
Singkat cerita.
Kevin serta pasukan nya terlihat terbang di atas ibu kota kerajaan dolan.
[Tuan rina dan Rein tidak ada di kota ini.]
"Aku tau. Aku memiliki rencana" gumam kevin.
"Semuanya lepaskan cincin kalian" teriak kevin.
Kemudian paman Qiu dan yang lainya melepaskan cincin ruang.
"Hei cepat keluar kalian semua" teriak kevin.
Tiba tiba muncul sebuah cahaya yang berasal dari sitana menuju ke arah kevin.
"Hei anak muda kau jangan sombong" ucap seorang lelaki dengan rambut dan brewok berwarna merah yang tak lain adalah Aldo raja kerajaan dolan.
"Apa kau menyerang desa Elf yang tersembunyi" tanya kevin sembari menyilang tangan.
"Iya memang kenapa. Apa kau memiliki masalah tentang itu" jawab raja Aldo.
"Ku berikan waktu tiga detik untuk menyerah jika tidak aku akan membunuh mu serta seluruh pasukan milik mu. Dan juga keluarga mu" ucap kevin.
"Anak ini masih muda tapi sudah berada di ranah guru. Dan dan empat orang di belakangnya juga kuat dua orang berada di ranah jenderal bintang satu dan yang dua lainya aku tidak tau" gumam raja Aldo.
"Satu"
Tiba tiba muncul 4 buah cahaya yang berasal dari tempat yang berbeda datang ke belakang raja Aldo.
"Salam aku raja darto dari kerajaan purwo Siap bertarung bersama tuan" ucap seorang lelaki yang berada tepat di belakang raja Aldo
"Salam saya reno raja dari kerajaan gord siap bertarung bersama tuan" ucap reno yang berada di samping kanan raja darto.
"Salam saya Rafel dari kerajaan wordan siap bertarung bersama tuan" ucap rafel yang berada di samping kiri darto.
"Salam saya raja emon dari kerajaan wod" ucap emon yang berada di samping rafel.
"Baguslah jika kalian ikut" jawab raja Aldo.
"Sekarang bagai mana apa. Apa kau takut" tanya raja Aldo dengan wajah yang sombong.
"Apa kau bercanda. Kalian hanya lima orang ranah jenderal bintang satu ingin melawan ku dan yang lainya" gumam kevin.
"Waktu untuk menyerah sudah habis. Prajurit kalian berpencar dan dan bunuh semua prajurit yang berada di kota ini jangan sisakan satu orang pun" teriak kevin.
"Siap laksanakan" ucap para prajurit lalu mereka berpencar ke semua arah.
"Darto kau ikut aku menyerang lelaki berambut putih itu. Rafel renovasi kalian lawas orang yang bertubuh besar itu dan emon kau lawan empat orang sisanya." ucap Aldo.
Kemudian mereka pun mulai bertarung.
Terlihat emon langsung mengarahkan pedang miliknya ke arah kevin sembari melesat dengan kecepatan tinggi.
"Tap"
Terlihat mugi dan don memegang kedua tangan emon.
"slack" suara kedua tangan emon yang di potong oleh kevin.
"Aaaaaaaaaaaa" teriak emon karena kesakitan.
"Tunggu emon berada di ranah jenderal tapi kevin bisa memotong tangan nya dengan sangat mudah" gumam darto yang sedang melawan paman Qiu.
"Klac" suara kepala darto yang pecah karena di pukul paman Qiu.
"Jika bertarung kau harus fokus jangan lengah" ucap paman Qiu dengan tangan di penuhi darah.
"Paman Qiu biar aku yang membunuh raja raja ini kalian tinggal lumpuhkan saja" ucap kevin.
"Iya" jawab paman Qiu dan Bog.
"Tuan tolong ampuni aku. Aku janji akan setia pada dirimu" ucap emon sembari menangis.
"Memang aku peduli" ucap kevin sembari menusuk kan pedangnya ke arah kepala emon dengan perlahan.
"Tuan aku akan membantu prajurit lainya" ucap gusmo.
"Don mugi kalian bunuh jenderal yang ada di kerajaan ini lalu bawa kepalanya kepada ku" ucap kevin sembari menarik pedangnya dari kepala emon.
"Sepertinya kami tidak bisa menang" gumam raja Aldo.
"Sepertinya aku harus kabur menuju ibu kota kekaisaran" gumam raja Aldo sembari terbang melesat.
"Tap"
"kau ingin kemana" ucap paman Qiu sembari memegang pundak raja Aldo.
"Sepertinya kita tidak bisa menang" ucap reno dengan nafas yang tak beraturan.
"Ya kau benar kita sudah memukul pria itu sangat lama. Tapi malah tangan kita yang terluka" jawab rafel.
"Hahahaha sepertinya tengkorak kalian cocok menjadi hiasan kalung ku nanti" ucap Bog dengan wajah mengerikan.
"Ayo kita kabur" teriak reno.
Namun sayang kaki reno dan rafel telah di pegang oleh Bog.
"Sring" suara pedang di ikuti kepala reno dan rafel yang jatuh.
"Paman ambil kepala mereka yang jatuh" ucap kevin sembari mengelap pedang miliknya.
"Tuan raja ini telah ku tangkap" ucap paman Qiu sembari terus menampar wajah raja Aldo.
"Aku sudah memberikan waktu tiga detik untuk menyerah. Tapi kau menyia nyiakan waktu itu dan malah menyerang kami" ucap kevin sembari menjambak kepala Aldo.
"Baiklah sekarang aku menyerah. Aku bersedia memberikan tahta ku kepada mu" ucap Aldo dengan mulut penuh darah.
"Aku tidak peduli" ucap kevin sembari menusuk jantung Aldo menggunakan pedang.
"Kita menang" teriak kevin sembari mengangkat mayat raja Aldo di tangan kirinya dan pedang penuh darah di tangan kanan nya.
"Oraaaaaaaa" teriak semua prajurit kevin yang berada di samping tumpukan mayat yang setinggi rumah.
"Paman Sekarang kau dan paman Bog pergi berpencar menyerang semua kerajaan di barat kecuali agraris dan gensin serta goyang. Paman harus ingat jangan lukai para penduduk apa kalian mengerti" ucap kevin sembari melempar mayat raja Aldo ke bawah.
"Siap tuan tenang saja" ucap paman Qiu.
"Siap aku akan membawa kepala para bangsawan kepada tuan" ucap Bog.
Kemudian mereka pun berangkat bersama prajurit lainya. Dan di kota itu hanya tersisa kevin mugi gusmo dan don.
"Mugi kau ikut aku" ucap kevin sembari turun dari pedang terbang mendatangi mugi yang berkumpul bersama yang lainya.
"Tuan apa tugas dari anda" tanya mugi.
"Don gusmo kalian urus masalah diplomatik di kerajaan ini. Aku akan menyelamatkan rina Rein dan yang lainya" ucap kevin.
"Siap" jawab gusmo dan don.
"System kirim kami ke tempat rina dan Rein berada" ucap kevin.
[Teleportasi berhasil]
Kemudian kevin dan mugi di kirim ke dalam gerobak tempat rina dan Rein berada.
Disana terlihat sedang terjadi pertarungan.
"Pangeran" teriak mugi.
...****************...
Bersambung.
Nama: Aldo
umur: 56 tahun
ranah: jendral bintang satu
Status: Raja kerajaan dolan yang memimpin 7 kerajaan di barat.
Nama: Darto
umur:68 tahun
ranah: jendral bintang satu
Status: Raja dari kerajaan purwo yang merupakan kerajaan terkuat di bawah dolan.
Nama: Reno
umur: 79 tahun
ranah: jendral bintang satu
Status: Raja dari kerajaan wordan
Nama: rafel
umur: 49 tahun
ranah: jendral bintang satu
Status: Raja kerajaan gord.
Nama: emon
umur: 80 tahun
ranah: jendral bintang satu
Status: Raja kerajaan wod