King System

King System
Episode 194 lancang...



"Semuanya bersiap kita akan segera berlabuh!" teriak Qi yu.


"Siap..!" jawab para kru.


"Akhirnya aku bisa merasakan nasi lagi, aku bosan memakan gurita" ucap paman Bog yang tergeletak di tanah dengan wajah yang mual berwarna ungu.


"Siap coba saja badai itu tidak terjadi, bekal kami pasti masih ada dasar Kraken sialan" ucap paman Bog sembari memukul lantai.


"Jangan lah bersedih Bog kita akan segera berlabuh dan di sana kita akan makan makanan yang kita inginkan, dan kemungkinan besar kita akan menemui makana jenis baru" ucap Leonel yang berjongkok di belakang paman Bog.


"Ku harap itu akan terjadi" ucap paman Bog sembari mengubah posisinya telentang.


"Hahaha... hahaha.. hahahaha..!" tawa Kevin dengan nada yang pelan dan meninggi.


"Ini adalah akhir bagi mu Garp...!" teriak Kevin.


Seketika semua orang menoleh ke arah Kevin yang berdiri di atas tiang layar kapal.


Dari balik kabut perlahan terlihat ribuan pasukan berbaju zirah dan bersenjata lengkap.


"Gawat ini semua karena gelang komunikasi di hancurkan oleh Kevin dan karena itu aku tidak bisa menghubungi ayah agar membatalkan rencana ini" gumam Garp yang terlihat sangat panik hingga tubuhnya bergetar bahkan menggigil.


Terlihat dari langit ratusan ribu anak panah yang terbakar menghujani kapal Kevin.


"Mengganggu" ucap Kevin sembari menatap ratusan anak panah itu dan seketika anak panah itu berbalik arah menyerang pasukan yang berada di pantai.


"Bertahan...!" teriak seorang elf berbadan besar di tepi pantai.


Seketika ribuan pasukan tersebut memasang perisai di atas kepala mereka sembari berlutut.


"Kalian persiapkan barang-barang untuk berlabuh aku akan mengurus mereka" ucap Kevin.


Kemudian Kevin berjalan di atas permukaan laut.


"Tidak mungkin apa dia adalah monster air" ucap salah satu prajurit musuh.


lalu musuh pun menembaki Kevin menggunakan panah, api, batu, air, es, dan semuanya.


Terlihat Kevin hanya tersenyum ke arah para prajurit sembari terus berjalan dengan santai.


"Dia adalah salah satu dari raja lautan"


Saat Kevin menginjakan kaki di atas pasir seketika seluruh pasukan di sana pingsan karena tak tahan dengan aura yang di keluarkan Kevin.


"Mahkluk macam apa dia ini uhuk...!" ucap seorang elf tua yang mengenakan mahkota yang terbuat seratus persen dari berlian ia mengatakan itu dengan suara yang seperti tercekik.


Elf tua itu berlutut di hadapan Kevin dengan mulut, hidung, telinga, serta mata yang bercucuran darah.


"Aku hanya ingin numpang berlabuh tapi. Tidak ku sangka kalian ingin membunuh ku dan juga teman teman ku" ucap Kevin sembari menjambak rambut lelaki tua itu yang telah berwarna putih secara keseluruhan.


"Asal kau tau aku paling benci dengan seorang penghianat dan juga seorang yang ingin mencelakakan teman teman ku, dan dua orang itu ada pada putra mu yaitu Garp. Aku telah menyelamatkan nya tapi dia malah ingin membunuh ku" ucap Kevin berbisik di telinga lelaki Elf itu alias ayah Garp.


"Dan kau bisa menyelamatkan rakyat mu dengan cara menyajikan aku dan temanku makana, ku beri waktu sepuluh detik untuk menghilang dari pandangan ku jika tidak aku akan mencabut telinga mu ini" ucap Kevin sembari memegang telinga ayah Garp yang panjang.


"Ayah....!" teriak Garp dari atas kapal ia di paska melihat ayahnya di siksa oleh Kevin.


"Lihat ini adalah akibat jika kau bermain denan tuan Kevin" ucap paman Qiu.


...****************...


Saat malam hari di meja makan yang sangat panjang dan juga besar terbuat dari kayu dan di lapisi karpet merah.


Di sana terang namun bukan karena lilin atau obor tapi karena sebuah serangga yang terlihat seperti kunang kunang.


"Lumayan buah buah di sini sangat enak" ucap Kevin sembari memegang buah anggur.


"Sayang para elf tidak makan daging, padahal aku rindu sekali memakan paha ayam dan juga paha sapi" ucap paman Bog.


"Tuan apa yang akan kita lakukan kepada Garp?" tanya paman Qiu


"Aku hanya akan melepaskannya" jawab Kevin.


"Kenapa...? bukanya dia menghianati mu" ucap Qi yu.


"Sebenarnya dia itu adalah orang yang baik dan dia hanya merasa marah karena kita merendahkan posisinya dan juga kaisar Yun Feng, oleh karena itu ia melakukan ini. Dan juga jika aku membunuh nya sama saja aku membuat musuh yang mana akan membalas dendam kepada keluarga ku" jawab Kevin.


"Namun dia tetap salah kita harus menghukum nya" ucap Huang.


"Apa siksaan mental kita kurang untuk nya. Selama tiga minggu di gantung dan tidak di beri makan bahkan tidak di perbolehkan tidur. Aku hanya ingin membuatnya menyesal, aku ingin dia menjadi orang yang membantu kita di masa depan" ucap Kevin.


"Dan jika kalian mengira aku akan membunuh semua orang di pulau ini itu salah. untuk apa aku membunuh jutaan elf yang tak bersalah hanya karena satu orang yang bersalah. Aku bukan seorang iblis yang tega melakukan itu tapi aku akan menjadi iblis bagi para musuh ku" ucap Kevin.


"Itu benar, kita ini berbeda dengan para sampah itu. Jika tuan melakukan itu maka tidak ada bedanya kekaisaran kita dengan klan Tokor" ucap Qi yu.


"Aku selalu mengingat kata-kata guru ku ini. prajurit sejati bertempur bukan berarti membenci dengan apa yang ada di hadapannya, namun karena mencintai apa yang di belakangnya. Karena aku mencintai rakyat, keluarga, serta kalian semua aku tidak ingin membuat masalah untuk kalian di masa depan nanti karena aku tidak akan selalu berada di dekat kalian, sebarkan kebaikan lawan kejahatan" ucap Kevin sembari menaruh anggur di atas piring.


Kemudian Kevin berjalan ke arah Garp dan seluruh keluarganya yang berlutut di hadapan Kevin.


"Berdirilah aku hanya memberikan anak mu pelajaran agar tidak menjadi orang yang sombong dengan jabatan ayahnya" ucap Kevin sembari memegang pundak ayah Garp.


...****************...


Bersambung.Bersambung.


...****************...


...****************...


...****************...


ranah di novel King system.



pengumpulan Qi


kesatria


prajurit


master


grand master


guru


tetua


raja


kaisar


penguatan jiwa dan roh


silver emperor


golden emperor


mahayana.


silver immortal


golden immortal


diamond immortal.



Setiap tingkatan terbagi menjadi tiga tahap yaitu bintang satu sampai tiga.


Tingkatan nanah kultivasi alam semesta.



manusia


immortal


dewa



Setiap ranah alam semesta terbagi menjadi tiga bagian.


Ranah fana



Manusia fana


Penguatan tubuh


Penyempurnaan jiwa dan roh



Ranah immortal.



Immortal


Pengaturan enam Indra


Penyempurnaan raga



Ranah dewa


1.Dewa


2.Dewa perak


3.Dewa emas


setiap ranah di bagi menjadi tiga tahapan sama seperti di dunia Kevin.


Tingkatan ranah kultivasi jiwa.



Jiwa baru


jiwa menyatu


jiwa ahli


jiwa raja


jiwa kaisar