King System

King System
Perang 2



"Tunggu dulu orang itu terlihat familiar" gumam Hong sembari melihat ke arah paman Qiu.


"Oh iya dari pada mengorbankan nyawa mending kau memberikan naina kepadaku" ucap pangeran gery sembari melihat ke arah naina yang ada di atas benteng.


"Sepertinya kau cari mati" jawab kevin dengan wajah marah.


"Kenapa apa kau ingin membunuh ku. Oh bagai mana jika kita duel yang menang akan mendapat nana" ucap pangeran gery dengan wajah meledak.


"Cuar"


"Aku peringatkan kali ini aku hanya memotong daun telingamu tapi selanjutnya aku akan membunuh mu" ucap kevin yang tiba tiba sudah berada di belakang pangeran gery sambil memegang daun telinga di tangan kirinya dan di tangan kanannya memegang pedang.


"Pasukan bunuh mereka" teriak pangeran gery sembari menangis telinganya yang terus mengeluarkan darah.


"Paman kau urus si botak itu tapi jangan di bunuh" ucap kevin.


"Siap" jawab paman Qiu.


"Semuanya serang" teriak kevin sembari berlari ke arah musuh.


"Orang orang ini kebanyakan berada di ranah pengumpulan Qi dan yang paling tinggi ada di ranah prajurit" gumam kevin sembari terus berlari.


"Seribu pedang" ucap kevin diikuti pedang bayangan yang muncul di belakang kevin.


"Oh iya aku kan ada jurus tubuh pengganda" gumam kevin.


"System bagai mana cara kerja tubuh pengganda" tanya kevin sembari terus melawan musuh.


[Jurus tubuh pengganda mirip seperti seribu bayangan di Naruto tapi jika tuan memakai jurus tersebut bayangan yang tuan buat hanya akanemiliki setengah dari kekuatan yang tuan miliki]


"Oh jadi begitu" ucap kevin.


"Pedang gila" ucap kevin.


Dalam seketika pedang bayangan milik kevin yang berjumlah puluhan itu mendekat dan melingkar di dekat tubuh kevin.


Lalu pedang itu berputar sangat cepat layaknya gangsing. Saking cepatnya pasir debu yang berada di tanah juga ikut terangkat mengakibatkan angin topan.


...****************...


sementara itu di tempat gusmo.


"Apa hahahah saatnya kalian mati hahaha" teriak gusmo sembari memegang kepala musuh di tangan kirinya dan ia terus menebas musuh menggunakan tangan kanan.


...****************...


Di tempat mugi.


"Auuuuuuuuuuuu"


"Kalian berani menyinggung tuan ku maka kematian yang akan datanga" ucap mugi sembari memegang musuh yang telah menjadi keriput karena racun.


...****************...


Di tempat paman Qiu.


"Kapan aku bisa berperang" ucap paman Qiu sembari duduk di atas perut Hong yang sudah pingsan di tanah karena setiap tulangnya hancur. Di sampingnya terlihat pangeran gery yang terikat sambil menangis.


Singkat cerita.


Pada akhirnya hanya tersisa ratusan orang saja dari prajurit musuh dan mereka telah menyerah.


Terlihat semua tawanan perang sedang jongkok di depan gerbang kota.


"Apa kalian benar benar menyerah" tanya kevin dengan baju yang penuh darah.


"Iya tuan kami menyerah"


"Baiklah jika dari kalian ada yang mengatakan kejujuran maka akan ku beri hadiah 10 coin emas" ucap kevin sembari memegang kantong.


"Saya tuan" ucap seorang lelaki bertubuh besar.


"Ya cepat beritahu" ucap kevin.


"Raja kami adalah raja yang lemah karena ia tidak bisa berkultuvasi" ucap lelaki itu.


"Pergi dari sini ku hitung sampai sepuluh jika tidak anak yang di atas benteng akan menembak" ucap kevin.


"Satu"


Terlihat pria itu langsung berlari sangat cepat.


Belum sampai hitungan kedua pria itu sudah masuk ke dalam hutan.


"Baiklah aku bosan kalian boleh pergi. Dan sampaikan bahwa pangeran di tawan dan raja harus memberikan 100.000 ribu coin emas" ucap kevin.


"Aku akan memberi waktu satu minggu jika lewat dari itu maka pangeran tampan ini akan menjadi cacat" ucap kevin.


"Siap tuan"


Kemudian mereka pun berlari.


[Tuan gusmo mugi dan Qiu siap untuk naik ranah]


"Baiklah tingkatkan mereka" ucap kevin.


[Memotong 3 kristal sihir]


Seketika tubuh mereka bertiga mengeluarkan cahaya yang sangat terang kemudian mereka duduk sila di tanah.


"Tuan apa yang terjadi pada mereka" tanya naina yang baru tiba.


"Oh begitu" ucap kevin.


"System apa aku bisa membangkitkan 9000 orang lebih ini" gumam kevin.


[Bisa tapi lebih baik tuan membunuh Hong lalu membangkitkan nya setelah itu tuan menjadikan 9900 mayat itu menjadi bahan peningkat prajurit mayat hidup tuan]


"Oh jadi begitu" ucap kevin.


"Cuek"


Kevin pun menusuk pedangnya ke arah leher Hong yang sudah terkapar di tanah.


"Bangkitkan" ucap kevin.


Seketika muncul aura hitam dari mata dan tangan kevin.


Kemudian Hong pun bangun dengan tubuh yang sehat seperti semula.


Melihat hal itu gery langsung menangis karena ketakutan.


Lalu kevin mengeluarkan semua pasukan mayat hidup miliknya.


"Tingkatkan" ucap kevin.


Kemudian mayat mayat yang berceceran di tanah dalam seketika menghilangkan. Laku tiba tiba prajurit mayat hidup kevin mengeluarkan cahaya dari mata mereka.


Beberapa menit kemudian.


[Selamat 2000 prajurit mayat hidup tuan telah meningkat menjadi prajurit bintang tiga dan pemimpin bandit menjadi master. wong menjadi grand master. Serta prajurit baru berada di ranah jenderal bintang tiga]


"Wah bagus sekali" ucap kevin.


[Silahkan beri nama prajurit bari anda]


"Botak mulai sekarang nama mu botak" ucap kevin sembari memegang kepala jenderal hong.


Terlihat paman Qiu gusmo dan mugi mulai mengeluarkan cahaya.


"Wah sekarang aku berada di ranah raja" ucap paman Qiu.


"Iya aku juga naik ke ranah guru" ucap gusmo.


"Aku juga telah menjadi jenderal" ucap mugi.


"Selamat oh iya itu kuda kuda yang masih hidup tolong di kumpulkan dan bawa ke kandang" ucap kevin.


"Siap" jawab mereka.


"Cih liat saja kau raja jian berani mengusik ku" gumam kevin.


"Naina apa kau mengenal gery" tanya kevin.


"Kenal karena kami pernah bertemu sebelumnya saat dia main ke kota ini" jawab naina.


"Oh jadi begitu" ucap kevin.


"Hei kenapa kalian tidak keluar" teriak kevin.


"Ah maaf tuan" ucap gong muncul dari bayangan gery.


"Gong bawa sampah ini ke penjara bawah tanah" ucap kevin.


"Siap tuan" jawab gong.


"Naina aku lapar maukah kau memasak untuk ku" tanya kevin.


"Baiklah aku akan memasak" jawab naina.


Lalu naina pun pergi.


"Yah semoga saja nanti ada hujan jika tidak tanah ini akan terus berwarna merah" ucap kevin.


"Dah lah nanti saja memikirkan itu lebih baik aku mandi" ucap kevin sembari berjalan masuk ke kota.


"Bang kevin mana hadiah kami" teriak Rein dari kejauhan.


"Duh aku lupa soal mereka. Apa yang harus ku berikan pada mereka" gumam kevin.


"Ah mending kasih cincin ruang saja" ucap kevin.


"Bang kevin man hadiah kami" tanya rein.


"Nah ambil cincin ruang ini" ucap kevin.


"Wah terima kasih bang" ucap Rein sangat senang.


"Terima kasih" ucap rina.


"Sekarang kalian mandi kalian sangat bau" ucap kevin.


"Yang bau itu kamu" ucap Rein.


"Ya sekarang aku tinggal menunggu pesanan ku datang" ucap kevin.


...****************...


Bersambung.