
Setelah makan terlihat kevin dan lainya sedang duduk di taman yang indah dengan air mancur dan pepohonan yang rindang.
"Sultan maaf jika aku lancang tapi kenapa aku tidak melihat istri mu?" tanya kevin yang sedang duduk di kursi yang berada di samping Sultan rojak sembari melihat semuanya sedang bermain dengan hewan.
"Sebenarnya istri ku sedang sakit dia tidak sadar kan diri selama 2 tahun" jawab Sultan rojak dengan raut wajah yang cemas.
"Tuan aku ingin melihat istri mu Siapa tau aku bisa bantu untuk meringankan penyakit ratu" ucap kevin.
"Baiklah mari ikut aku" ucap sultan rojak sembari berdiri dari kursi.
"Semuanya aku tinggal dulu" ucap kevin sembari melambaikan tangan.
Kemudian mereka pun jalan.
Tak lama kemudian mereka sampai di pintu kamar yang di jaga oleh banyak pasukan.
"Hmm para penjaga yang berjumlah 10 orang itu berada di ranah master bintang satu" gumam kevin sembari berjalan mengikuti sultan rojak.
"Salam tuan" ucap para penjaga sembari berlutut dan menundukkan kepala.
Terlihat sultan rojak mengaguk dan para prajurit bangun.
Lalu mereka pun masuk.
Saat Sultan rojak membuka pintu seketika terlihat cahaya yang berasal dari puluhan kristal sihir tingkat tinggi yang berada di samping wanita yang tengah tertidur di atas kasur.
"Perkenalkan ini istriku satu satunya" ucap sultan rojak.
"System kenapa wanita ini bisa sakit seperti ini" gumam kevin.
"Silahkan priksa" ucap sultan rojak.
Kemudian kevin menyentuh tangan ratu dan seketika ia langsung melepas karena panas.
"Tubuh istri ku sangat panas lebih panas dari pada api" ucap sultan rojak.
"Apa yang terjadi" gumam kevin.
[Wanita ini memiliki roh unsur api tingkat tinggi. Dirinya koma karena tubuhnya tidak bisa menahan kekuatan yang besar dari roh unsur api. Jika roh tersebut tidak di ambil maka dalam seminggu wanita ini akan mati terbakar.]
"Sultan istri anda akan meninggal dalam waktu satu minggu" ucap kevin.
"Apa tidak mungkin" ucap sultan rojak sembari pergi memeluk istrinya dengan air mata yang menetes.
"System apa yang harus ku lakukan untuk mengambil roh unsur api itu" gumam kevin.
[Tuan memiliki kantung menyimpan roh. Tuan hanya perlu memegang kantung nya dan mengambil roh yang berada di kening namun tuan harus mengambil mengunakan mata batin.]
"Tuan tolong menyingkir aku akan menyembuhkan ratu" ucap kevin sembari memegang kantung roh di tangan kirinya.
Kemudian tanpa mengatakan apapun sultan rojak langsung mundur.
"Baiklah aku harus fokus" gumam kevin sembari menutup mata dan mengarahkan jari telunjuk nya ke arah dari ratu.
Kemudian kevin menarik tangan nya secara perlahan. Tiba tiba tubuh ratu mulai kejang kejang.
"Ayah apa yang terjadi?" ucap Omar yang datang sambil berlari.
"Kau diam saja" jawab sultan rojak
Tiba tiba ratu berteriak sangat keras mengakibatkan semua orang berlari ke kamar ratu.
"Ayah ibu" ucap ali.
Terlihat tubuh kevin mengeluarkan keringat yang sangat banyak.
"Lepaskan ibuku" teriak Omar sembari melesat dengan mengarahkan pedang ke punggung kevin.
"Tang" Seketika pedang tersebut patah dan Omar terlempar ke belakang.
"Kevin kau harus fokus jika tidak semua orang di kerajaan ini akan mati termasuk naina dan yang lainya" gumam kevin.
"Hei kevin cepat lepaskan istri ku" Teriak sultan rojak sembari menyerang ke arah kevin.
"Bruk" terdengar suara tembok yang hancur.
Dari tembok itu keluar Bog gusmo mugi dan don.
Kemudian Bog dan yang lainya berjalan ke arah belakang kevin. Terlihat aura yang sangat mengerikan dari mereka.
"Mereka sangat kuat" ucap sultan rojak yang kini berlutut karena tekanan yang di berikan oleh Bog dan yang lainya.
Tiba tiba muncul seseorang yang terbang dari belakang sultan rojak dengan kecepatan tinggi mengarah ke arah Bog.
"Duaaaarr" suara ledakan yang berasal dari pukulan seorang pria tua yang mengenai Bog.
Terlihat Bog menahan pukulan tersebut dengan satu tangan.
"Apa yang kalian lakukan pada putri ku" ucap lelaki tua itu.
"Diam jika tidak akan ku bantai semua orang di kerajaan ini" teriak bog sangat keras hingga membuat lelaki tua itu terlempar ke arah sultan rojak.
"Hoaaaark" terdengar auman putih yang tiba tiba muncul di samping Bog.
Auman itu sangat kuat hingga mengakibatkan setengah istana roboh dan para prajurit yang berada di bawah ranah tetua terbang semua.
"Itu binatang surgawi" ucap lelaki tua itu sembari memegang tangan rojak dan Omar.
"Ayah apa mereka sekuat itu" ucap sultan rojak yang sedang memegang tangan ali.
"Hei apa yang terjadi di sini" teriak paman Qiu yang sedang terbang di belakang sultan rojak dan yang lainya.
"Mereka menyerang pangeran saat pangeran sedang mencoba mengobati wanita itu" jawab Bog.
"Sepertinya kalian ingin mati" ucap paman Qiu sembari mengeluarkan pedang miliknya.
"Sudah cukup" Teriak kevin.
Seketika semua orang menoleh ke arah kevin.
"Ratu mu sudah pulih" ucap kevin sembari berjalan ke arah sultan rojak.
"Aku memaafkan kesalahan kalian hanya kali ini jika kalian mengulangi hal ini maka aku akan meratakan kerajaan mu hingga rata dengan pasir" ucap kevin sembari jongkok di hadapan sultan rojak yang sedang terbaring tengkurap.
"Tuan apa yang terjadi di sini" tanya naina yang datang dari kanan paman Qiu di ikuti nia margaret dan siti.
"Ayah apa yang terjadi" teriak siti sembari berlari ke arah sultan rojak.
"Sayang apa yang terjadi" ucap ratu sembari bangun dan duduk.
"Sayang kamu bangun" teriak sultan rojak sembari berlari ke arah ratu. Di ikuti oleh anak anaknya.
"Terima kasih tuan karena telah menyelamatkan putri ku" ucap lelaki tua.
"Tak perlu seperti itu cepat berdiri" ucap kevin.
"Tuan tolong terima 10 batu kristal sihir tingkat tinggi ini" ucap sultan rojak.
"Tidak perlu aku sudah memiliki ribuan kristal sihir" jawab kevin.
"Bagaiman dengan pedang tingkat bumi ini" ucap sultan rojak sembari menunjukan pedang.
"Duh apa kau bercanda aku bisa membeli pedang tingkat langit di syatem dengan mudah" gumam kevin.
"Tidak perlu aku tidak kekurangan senjata" jawab kevin.
"Ali cepat ke sini" ucap kevin.
"Ada apa tuan" jawab ali sembari berjalan menuju tempat kevin.
"Apa kau sering merasa panas di saat malam hari dan dingin di saat pagi hari" tanya kevin.
"Iya kenapa tuan bisa tau" jawab ali.
"Omar apa kau sering merasa jika badanmu serasa tesengat listrik saat mandi" tanya kevin.
"Iya tuan bagai mana bisa tuan tau" jawab Omar sembari berjalan ke arah kevin.
"Ya itu tandanya kalian akan mati" ucap kevin
...****************...
Bersambung