dan pengumpulan Qi 100 kilo dan prajurit 500 kilo dan master 1000 kilo" gumam kevin.
"Baiklah gusmo mugi pimpin mereka aku dan paman Qiu akan memantau dari atas" ucap kevin.
"Baiklah ayo ikuti aku" teriak gusmo.
Kemudian mereka pun mulai berlari. Terlihat kevin dan paman Qiu sedang terbang di atas kota
"Semuanya berlari jangan ada yang berhenti" teriak kevin dari atas.
"siap"
"Oh iya system untuk apa kunci yang kau bilang kemarin" gumam kevin sembari terus mengawasi.
[Kunci itu berguna untuk memasuki makam. Jadi setiap tuan mendapat dukungan atau ada suku atau klan yang tunduk pada tuan maka tuan akan mendapat kunci makam.
Saat ini tuan telah mendapat satu dukungan suku tuan hanya perlu mengumpulkan tiga suku lagi maka tuan dapat di promosikan menjadi raja sampah tingkat 2]
"Tunggu apa maksudnya raja sampah" gumam kevin.
[Saat ini tuan berada di tingkat raja sampah dan tuan bisa meningkatkan level raja dengan cara mengumpulkan pendukung suku,klan,sekte,perguruan,kerajaan dan kekaisaran]
"Oh jadi begitu tapi apa keuntungan meningkatkan level raja" gumam kevin.
[Tuan harus meningkatkan level raja terlebih dahulu]
"Paman kau urus sisanya aku ingin menemui paman gusi" ucap kevin.
"Siap tuan tenang saja" jawab paman Qiu.
"Saat ini aku harus menyiapkan pertanian dan perkebunan agar aku bisa melepaskan putih lebih cepat" ucap kevin sembari turun ke istana.
"Paman gusi apa kau sudah mengumpulkan semua warga di tanah kosong" tanya kevin.
"Sudah tuan" jawab gusi.
"Baiklah ayo kita ke sana" ucap kevin.
(Jadi kota godi itu di bagi menjadi empat yaitu area pemukiman area perkebunan,pertania dan peternakan serta area militer)
...****************...
Di lahan tempat lahan yang sangat luas di sana terlihat semua warga telah berkumpul.
"Baiklah kalian semua adalah sisa warga yang belum memiliki pekerjaan. Sekarang aku akan memerintahkan kalian untuk menanam pohon buah serta padi gandum dan lainya" ucap kevin.
"Nah ambil ramuan pengubur ini tugas pertama kalian adalah mencampur ramuan ke dalam air lalu kalian siram seluruh tanah kosong itu" ucap kevin sembari menunjuk ke arah lahan kosong yang sangat luas.
"Siap tuan".
"System aku ingin membeli formasi penumbuh" gumam kevin.
[Formasi penambahan seharga 100.000 coin jiwa formasi ini berguna untuk mempercepat pertumbuhan tanaman dan membuat tanaman menjadi sehat dan terlindungi oleh hama serta buah nya akan menjadi sangat segar dan enak]
Selagi warga sedang sibuk menyiram tanah terlihat kevin bolak balik untuk menaruh batu formasi.
"Akhirnya selesai" ucap kevin sembari duduk.
"Aku ingin menanam semua tanaman dan juga buah buahan" gumam kevin.
Beberapa jam kemudian.
Terlihat warga sudah berkumpul sembari duduk di tanah.
"Apa kalian sudah lelah" tanya kevin.
"Belum"
"Baiklah aku akan memberikan tugas kedua yaitu menanam benih pohon buah apel,mangga, semangka, rambutan dan lain lain" ucap kevin.
Kemudian kevin membagi tanah menjadi 8 bagian dan dia memberi nama di setiap tanah yang ia bagi.
"Baiklah sekarang kalian tanam bibit bibit pohon ini di tempat yang ku tandai" ucap kevin.
Ya dan mereka melakukan apa yang di perintahkan kevin.
Setelah itu kevin pergi meninggalkan mereka dan ia pergi ke tempat paman Qiu.
"Huh sungguh melelahkan" ucap kevin sembari duduk di atas pedang terbang.
"Paman sudah berapa putaran" tanya kevin.
"Ini putaran terakhir" jawab paman Qiu.
"Berapa orang yang gugur" tanya kevin.
"Hampir setengah dari peserta" jawab paman Qiu.
"Berapa orang yang gugur dari orang yang berkultivasi" tanya kevin.
"Mereka belum ada yang gugur" jawab paman Qiu.
"Oh jadi begitu" ucap kevin.
...****************...
Saat di sore hari terlihat matahari mulai terbenam.
Di alun alun para peserta sudah berkumpul ada yang tertidur ada yang duduk ada juga yang masih berdiri tegak seakan tidak ada yang terjadi.
"Baiklah bagi yang gagal kalian boleh datang lagi taun depan tapi yang berhasil kalian datang lagi besok" ucap kevin.
"Siap"
"Jangan bersedih masih banyak pekerjaan yang lain di kota ini" ucap kevin.
...****************...
Bersambung