
Laku resepsionis memberikan kunci kepada kevin.
"Ini ambil" ucap kevin sembari membagikan kunci kepada semuanya.
"Loh masih sisa 3 kunci" gumam kevin sembari memegang tiga kunci di tangan kanan nya.
"Aku pesan tiga kamar spesial" ucap seorang lelaki yang datang bersama dua temannya.
"Maaf kamar spesial sudah di pesan semua oleh tuan yang di sana" jawab resepsionis.
"Aduh bagaiman ini" ucap pria itu.
"Hei nah ambil tiga kunci ini. Tadi aku salah ngitung" ucap kevin sembari memberikan tiga kunci ke pada pria tersebut.
"Wah terima kasih ini aku bayar" ucap pria itu.
"Tidak perlu" ucap kevin sembari pergi memasuki pintu besar yang ada di samping meja resepsionis.
"Wah orang itu sangat baik dia memberikan kita tiga kamar secara gratis" ucap pria itu.
Saat kevin membuka pintu ia melihat tempat makan yang mewah.
"Ayo kita makan dulu" ucapan kevin.
"Iya aku juga lapar" ucap paman Qiu.
"Mugi kelihatannya daging itu terlihay sangat enak enak" ucap gusmo sembari menujuk ke arah daging sapi utuh panggang.
"Iya itu terlihat sangat enak" ucap Bog.
"Semoga toko ini menjual arak yang enak" ucap ye long.
"Ali aku jadi sangat lapar gara gara mencium aroma dari makanan di toko ini" ucap omar.
"Iya aku juga jadi lapar" jawab ali.
"Kakek makan di sini keliatan sangat enak rasanya aku ingin memakan semuanya" ucap Rein yang sedang duduk di pundak riyan.
Setelah itu mereka pun duduk.
"Tuan apa nama anda kevin yu" tanya seorang pelayan laki laki.
"Iya memang kenapa?" jawab kevin.
"Antar semua nya ke sini" teriak pelayan itu.
Lalu datang puluhan pelayan wanita membawa makanan yang terlihat sangat enak kemudian 0
para pelayan cantik itu menaruh semua makanan ke meja kevin.
"Siapa dia kenapa banyak pelayan top di penginapan ini mengantarkan makanan ke meja itu" ucap seorang lelaki yang sedang makan.
"Sepertinya dia seorang pangeran lebih baik kita jangan mengganggu mereka" jawab teman di sebelahnya.
Setelah menaruh makan pelayan itu pun menuangkan arak ke gelas kevin dan yang lainya.
"Berhenti aku tidak minum" ucap kevin sembari menahan kendi yang di pegang oleh wanita yang cantik dan memiliki badan yang bagus.
"Kenapa tuan?" tanya wanita itu.
"Berhenti bertanya" jawab kevin.
"Tuan ini sangat dingin. Dia berbeda dari tuan muda kebanyakan biasanya aku selalu menjadi rebutan para raja dan bangsawan tetapi dia seakan tidak peduli kepada ku" gumam pelayan itu.
"Tuan perkenalkan nama ku sila aku merupakan wanita tercantik di penginapan ini" ucap sila alias pelayan yang menuangkan arak.
"Ya nama ku kevin yu" jawab kevin dengan wajah datar sembari memakan sup.
"Wah tuan sangat hebat dia bisa menahan godaan seindah itu" gumam gusmo.
"Nona ku sarankan kau tak akan bisa menggoda tuan" ucap paman Qiu.
"Hahahah kau tidak akan berhasil" ucap Bog sembari memegang paha ayam yang sangat besar.
"Aku sudah selesai aku mengantuk" ucap kevin sembari bangun.
"Baiklah hati hati" ucap ye long dan yang lainya.
"Duh wanita ini merusak mod ku" gumam kevin sembari berjalan ke atas tangga.
(Jadi tiger,lion,jagu,rus,dan beru gak ikut karena mereka di buru oleh kaisar.)
Saat di perjalanan ia bertemu dengan hang mo.
"Hei kau pangeran sampah yang membeli budak Elf itu kan" ucap hang mo.
Namun kevin tidak menghiraukanya dan ia terus berjalan.
"Hei" teriak hang mo sembari memukul punggung kevin.
Namun malah tulangnya yang patah.
"Lihat saja aku akan melaporkan ini kepada ayah ku bahkan jika kau meminta perlindungan dari ayah mu itu kau tidak akan bisa" teriak hang mo sembari memegangi tanagn kana nya yang sudah patah.
Terlihat kevin tidak mempedulikan hal itu dan ia terus berjalan menuju kamar yang ia pesan.
Saat kevin sampai ia langsung membuka pintu. Dan betapa terkejut nya ia telah melihat sila yang sedang duduk di atas ranjang dengan tubuh yang hanya di tutup selimut.
"Kemari tuan aku akan melayani diri mu" ucap sila.
Namun kevin hanya diam saja dan ia langsung melompat dari balkon kamar tersebut.
"Tuan!!" teriak yuli sembari berlari ke balkon.
Kemudian sila mencari kevin. Dan ternyata kevin sedang duduk di atap penginapan tersebut.
"Kenapa wanita itu" gumam kevin sembari melihat pemandangan kota dari atap penginapan.
"Naina sekarang kau sedang apa aku merindukan mu. Aku merindukan aroma mawar aku rindu masakan mu. Aku rindu suara mu" ucap kevin tanpa sadar ia telah meneteskan air mata.
"Tuan apa yang kau lakukan di atap?" tanya sila yang datang dengan selimut yang mengelilingi tubuhnya.
"Aku bisa saja membunuh mu sekarang. Aku sarankan untuk pergi jika tidak ingin mati" ucap kevin sembari menatap tajam ke arah sila.
"Baiklah tuan aku pergi" jawab sila dengan wajah menyesal.
...****************...
Di sesuatu istana yang mengerikan.
"Tolong lepaskan aku" teriak naina yang sedang di kurung di sebuah kamar.
"Tidak bisa raja memerintah kan kami untuk menahan nyonya sampai ia keluar dari pengasingan" jawab penjaga yang berada di depan pintu.
"Ayah, kevin aku rindu kalian" ucap naina sembari duduk bersandar di pintu dengan air mata yang terus menetes.
...****************...
Keesokan harinya.
Terlihat kevin tertidur di atas atap penginapan.
"Ah sudah pagi" ucap kevin sembari berdiri.
Setelah itu kevin pergi mandi lalu pergi ke arena.
"Anjir aku di tinggal oleh mereka" ucap kevin sembari melompat dari rumah kerumah lainya.
Saat di arena.
"Woi kenapa kalian meninggalkan ku" tanya kevin sembari mendatangi ye long dan yang lainya.
"Hahahaha aku kasian kepada mu semalam kau menangis sepanjang malam jadi saat kau tertidur aku tidak membangunkan mu" ucap ye long.
"Duh jangan keras keras nanti semua orang mendengar" Kevin sembari menutup mulut ye long.
"Baiklah babak ke tiga akan di mulai. Kalian ini 100 peserta harus bisa bertahan hidup selama 10 hari di hutan hitam kematian dan siapa pun yang bisa membunuh Monster terbanyak maka ia akan lulus" ucap wasit.
"Babak ketiga ini sangat mudah. Aku bahkan bisa hidup di hutan hitam kematian selama lamanya" gumam kevin.
"Omar Ali nanti kalian ikut aku saja jangan berpencar" ucap kevin.
"Baiklah tuan tenang saja kami akan selalu mengikuti tuan" ucap omar.
"Iya aku bahkan akan mengikuti tuan saat mandi saat buang air besar aku akan mengikuti tuan kemana pun" ucap ali.
"Berhenti bercanda" ucap kevin.
"Peserta silahkan pergi mengikuti panitia ini"
...****************...
Bersambung