King System

King System
Episode 178



"Cuih.. Aku tidak akan menyerah hingga nyawa ku tercabut dari raga ku" ucap Kevin sembari meludahi wajah jenderal belius.


"Kau membuat ku marah...!" ucap jenderal belius sembari mengelap wajahnya.


"Persetan dengan kemarahan mu" ucap Kevin.


Tiba-tiba Kevin mengeluarkan Roh penjaganya yang kini memiliki dua aura yaitu api dan juga air.


"Duaar...!" suara ledakan yang berasal dari aura yang meledak dari Kevin.


Terlihat jenderal belius mental sangat jauh karena aura kevin yang kuat dan keluar tiba-tiba.


"Aku telah gagal sekali... dan aku tidak akan gagal lagi...!" teriak Kevin sangat keras dan bersamaan dengan teriakan Kevin seketika keluar ratusan ribu pasukan mayat hidup yang dalam sekejap menyerang pasukan klan Tokor yang datang karena tanda dari jenderal belius.


"Aku tidak tau, kau mendapatkan kekuatan itu dari mana namun kekuatan itu tidak mungkin bisa mengalahkan ku walaupun kau meminta bantuan seluruh benua ini. Kau tidak akan bisa mengalahkan ku...!" teriak jenderal belius yang terbang ke langit secara perlahan sembari memegang tombaknya.


Seketika keluar sebuah aura yang menyelimuti jenderal belius lalu muncul roh penjaga yang berbentuk gurita yang memiliki tanduk banteng yang sangat besar.


"Meskipun kemungkinan membunuh mu hanya sebesar biji kacang... Aku pasti akan mencobanya...!" teriak Kevin sembari terbang ke arah jenderal belius dan ia menyerang jenderal belius dengan ayunan pedang dari bawah ke atas.


Dan terlihat api berwarna ungu di pedangnya.


"Taaaang.......!" suara pedang naga api dan tombak jenderal belius yang saling hantaman mengakibatkan langit terbelah menjadi dua.


"Sebaiknya kau menyerah saja" ucap jenderal belius sembari menahan pedang Kevin dan tersenyum ke arah Kevin.


"Aku tidak akan menyerah...!" teriak Kevin sembari mencoba mendorong jenderal belius.


"Kau tak akan pernah berhasil...!" teriak jenderal belius sembari menendang perut Kevin yang membuat Kevin terpental ke tanah.


"Duaaar...!" suara tanah yang retak dan hancur beterbangan ke atas langit saat Kevin terjatuh.


"Uhuk" batuk Kevin mengeluarkan darah.


"Tuan muda...!" teriak Qi yu sembari menatap ke arah bongkahan tanah yang beterbangan.


"Jangan lengah dasar kau bodoh...!" teriak seorang ras ikan buntal yang menusuk Qi yu menggunakan tombak.


Seketika saat ikan itu menusuk Qi yu terlihat tombak itu seperti sedang menusuk hologram dan tubuh ikan buntal itu telah terpotong menjadi dua.


"Tuan muda...!" teriak Qi yu sembari terbang dan mengeluarkan Roh penjaganya.


"Ternyata ada semut lainya yang ingin membunuh ku" ucap jenderal belius sembari menatap tajam ke arah Qi yu yang terbang ke arahnya sembari mengarahkan pedangnya ke arah belius.


"Lawan mu adalah aku" ucap Kevin yang tiba-tiba terbang di hadapan jenderal belius dengan tubuh penuh luka dan mata yang berubah putih.


"Pergilah bunuh semua ras ikan di sana....!" teriak Kevin sembari mendorong Qi yu dengan tenaga dalam yang membuat Qi yu terpental jauh ke tembok kota.


"Hehehehe... kau memiliki sifat yang menarik" ucap jenderal belius sembari tersenyum.


"Kau memang kuat dan kini aku tau aku tidak akan bisa mengalahkan mu. Tapi kau tidak mengetahui kalau di benua ini juga memiliki seorang yang berada di ranah mahayana" ucap Kevin sembari tersenyum ke arah jenderal belius dengan tatapan dingin.


"Duaar...!" suara jenderal yang tiba-tiba mental ke gunung dan gunung itu hancur.


"Terima kasih Primus" ucap Kevin sembari mengelap darah di bibirnya.


"Ini adalah tugas ku" jawab Primus sembari menundukan kepala dan menunduk.


"Kau benar-benar membuat ku sangat marah...!" teriak jenderal belius sembari terbang sangat cepat ke arah Primus.


"Tang...!" suara tombak jenderal belius dan pedang Primus yang beradu.


Terlihat Kevin hampir terhempas karena gelombang aura yang di keluarkan dari senjata jenderal belius dan pedang Primus yang beradu.


"Kau adalah seekor ras aneh, karena kau memiliki fisik seperti buaya namun kau memiliki jiwa dan aura seperti naga yang ganas" ucap jenderal belius sembari tersenyum dan menahan senjata Primus dengan santai.


"Aku adalah mahluk yang muncul karena gabungan kekuatan dari pendekar naga" ucap Primus yang terkuat mulai kesusahan menahan kekuatan jenderal belius.


"Duak" suara Kevin yang menendang kepal jenderal belius.


"Kau ingin melukai ku dengan kaki ini" ucap jenderal belius sembari menoleh ke arah kevin dengan sangat mudah sedangkan kaki Kevin masih menempel di kepalanya.


"Stup" suara perut Kevin yang di tusuk oleh tentakel yang tiba tiba muncul dari pantat jenderal belius.


"Uhuk" batuk Kevin mengeluarkan darah.


Saat itu Kevin melihat bahwa semuanya berjalan sangat lambat dan ia bisa melihat jenderal belius tersenyum lebar melihat ia tertusuk dan jatuh perlahan dari tentakelnya.


"Sepertinya ini adalah akhirnya. Aku menyesal tidak serius dalam meningkatkan kekuatan ku sebelumnya dan sekali lagi karena sifat naif ku. Semua orang akan menderita" gumam Kevin sembari memandangi jenderal belius dengan air mata yang menetes.


"Jika saja waktu bisa di putar kembali" gumam Kevin.


...****************...


Di pulau prajurit.


"Nama Kevin menjadi bersinar sangat terang" gumam Turgut.


"Ini tidak mungkin" ucap Bogu yu sembari menatap tajam ke arah nama Kevin di monumen.


"Kau benar ini tidak mungkin" ucap Chen yu.


"Dia tak akan mati dengan semudah ini" ucap Junet.


"Ini... ini.. ini tidak mungkin.... monumen ini pasti rusak. Ayah benarkan monumen ini rusak" ucap niana sembari memandang nama Kevin dengan mata yang berkaca-kaca.


"Kau harus sabar" ucap Turgut sembari memeluk niana dengan erat.


"Ini.. Tidak mungkin...!" teriak niana sangat keras sembari menangis dan mencakar cakar tanah.


"Kevin...!" teriak niana sangat keras.


"Papa" ucap Eira sembari menangis.


"Kau jangan khawatir papa mu pasti akan baik baik saja" ucap tetua Yen sembari memeluk Eira sembari menangis.


...****************...


Di tempat Kevin.


"Bajingan...!" teriak Primus yang tiba-tiba memeluk belius.


"Apa yang kau lakukan...!" teriak belius yang terlihat sangat panik sembari memukul mukul punggung Primus sangat keras.


"Huaark....!" teriak Primus dan teriakannya membuat klan ikan dan prajurit Kevin terpisah. Prajurit Kevin terpental ke luar kota sangat jauh.


Sedangkan pasukan klan Tokor masuk ke dalam lapangan.


"Jangan kau coba-coba melakukan itu..!" teriak jenderal belius sembari menusuk nusuk punggung Primus menggunakan tentakelnya.


...****************...


Bersambung.


...****************...


...****************...


...****************...


Tingkatan ranah di novel King system.



penguatan tubuh


pengumpulan Qi


kesatria


prajurit


master


grand master


guru


tetua


raja


kaisar


penguatan jiwa dan roh


silver emperor


golden emperor


mahayana.


silver immortal


golden immortal


diamond immortal.



Setiap tingkatan terbagi menjadi tiga tahap yaitu bintang satu sampai tiga.


Tingkatan nanah kultivasi alam semesta.



manusia


immortal


dewa



Setiap ranah alam semesta terbagi menjadi tiga bagian.


Ranah fana



Manusia fana


Penguatan tubuh


Penyempurnaan jiwa dan roh



Ranah immortal.



Immortal


Pengaturan enam Indra


Penyempurnaan raga



Ranah dewa


1.Dewa


2.Dewa perak


3.Dewa emas


setiap ranah di bagi menjadi tiga tahapan sama seperti di dunia Kevin.


Tingkatan ranah kultivasi jiwa.



Jiwa baru


jiwa menyatu


jiwa ahli


jiwa raja


jiwa kaisar