
"Yang mulia para budak telah sampai di pintu gerbang" ucap seorang prajurit.
"Baiklah kau boleh pergi" jawab Asep.
"Tuan Kevin budak yang kau pesan telah datang mereka menunggu di depan gerbang kota" ucap Asep.
"Benarkah, aku akan segera ke sana" jawab kevin yang sedang meminum air.
"Aku akan ikut dengan mu" ucap kaisar Turgut yang sedang mengelap semua keringat di wajah nya.
"Baiklah" jawab kevin sembari terbang.
"Apa kau yakin ingin menjadikan para budak itu sebagai prajurit mu?" tanya kaisar Turgut yang sedang terbang di samping Kevin.
"Tentu saja dari pada aku mengumpulkan pasukan yang memerlukan waktu lama. Lebih baik aku membeli budak walaupun itu memerlukan dana yang besar. Tapi jika dalam keadaan mendesak seperti ini maka aku akan melakukan itu" jawab kevin.
"Lalu jika semua uang mu habis tanpa tersisa hanya untuk membeli budak. Dan kau kehabisan dana untuk makanan dan peralatan para budak bagai mana?" tanya kaisar Turgut.
"Itu tidak mungkin karena aku bisa pergi ke ruang leveling dan membunuh monster monster di sana dengan begitu aku bisa mendapatkan uang dengan mudah" gumam Kevin.
"Aku tak akan ketakutan soal itu karena aku membeli budak menggunakan uang ku sendiri bukan uang yang di gunakan untuk keperluan sekte maupun kota. Selain itu kita Guang memiliki banyak sumber daya. Di bagian belakang kota terdapat gunung yang berisi banyak hewan, di bagian kanan terdapat sungai yang menghidupi semua orang dan juga sungai itu penuh dengan ikan, serta kami memiliki persediaan senjata yang berlimpah. Oleh karena itu aku mengambil resiko besar untuk mendapatkan kota itu" jawab kevin.
"Dia memiliki jalan fikir yang sulit di tebak" gumam kaisar Turgut.
"Lalu bagaiman cara mu menaruh ratusan ribu budak di kota Guang yang kecil" tanya kaisar Turgut.
"Itu mudah di kota Guang terdapat 134.000 bangunan dan sebagian besar bangunan adalah tempat bordir yang memiliki banyak kamar serta penduduk di sana hanya berjumlah beberapa ribu saja. Dengan begitu para budak itu akan tinggal bersama para warga hingga aku mengambil wilayah yang baru" jawab kevin.
"Kau melupakan sesuatu yang penting dan hal itu dapat membuat mu mengalami kesulitan" ucap kaisar Turgut.
"Apa maksud mu" tanya Kevin.
"Apa kau berfikir jika para warga kota Guang akan menerima para budak yang memiliki populasi di atas mereka yang dapat membuat mereka di usir dengan mudah" jawab kaisar Turgut.
"Itu tak akan terjadi jika mereka takut kepada pemimpin mereka dan juga. Apa yang akan kau lakukan jika ada yang menyelamatkan keluarga mu dari penindasan" tanya Kevin.
"Tentu saja aku akan sangat berterimakasih pada orang tersebut dengan cara memberikan barang berharga ku" jawab kaisar Turgut.
"Dan jika kau tidak memiliki barang berharga maka apa yang akan kau lakukan" tanya Kevin.
"Maka aku akan setia pada orang yang telah menolong ku" jawab kaisar Turgut.
"Nah kau sekarang faham" ucap kevin yang tiba tiba menambah kecepatannya.
"Jadi begitu. Namun kau kira jika semua orang akan melakukan apa yang ku lakukan" ucap kaisar Turgut.
"Kepercayaan mudah di dapat mempertahankan kepercayaan itu yang sulit. Jika kepercayaan itu hilang maka semua nya sia sai" teriak Kevin dari kejauhan.
"Kepercayaan mudah di dapat mempertahankan kepercayaan itu yang sulit. Jadi maksudnya dia akan mengetahui orang orang yang akan mengkhianatinya" gumam kaisar Turgut.
"Aku memiliki Eira yang mana dapat membantuku mengetahui niat orang lain" gumam Kevin sembari mendarat di hadapan para budak yang telah berbaris dengan rapi.
"System deteksi orang orang yang mengalami penyakit atau terluka" gumam Kevin.
"Apa. Semuanya kalian menjauh dari orang yang sedang sakit" teriak Kevin sembari melompat ke atas benteng.
Seketika semua orang panik mereka berlarian.
"Apa ada obat untuk penyakit ini" tanya Kevin sembari memakai masker.
[Tuan dapat mengambil getah pohon exmex yang berada di ibu kota kekaisaran Sulan dengan getah itu tuan dapat menyelamatkan semua orang di benua ini karena system telah mendeteksi 25% penduduk benua ini mengidam penyakit (TBC max pro) dan kebanyakan orang terjangkit berada di kekaisaran Otman dan Nurwe. Penyakit ini sama dengan penyakit TBC di bumi namun penyakit (TBC max pro) memiliki gejala yang sangat menyakitkan serta sangat berbahaya jika dalam waktu lima bulan pasien tidak di obati maka akan mati.]
"Sialan!" Teriak Kevin sembari menginjak benteng tempat ia berdiri hingga roboh.
"Apa penyakit ini telah lama ada" tanya Kevin yang terlihat sangat marah.
[Pada awalnya penyakit ini masih sama seperti yang ada di bumi namun kekaisaran Sulan membuat virus yang lebih berbahaya.]
"Apa yang terjadi" tanya kaisar Turgut.
Tiba tiba Kevin mengekuarkan pedangnya lalu ia menebas orang orang yang terlihat pucat.
"Cepat hentikan yang kau lakukan. Ini adalah pembantaian!" Teriak kaisar Turgut sembari menahan Kevin.
"Berhenti memang apa yang mereka perbuat hingga kau membunuh mereka" teriak kaisar Junet sembari menahan perut Kevin sementara kaisar Turgut memeluk badan Kevin dari belakang.
"Jika kalian masih menghalangi ku maka bukan hanya kiata namun seluruh warga benua ini kecuali kekaisaran Sulan akan mati" Teriak Kevin sembari mengeluarkan roh penjaganya yang membuat kaisar Turgut dan kaisar Junet terpental.
Spontan Qi yu membuat penghalang yang membuat kaisar Turgut dan kaisar Junet terperangkap.
"Tuan muda lanjutkan apa yang kau mulai" teriak Qi yu.
...****************...
Beberapa jam kemudian.
"Jentik api sengsara" ucap Kevin sembari menjentikkan jarinya.
"Ternyata dia adalah seorang pembunuh kejam" ucap kaisar Turgut yang tiba tiba menangis.
"Qi yu turun kan mereka" ucap Kevin.
Seketika setelah terbebas kaisar Turgut tiba tiba terbang dan memukul Kevin.
"Dasar kau iblis menjijikan" teriak kaisar Turgut sembari terus memukul wajah Kevin yang telah terkapar di tanah.
"Aku bisa menjelaskan apa yang terjadi di sini" ucap Kevin yang tiba tiba muncul di belakang kaisar Junet dan Qi yu.
"Sebenarnya budak yang ku bunuh terkena penyakit yang dapat menular dan sebagian besar penduduk mu telah terjangkit penyakit itu. penyakit yang ku maksud itu sangat berbahaya karena dapat membunuh kultivator ranah golden emperor dalam waktu lima bulan" ucap Kevin.
"Tunggu aku tidak faham apa yang anda katakan coba tolong jelaskan dengan lebih rinci dan singkat" tanya kaisar Junet penuh kebingungan.
...****************...
Bersambung.