
"Perintahkan semua prajurit untuk membunuh mereka" teriak raja gus.
"Apa kau serius" tanya kevin.
"Diam kau. Sebenarnya kau bukan anak kandung ku. Ibumu datang ke kerajaan ini dan dia memberikan 10 kristal sihir kepada ku hanya untuk menjadikannya selir saja" teriak raja gus.
"Paman Qiu apa itu benar" tanya kevin.
"Iya itu benar" jawab paman Qiu.
"Baiklah sepertinya kita tidak perlu menyembunyikan kekuatan lagi" untuk kevin sembari melepaskan cincin ruang di ikuti oleh yang lainya.
"Putih jaga naina dan paman gusi" ucap kevin.
"System kirim paman gusi,naina,putih,serta,nia dan,margaret" ucap kevin.
[Teleportasi berhasil memotong 5 kristal sihir tingkat tinggi]
Seketika mereka pun menghilang.
"Hei raja aku tidak memiliki hutang apapun kepada mu" ucap kevin sembari mengeluarkan pedang.
Kemudian terpancar aura mengerikan dari kubu kevin yang sekarang sedang di kepung oleh prajurit.
"Kalian tau apa yang harus kita lakukan" ucap kevin.
"Tuan apa perlu kita membunuh mereka" tanya Bog.
"Bunuh semuanya" jawab kevin.
"Berhenti" teriak don.
"Aku berhenti menjadi jenderal kerajaan busuk ini" teriak don sembari melempar lencana.
"Dirimu telah membunuh putri serta cucu ku" ucap don sembari menangis.
"Ini semua jadi riwet" gumam kevin.
"System kirim kami beserta don kembali ke kota" ucap kevin.
[Teleportasi berhasil memotong 5 kristal sihir tingkat tinggi]
...****************...
Saat di sitana.
"Kakek apa yang terjadi" tanya kevin sembari mendekat ke arah don.
"Tuan luxi telah di bunuh oleh putri lailai dan putri ku telah di jadikan pelacur oleh raja gus" ucap don sembari menangis.
"Kakek kau sabar" ucap kevin sembari memeluk don.
"Putri ku di jadikan mainan hanya untuk uang. Akhirnya dia bunuh diri" ucap don.
"Kakek aku janji akan membalas dendam atas kematian kakak luxi dan bibi doran" ucap kevin.
"Mulai sekarang anggap istana ini sebagai rumah mu" ucap kevin sembari berjalan ke arah paman Qiu.
"Paman berikan penjelasan tentang apa yang raja katakan" tanya kevin.
"Baiklah sepertinya hal ini tidak bisa di sembunyi kan lagi" jawab paman Qiu sembari duduk di lantai.
"Ibu mu adalah putri satu satunya yang di miliki keluarga yu. Keluarga yu sangat di takuti di dunia atas" ucap paman Qiu.
"Dunia atas" ucap kevin menyela paman Qiu.
"Ya di dunia ini ada tiga alam yaitu alam bawah alam atas dan alam suci. Jadi keluarga yu sangat di takuti karena kakek mu berada di ranah yang tak terukur. Selain itu di keluarga yu terdapat ribuan orang tingkatan kaisar.
Namun suatu hari ibu mu menikah oleh salah satu dari 7 terkuat di dunia atas ya itu ye long. Tapi suatu hari keluarga yu di serang oleh seseorang yang sangat kuat oleh karena itu aku Bog dan salah satu jenderal membuka paksa penghalang dunia atas dan dunia bawah mengakibatkan jenderal mati.
Saat penyerangan itu dirimu masih berumur 2 bulan.
Dan kami turun di kerajaan agraris lalu kami membayar mereka agar bisa membesar kan mu tuan. Namun saat umur mu 10 tahun putri meninggal karena penyakit yang mematika" ucap paman Qiu dengan mata berlinang.
"Lalu bagaimana cara kita bisa ke dunia atas" tanya kevin.
"Tuan harus mengambil pedang yang terancam di pagoda dewa yang berada di benua tengah" jawab paman Qiu.
"Terus bagai mana cara untuk pergi ke benua tengah" tanya kevin.
"Tuan harus membuka segel penghalang yang berada di lantai atas pagoda suci yang berada di ibu kota kekaisaran" jawab paman Qiu.
"Oh iya tahun depan akan di lakukan pertandingan twenty yang di lakukan 20 tahun sekali" ucap gusmo.
"Ya sepertinya hanya dengan cara mengikuti pertandingan itu tuan bisa masuk ke pagoda suci" ucap bog.
"Sebelum tahun depan aku sudah harus masuk ke ranah jenderal" gumam kevin.
"Paman bog hentikan kerja sama kita dengan kerajaan agraris. Paman Qiu ambil alih kerajaan hundo"
"Sebelum tahun depan aku sudah harus menguasai benua ini" ucap kevin.
"Tuan aku ingin menjadi bawahan mu" ucap don sembari bersujud ke hadapan kevin.
"Baiklah kau sekarang adalah bawahan ku" ucap kevin.
Kemudian don naik ranah dari tetua bintang tiga menjadi jenderal bintang tiga.
"Kakek sekarang kau akan bertanggung jawab atas militer kota ini. Dan sisanya lakukan pekerjaan seperti biasanya" ucap kevin sembari berjalan ke arah kamar nya.
...****************...
Keesokan harinya.
Di subuh pagi di mana langit masih gelap terlihat kevin sedang berdiri di lapangan dengan di temani don dan mugi serta gusmo.
"Semuanya berkumpul dalam hitungan tiga" teriak kevin sangat keras.
Mendengar hal itu semua prajurit langsung berlari dengan keadaan setengah sadar.
"Hari ini aku akan memberikan seragam militer kalian" ucap kevin sembari menunjukan baju.
"Baju ini akan di pakai oleh kalian saat masih di bawah ranah master. Sekarang pakai baju ini semuanya" ucap kevin.
Kemudian mereka semua memakai baju yang di berikan kevin.
Beberapa menit kemudian.
"Cuci muka kalian dan kita akan mulai lari" ucap kevin.
Kemudian mereka melakukan perintah dari kevin.
...****************...
Di siang hari nya.
"Tuan aku membawa kan makanan untuk mu" ucap nia sembari memberikan keranjang penuh makanan.
"Oh iya terima kasih kau boleh pergi" ucap kevin sembari menerima keranjang tersebut.
"Tidak aku hanya ingin di sini" jawab nia.
"Terserah" ucap kevin sembari berjalan ke arah gusmo dan yang lainya.
"Gusmo kau besok pergi ke seluruh benua dan beli semua budak" ucap kevin.
"Tunggu itu memerlukan waktu yang lama bagai mana jika kita menghubungi para pedagang budak saja agar datang ke kota ini" jawab gusmo.
"Baiklah jika itu lebih baik" ucap kevin.
"Tuan aku memiliki teman dan dia adalah anak dari pemimpin penjual budak terbesar di benua ini. Jika tuan mau aku akan menghubungi dia" ucap nia dengan wajah yang imut.
"Terserah kau saja" jawab kevin.
"Hih kenapa pangeran bersikap sangat dingin kepada ku sedangkan saat bersama naina ia akan menjadi seperti anak anak" gumam nia dengan wajah yang cemberut sembari pergi.
"Saat ini aku harus memper kuat tentara ku dan juga memper banyak" gumam kevin.
...****************...
Bersambung