
Sementara itu di kekaisaran Sulan.
"Yang mulia satu juta pasukan kaisar Sun Yun telah lenyap dalam waktu beberapa jam saja" ucap seorang ras siluman ikan.
"Sudah ku duga ketua sekte itu adalah orang yang kuat dan pintar" ucap jenderal belius yang tengah duduk di atas singgasana sana sembari di pijat oleh kaisar Harald.
"Yang mulia prajurit kita akan ke sini sepenuhnya dalam waktu 5 bulan" ucap seorang ras manusia ikan berbentuk ikan buntal.
"Aku akan menunggu itu, tapi kita tidak boleh membuat ketua sekte itu berkembang, bawa orang orang kalian dan bakar kota serta desa di setiap penjuru benua ini, jangan kalian sisakan manusia sedikit pun!" ucap jenderal belius.
"Siap yang mulia jenderal belius" ucap orang orang di hadapan jenderal belius sembari berlutut bersamaan.
"Kita perlu mengumpulkan 15 juta jiwa untuk membangkitkan dewa kita" ucap siluman tikus yang datang dari belakang jenderal belius.
"Baiklah, kalian tangkap saja manusia sebanyak banyaknya" ucap jenderal belius.
"Siap yang mulia jenderal belius!" jawab mereka.
"Kalian boleh pergi" ucap jenderal beliau.
Kemudian mereka pun pergi.
"Tap tap tap" suara langkah kati seorang dark Elf yang datang dengan jubah dan panah di punggungnya.
"Salam yang mulia jenderal belius, saya adalah kepala keluarga ras dark Elf, nama saja Jaka" ucap Jaka sembari membuka kupluk.
Dan terlihat wajah yang mengerikan, mata merah menyala, kulit putih pucat keabu-abuan, telinga yang runcing ke atas serta taring yang panjang, dan sebuah tanduk yang menonjol di dahinya.
"Saya memimpin 2000 pemanah dan 1000 penyihir ranah grand master" ucap Jaka sembari tersenyum.
"Tidak ku sangka ada seorang dark Elf yang ingin bergabung ke dalam klan Tokor ku" ucap jenderal belius sembari berjalan mendekat.
"Apa bukti mu kalau kau akan tetap setia pada klan Tokor?" tanya jenderal beliau sembari memegang punak Jaka sembari tersenyum.
"Aku telah membawa kepala pemimpin ras Elf suci yang mana mereka adalah ancaman besar bagi ras ikan" jawab Jaka sembari menujukan kepala seorang Elf tua dengan rambut berwarna kuning serta batu kristal di dahinya.
"Ternyata kau juga memiliki kepintaran, baiklah mulai sekarang kau adalah salah satu dari kami" ucap jenderal belius sembari memegang kepala yang di bawa Jaka.
"Baiklah saya izin undur diri" ucap Jaka.
"Baiklah kau boleh pergi" jawab jenderal belius.
...****************...
Keesokan harinya.
Terlihat Kevin sedang berdiri di samping lembah tanpa dasar.
"Sepertinya aku tidak bisa menutup ini" gumam Kevin sembari menatap ujung lembah yang sangat gelap.
"Biarkan saja lebih baik aku pergi ke atas" ucap Kevin lalu ia pun terbang ke kota Guang.
"Aku ingin membuat lima pulau suci yang akan berada di atas suci. Empat pulau akan berisi ibukota masing masing kekaisaran dan satu lagi akan menjadi tempat untuk sekte ku" gumam Kevin sembari terus terbang ke langit.
Sesampainya ia di atas.
"Baiklah aku siap untuk membangun pulau terapung" ucap Kevin sembari mendarat di depan kaisar Turgut dan kaisar Junet.
"Benarkah, baiklah cepat lakukan" ucap kaisar Turgut.
"Apa kalian ingin ibu kota kalian yang di angkat ke atas atau kalian ingin tanah kosong" tanya Kevin.
"Tentu saja ibu kota kami" jawab kaisar Junet.
"Baiklah aku akan segera melakukan itu kalian sabar dan tunggu saja" ucap Kevin sembari berjalan ke atas benteng.
"System buat ibu kota kekaisaran Nurwe dan Otman menjadi pulau terapung dan buat kota itu berdekatan dengan kota Guang" gumam Kevin.
[Melakukan pemindahan dan mengubah kota menjadi pulau apung memotong 120.000 kristal sihir]
"Tunggu kenapa jadi 120.000 kristal sihir bukanya satu kota 50.000 saja" gumam Kevin.
[Ongkirnya bos setiap kota 10.000.]
"Cih baiklah lakukan saja apa yang kau mau lagi pula itu bukan uang ku" ucap Kevin sembari duduk di lantai.
"Wsue" suara angin.
dan dalam sekejap muncul pulau terapung di kana dan di kiri kota Guang jarang antar kota tak jauh hanya 30-50 meter saja.
"Wah!..... kota ku telah menjadi kota suci" ucap kaisar Turgut yang terlihat sangat senang.
"Bukan hanya kota mu tapi juga kota ku" ucap kaisar Junet.
"Buat juga dua pulau terapung lagi dan taruh dekat sini" gumam Kevin.
"Pulau itu akan ku gunakan untuk markas sekte dan satunya lagi untuk pelatihan tentara" gumam Kevin.
[Membangun dua pulau terapung memotong 100.000 kristal sihir.]
Lalu muncul dua pulau kosong di depan kota Guang.
Lalu Kevin datang ke arah kaisar Turgut dan junet.
"Kalian pindahkan warga kalian ke kota ini atau ke tempat lain tapi sisakan satu pulau kosong untuk para prajurit berlatih" ucap Kevin.
"Kau tenang saja" ucap kaisar Junet.
"Apa kalian telah menaruh batu yang ku berikan ke setiap kota dan desa di kekaisaran kalian?" tanya Kevin.
"Kami sudah melakukan itu" jawab kaisar Turgut.
"Akibat penyakit itu penduduk di setiap kekaisaran hanya tersisa 45% saja dan jika di hitung aku akan menampung 25 juta orang. Aku akan membalas kematian 580 juta jiwa yang telah melayang karena penyakit yang di sebarkan oleh kaisar Harald" gumam Kevin.
Seketika muncul satu portal besar tepat di hadapan Kevin.
"Kalian jemput warga kalian lewat portal ini" ucap Kevin setelah itu ia pergi.
Kemudian kaisar Turgut dan kaisar Junet masuk ke dalam portal.
"Aku ingin pulang ke kamar" gumam Kevin sembari terbang ke arah kamarnya.
Terlihat niana sedang duduk sembari memberi makan ikan.
Lalu Kevin berjalan perlahan ke arah niana.
"Tebak ini siapa" ucap Kevin sembari menutup mata niana dari belakang dengan suara yang ia rubah.
"Lepaskan lah tolong, Tolong ada pelecehan!.." teriak niana.
"Hei berhentilah berteriak ini aku"
...****************...
Bersambung.
...----------------...
...----------------...
...----------------...
Tingkatan ranah di novel King system.
penguatan tubuh
pengumpulan Qi
kesatria
prajurit
master
grand master
guru
tetua
raja
kaisar
penguatan jiwa dan roh
silver emperor
golden emperor
mahayana.
silver immortal
golden immortal
diamond immortal.
Setiap tingakan terbagi menjadi tiga tahap yaitu bintang satu sampai tiga.
Tingkatan nanah kultivasi alam semesta.
manusia
immortal
dewa
setiap ranah di bagi menjadi tiga tahapan sama seperti di dunia Kevin.
Tingkatan ranah kultivasi jiwa.
Jiwa baru
jiwa menyatu
jiwa ahli
jiwa raja
jiwa kaisar.