King System

King System
Episode 257 kemarahan tidak bisa di tahan



"Kau perintahkan para prajurit untuk mundur, aku akan melawan orang itu aku penasaran siapa yang di kirim oleh si pengecut raja Zong. Kau beritahu kepada yang mulia raja jika kerajaan suan masih memiliki petarung sekuat Luan sun" ucap seorang pria yang memiliki kepala botak, serta terlihat luka goresan yang besar dari dahi hingga ke pipi kanan.


"Aku akan memberikan mu pelajaran yang tak akan kau lupakan hingga akhir hayat mu" ucap pria itu.


"Siap jenderal bawahan izin undur diri" ucap prajurit yang ada di sampingnya.


...****************...


Sementara itu di atas benteng kota bjuan terlihat Kevin dan Luan sun tengah melayang melihat apa yang di lakukan Dujuan.


"Bagaimana bisa Dujuan memiliki roh penjaga naga, dan juga rambutnya putih aku hanya seorang anak dari bangsawan biasa bahkan ayahnya hanya pangeran yang di katakan sebagai anak haram" ucap Luan sun yang terlihat sangat terkejut akan perubahan Dujuan.


"Dia adalah seorang dari keluarga yu, dia memiliki darah murni naga yang mengalir dalam dirinya. Kau tak akan bisa melihat potensi nya di masa depan, seharusnya kau bangga dengan dirinya" ucap Kevin.


"Lalu siapa diri mu, kenapa kau bisa berada di kekaisaran timur keluarga mu berada di kekaisaran barat. Apa yang ingin kau lakukan di kerajaan ku" ucap Luan sun dengan nada tegas.


"Niat ku tidak buruk, aku hanya ingin membantu kalian setelah ini aku akan membawa Dujuan untuk berkeliling dunia karena aku perlu seorang pemandu" jawab Kevin.


"Siapa nama mu?" tanya Luan sun.


"Kau belum layak mengetahuinya, diri mu belum yakin dengan ku aku dapat melihat bahwa ada keraguan yang sengat besar. Aku hanya akan memberitahu bahkan jika satu dunia ini melawan ku mereka semua tidak akan bisa" ucap Kevin.


"Kau hanya perlu tau bahwa putra mu aman bersama ku" ucap Kevin.


"Bagaimana aku yakin dengan orang yang belum pernah aku temui, dan tiba-tiba ia ingin membawa putra ku" teriak Luan sun.


"Apakah kau tidak ingin putra mu hidup dengan aman. Di keluarga yu saat pelantikan kepala keluarga ada ritual yang bernama ritual darah. Setiap orang keluarga yu harus memberikan darah mereka dengan suka rela. Namun jika mereka menolak maka nyawa mereka akan di ambil" ucap Kevin.


"Apa maksud dari perkataan mu itu..!" teriak Luan sun.


"Saat ini ketua sekte sementara hampir siap menjadi seorang pemimpin, saat umurnya mencapai 25 tahun maka ia akan di Lantik sebagai kepala keluarga yang baru. Dan sudah ku pastikan saat itu terjadi anak mu akan di bunuh karena dia berasal dari keluarga inti namun ia di sembunyikan" jawab Kevin.


"Diri mu tidak perlu mengetahui banyak hal, yang perlu kau ketahui hanya satu yaitu putra mu aman bersama ku" ucap Kevin.


"Bagaimana aku yakin dengan anak kecil seperti mu, bagaiman aku yakin kau bisa melindungi putra ku sedangkan kau tidak memiliki kultivasi" ucap Luan sun.


"Aku juga heran kenapa aku dapat terbang dan membuat mu melayang" ucap Kevin.


"Kaki mu akan ku kembalikan lagi, saat putra mu berhasil membunuh orang yang telah mengambil kaki ku itu" ucap Kevin.


"Dia akan mati, orang yang ku lawan berada di ranah silver emperor bintang tiga, aku saja kalah bagaimana dengan Dujuan ia hanya berada di ranah penguatan jiwa dan roh" ucap Luan sun yang terlihat takut dan khawatir.


...****************...


Sementara itu di tempat Dujuan, di mana awan berkumpul tempat yang yang terlihat mengerikan.


Terlihat Dujuan tengah melempar petir ke arah prajurit musuh dengan ekspresi wajah yang terlihat mengerikan layaknya singa yang tengah marah, kayakanya serigala yang ingin memakan mangsa.


"Wah tidak ku sangka orang dari keluarga yu membantu kerajaan suan yang berada di kekaisaran timur, apa kau tidak takut di bunuh karena melanggar batas wilayah antar empat kekaisaran" ucap pria botak yang sebelumnya.


Seketika Dujuan langsung menoleh ke arah pria tersebut secara tiba-tiba.


"Aku adalah jenderal Zong dari kerajaan Sundang, aku yang mengambil kaki jenderal Luan sun dari kerajaan suan" jawab pria itu alias jenderal Zong.


Tanpa berkata-kata apapun seketika Dujuan langsung menikam dada jenderal Zong menggunakan belati berbentuk petir.


"Kenapa kau bisa secepat ini, aku bahkan belum berkedip" ucap jenderal Zong dengan terbata-bata karena darah terus keluar dari mulutnya.


"Aku akan membuat mu mati tanpa jasad, aku akan membuat mu menderita hingga tidak ingin ada di dunia ini. Kau telah menyakiti ibu ku" ucap Dujuan.


"Lihatlah anak mu, dia membunuh jenderal Zong dengan mudah itu semua karena amarahnya. kekuatan terbesar Dujuan adalah amarahnya" ucap Kevin yang tiba-tiba muncul di belakang Dujuan bersama Luan sun.


Terlihat jenderal Zong menunjuk ke arah Luan sun, seketika ujung jari jenderal Zong mengeluarkan laser berwarna merah menyerang Luan sun.


"Cuma mainan" ucap Kevin sembari tersenyum.


Saat laser itu hampir mengenai Kevin seketika laser itu menghilang layaknya di hisap.


"Bagaimana bisa laser itu dapat membuat tubuh prajurit ku menjadi abu dalam sekejap, tapi laser itu hilang saat mendekati orang ini. Sepertinya aku telah meremehkannya" gumam Luan sun yang terlihat terkejut.


"Bruk...! bruk...!" suara ratusan ribu kuda yang berlari di bawah.


"Pasukan ku telah tiba, berjumlah 50 ribu pasukan di ranah grand master" ucap jenderal Zong.


Setelah mengatakan itu jenderal Zong berubah menjadi abu.


"Kevin bagaimana cara kita melawan mereka, aku kehabisan tenaga karena melawan 7000 pasukan" ucap Dujuan yang kini telah kembali normal.


"Aku akan membantu, tapi dengan syarat" jawab Kevin.


"Apa syarat mu?" jawab Dujuan sekaligus bertanya.


"Ibu mu harus mengizinkan kau ikut bersama ku mengelilingi dunia ini" jawab Kevin.


"Aku akan menyetujuinya, aku tidak ingin melihat prajurit ku mati kembali. Aku tidak ingin mendengar anak-anak berteriak ketakutan. Kau boleh membawa anak ku namun kau harus berjanji untuk menjaga nya" ucap Luan sun sembari memegang tangan Kevin.


"Baiklah aku berjanji" jawab Kevin sembari tersenyum.


Seketika perlahan kulit Luan sun yang awalnya kering perlahan berubah menjadi mulus, rambut yang kusut berubah menjadi lurus kembali. Selain itu kaki nya yang putus tiba-tiba tumbuh kembali.


"Aku akan menunjukan kepada mu Dujuan. Bagaimana kekuatan ku namun ini hanya versi Beta bukan versi asli" ucap Kevin sembari menunjuk ke arah para prajurit musuh yang tengah menuju kota bjuan dengan kecepatan tinggi.


"Mati" ucap Kevin.


Seketika 50 ribu pasukan melayang dan jatuh kembali layaknya hujan.


...****************...


Bersambung.