
Keesokan harinya semua orang sudah berkumpul di tempat pertandingan namun kali ini tempat itu sangat ramai karena mereka sangat antusias ingin melihat pertandingan yang sangat seru.
"Kemarin pangeran kerajaan danus mati dengan sekali serangan" ucap seorang warga.
"Siap yang membunuhnya?" tanya temannya yang di samping.
"Dia yang membunuhnya lelaki berambut perak itu" jawab lelaki itu sembari menunjuk ke arah kevin yang sedang duduk sembari meminum air.
"Bang kevin bagaiman bisa kau membunuh sumar dengan sangat mudah kemarin?" tanya rein yang sedang duduk di samping kevin.
"Itu karena aku rajin latihan. Jika dirimu ingin menjadi kuat maka kamu harus rajin latihan dan juga kamu jangan pernah meremehkan musuh mu" jawab kevin sembari senyum ke arah Rein.
"Salam aku raja senior dari kerajaan baria kerajaan terbesar di timur. Nama ku bulam dan yang di samping adalah putri ku yuli" ucap seorang lelaki membawa wanita yang cantik dengan warna kulit hitam manis.
"Salam saya putri yuli" ucap yuli.
"Salam nama ku kevin yu aku penguasa baru di barat. Umur ku 17 dan aku sudah membunuh hampir semua raja di barat karena mereka sombong" ucap kevin sembari menjabat tangan bulam.
"Hahaha ternyata kau adalah orang itu yang membunuh raja aldo" ucap bulam.
"Ya memang aku. Jadi kau kemari ingin apa" tanya kevin.
"Aku hanya ingin berkenalan dengan mu" jawab bulam.
"Oh Baiklah silahkan duduk" ucap kevin.
"Ah iya terima kasih" jawab bulam sembari duduk di samping rojak dan yuli duduk di samping rina.
"Halo nama ku yuli" ucap yuli.
"Hai nama ku rina" jawab rina.
"Pertandingan kali ini yang akan bertarung adalah Ali dari kerajaan Serbia melawan deno dari perguruan matahari merah. Silahkan memasuki arena" teriak wasit.
"Ali ambil pedang ini" ucap kevin sembari memberikan pedang tingkat suci berwarna merah kepada Ali.
"Terima kasih tuan aku akan berusaha sebaik mungkin untuk menang" ucap ali sembari berlutut ke arah kevin.
Kemudian Ali lompat ke atas ring.Di ikuti deno
"Halo salam kenal" ucap ali sembari menjabat tangan deno.
"Ah salam kenal juga" jawab deno sembari tersenyum.
"Pertandingan di mulai" teriak wasit.
Seketika mereka yang awalnya berjabat tangan tiba tiba melompat menjauh.
"Semoga kita masih bisa berteman setelah pertandingan ini" ucap ali sembari menarik pedangnya yang mengeluarkan api saat di tarik dari sarung nya.
"Aku juga berharap begitu" jawab deno sembari memegang kapak.
"Dusit" suara angin.
"Tang" suara besi yang beradu.
"Kau memiliki tenaga yang kuat" ucap deno.
"Hehehe" ucap ali.
Tiba tiba kapak yang di pegang deno mulai meleleh di mulai dari bagian atas.
Lalu deno melempar kepala tersebut.
"Aku menyerah" ucap deno sembari mengangkat kedua tangannya.
Terlihat pedang milik ali sudah berada di leher deno.
"Pemenang pertandingan ini adalah Ali dari kerajaan Serbia" teriak wasit sembari mengangkat tangan ali.
"Maaf kan aku guru karena mempermaluka diri mu" ucap deno sembari berlutut di hadapan ketua sekte mata hari merah.
"Tidak apa apa yang penting kau selamat" ucap ketua sekte matahari merah sembari membantu deno berdiri.
"Selamat anak ku kau menang" ucap rojak sembari memeluk ali.
"Pertandingan berikutnya yuli putri kerajaan baria melawan bagum dari perguruan bulan berdarah. Silahkan memasuki arena" Teriak wasit.
"Ayo singa betina ku kalah kan musuh mu" ucap raja bulam sembari mencium dahi yuli.
"Siap ayah" jawab yuli sembari memegang senjata yang berbentuk bulan sabit.
Lalu yuli melompat ke dalam arena.
"Tak ku sangka wanita itu seorang petarung" gumam kevin.
"Salam putri. Lebih baik kau jadi istri ku dari pada bertarung di sini" ucap bagum.
"Pertandingan di mulai" teriak wasit.
"Ayo putri cantik lebih baik kau menjadi istri ku" ucap bagum sembari menyilang bibirnya.
"Diam kau mesum" teriak yuli.
Tiba tiba yuli sudah berada di belakang bagum.
Terlihat kepala bagum sudah menjadi botak namun bagum sedang memegang pakaian bagian dada milik yuli.
"Walaupun harus botak aku rela selagi aku mendapat ini" ucap bagum sembari mencium potongan baju milik yuli.
"Aaaaaaarrr" teriak yuli sembari menutupi dadanya dengan air mata yang menetes.
"Berani nya kau mempermaluka putri ku" Teriak bulam.
Terlihat semua penonton mulai mimisan.
"Yuli menyerah" ucap kevin sembari menyelimuti tubuh yuli menggunakan jas yang ia miliki.
"Hei berani sekali kau mengganggu ku" teriak bagum.
"Pertandingan di menangkan oleh bagum dari perguruan bulan berdarah" ucap wasit.
Kemudian kevin naik ke tempat duduk nya.
"Terima kasih tuan" ucap raja bulam.
"Sudah jangan di bahas hal itu" jawab kevin sembari duduk di kursi.
"Tuan kevin sangat baik" gumam yuli yang sedang duduk dengan wajah memerah.
...****************...
Saat siang hari.
"Dengan pertandingan terakhir ini babak pertama selesai. Peserta yang lulus ke babak ke dua ada 2000 orang. Peraturan babak kedua sangat mudah orang yang di panggil ke arena harus menantang peserta lainya dan yang berhasil mengalahkan 10 orang maka ia akan masuk babak ke tiga" teriak wasit.
"Oh jadi begitu" gumam kevin.
"Dulun pangeran dari kerajaan danus silahkan memasuki arena" teriak wasit.
Kemudian dulun pun melompat ke arena.
"Aku menantang kevin yu" teriak dulun sembari menunjuk ke arah kevin.
Kemudian kevin melompat ke arena dengan kedua tangan yang di masukan ke kantung celana.
"Aku akan membalas kematian adik ku" ucap dulun sembari mengeluarkan pedang.
"Pertandingan di mukai" ucap wasit.
"Rasakan ini" teriak dulun sembari menebas tubuh kevin.
Terlihat kevin hanya diam sembari tersenyum.
"Tang" suara pedang patah.
Terlihat semua penonton terkejut melihat tubuh kevin yang baik baik saja setelah menerima serangan tapi malah pedang itu yang patah.
"Hahaha" ucap kevin sembari memukul dada dulun.
Seketika dada dulun langsung berlubang dan akhirnya dulun terjatuh dan mati.
"Pertandingan ini di menangkan oleh kevin yu" ucap wasit.
"Selanjutnya aku menantang pangeran jordan" ucap kevin sembari menunjukke arah jordan.
"Murid ku jangan khawatir ambil ini jarum yang di tembakan oleh alat ini bisa membunuh seorang yang berada di ranah guru. kau tinggal menekan tombolnya maka jarum beracun akan kekuar" ucap ketua perguruan bulan berdarah sembari memasang kan sarung tangan.
"Cepat kau lama sekali. Apa kau takut" ucap kevin.
"Tuan kevin sangat kuat" gumam yuli.
kemudian jordan melompat ke arena.
"Apa kau takut kevin" tanya jordan.
"Apa takut . Seharusnya kau yang takut diriku sudah membunuh kakek mu serta ibu dan semua keluarga mu bahkan aku sudah membunuh ayah mu" ucap kevin.
"Dasar kau anak pelacur" teriak jordan.
...****************...
Bersambung