King System

King System
Episode 174



Kemudian Kevin mengeluarkan sebuah kotak sebesar bungkus rokok yang tengahnya terdapat batu kristal.


"Alat ini akan segera berfungi saat kita mengaliri Qi kepada benda ini, dan benda ini memiliki kekuatan ledak yang lumayan tinggi, kemungkinan benda ini dapat meledakan formasi pelindung tingkat tinggi atau bahkan langit" ucap Kevin sembari menaruh alat tersebut ke meja.


"Alat sekecil ini bisa melakukan itu...?" ucap Aldi.


"Apa kalian tau sebenarnya kekuatan ledak dari benda ini sesuai dengan Qi yang kita alirkan ke dalamnya. Baiklah aku akan menunjukan nya pada kalian" ucap Kevin sembari mengangkat kotak tersebut langit.


"Doootsm....!" suara ledakan yang kecil dari alat itu.


"Aku hanya mengalir sangat sedikit Qi ku dan dengan kekuatan ledakan seperti itu kita bisa membunuh kultivator ranah pengumpulan Qi dengan sangat mudah" ucap kevin.


"Baiklah mari kita keluar... aku akan menujukan bagaimana ledakan yang akan keluar saat aku menggunakan banyak Qi" ucap Kevin sembari keluar dari tenda.


Kemudian semua orang mengikuti Kevin keluar.


Seketika Kevin melempar alat itu sangat tinggi hingga tak bisa di lihat oleh mata lagi ke atas langit.


"Duaaaaaar....!" suara ledakan yang sangat keras hingga membuat tanah bergetar.


"Apa sekarang kalian yakin dengan senjata ini?" tanya Kevin sembari melempar-lempar alat tersebut dan tersenyum.


"Prok prok prok" suara tepuk tangan semua orang yang ada di sana.


"Kalian harus tau kalau alat ini sangat berharga karena... aku hanya akan memberikan 10 kepada kalian dan ku harap alat ini dapat menyelamatkan kalian dari dalam bahaya" ucap Kevin.


Kemudian Kevin memberikan cincin ruang yang berisi alat peledak tadi, beberapa senjata, uang, serta makanan.


Lalu mereka pun berbaris dan pergi menuju tempat yang telah di perintahkan Kevin pada mereka.


"Baiklah ayo kita pergi" ucap Kevin sembari terjun dari atas pulau.


"Aku telah mengembangkan alat buatan Las yang kini 1 juta pasukan telah memakainya. Walaupun kecepatannya Hana setara dengan ranah jenderal tapi jika semua pasukan ku bergerak dengan kecepatan itu sudah pasti kami menjadi yang tercepat" gumam Kevin sembari terjun.


...****************...


Sementara itu di rumah kevin.


Terlihat niana sedang duduk di saung sembari mengelus perutnya.


"Ku harap kau pulang sebelum anak mu lahir" ucap niana sembari tersenyum.


...****************...


Terlihat Kevin dan pasukannya terbang sangat cepat.


"Tujuan awal ku adalah kota Semar yang berada tak jauh dari sini, dan setelah itu aku akan pergi ke kota Jul dan gol" gumam Kevin sembari terus terbang.


Dua jam kemudian.


Terlihat Kevin sedang bersembunyi di semak semak sembari mengamati benteng kota Semar.


"Di sana ada 156 prajurit ras ikan yang berjaga di atas benteng. Dan dapat di perkirakan jika di dalam ada puluhan ribu pasukan klan Tokor" gumam Kevin sembari mengamati menggunakan teropong .


"Baiklah aku telah mendapatkan rencana" gumam Kevin.


"Sutet... kau dan semua pasukan pergi dengan cepat masuk ke dalam kota saat aku berhasil mengalihkan semua penjaga" ucap Kevin berbisik.


"Siap yang mulia" jawab sutet.


Tiba tiba Kevin terbang ke atas kita Semar.


"Kalian semua ras ikan bodoh dan tolol...!" teriak Kevin.


"Jika kalian memang benar-benar tangguh maka sini cepat kejar aku...!" teriak Kevin sangat keras.


Tiba tiba Kevin di lempari anak panah dan batu. kemudian Kevin pun terbang menjauh di ikuti para ras ikan yang berlari dengan penuh amarah mengejar Kevin.


"Ternyata benar... mereka itu sangat bodoh karena di kuasai oleh kesombongan" gumam Kevin.


"Sutet kau jangan pernah sisakan satu pun ras ikan yang berada di kota itu. Karena jika kau melakukan itu mereka akan memberitahu kan hal ini kepada belius" ucap Kevin menggunakan telepati.


"Siap yang mulai" jawab Sutet sembari berlari sangat cepat memasuki kota Semar.


Saat Kevin merasa kalau ia telah jauh dari kota Semar seketika ia membunuh ribuan ras ikan yang mengejarnya dalam sekejap.


"Tunggu mereka memakai kalung yang sama" gumam Kevin sembari memegang kalung milik salah satu ras ikan.


"Ternyata dugaan ku benar... ini adalah alat pelacak dan jika pemilik kalung ini mati makan belius pasti akan mengetahui nya" gumam Kevin sembari memecah kan kalung tersebut.


...****************...


Di kota Semar.


"Semuanya jangan sisakan ras ikan sama sekali jika tidak yang mulia akan marah.." teriak sutet yang tengah berdiri di atas tumpukan mayat ras ikan sembari memegang kepal ras ikan.


"Siap komandan..!" teriak para prajurit.


"Kalian harus ingat peraturan perang. Jangan sakiti warga biasa, jangan hancurkan rumah tempat tinggal warga, dan juga jangan menghancurkan properti lainya.." teriak Sutet sangat keras sembari tersu membunuh ras ikan.


"Maaf kan saja" ucap salah satu prajurit yang hampir membunuh seorang kakek tua dengan kursi.


...****************...


Saat malam hari.


Terlihat tumpukan kepala ras ikan yang telah di bantai tumpukan itu terlihat seperti gunung yang tinggi.


Terlihat Kevin berjalan melalui gerbang dengan santai.


"Aku sengaja meninggalkan mereka sendiri untuk melaksanakan tugas ini" gumam Kevin sembari berjalan menyalakan rokok.


"Di sini terlihat bagus" gumam Kevin sembari melihat sekeliling.


"Salam yang mulia..." teriak para prajurit yang awalnya duduk tiba tiba berdiri memberi hormat kepada Kevin.


"Hahahhah.... kalian semua berhasil melakukan ini" ucap Kevin sembari tertawa dan ia berjalan ke arah para prajurit yang tengah membakar tubuh atau mayat ras ikan.


Tiba tiba datang para warga kota itu membawa makanan.


"Yang mulia silahkan makan" ucap seorang kakek tua sembari memberikan nampan berisi makanan.


Tiba tiba Kevin memenggal kepala kakek itu.


...****************...


Bersambung.


Tingkatan ranah di novel King system.



penguatan tubuh


pengumpulan Qi


kesatria


prajurit


master


grand master


guru


tetua


raja


kaisar


penguatan jiwa dan roh


silver emperor


golden emperor


mahayana.


silver immortal


golden immortal


diamond immortal.



Setiap tingkatan terbagi menjadi tiga tahap yaitu bintang satu sampai tiga.


Tingkatan nanah kultivasi alam semesta.



manusia


immortal


dewa



Setiap ranah alam semesta terbagi menjadi tiga bagian.


Ranah fana



Manusia fana


Penguatan tubuh


Penyempurnaan jiwa dan roh



Ranah immortal.



Immortal


Pengaturan enam Indra


Penyempurnaan raga



Ranah dewa


1.Dewa


2.Dewa perak


3.Dewa emas


setiap ranah di bagi menjadi tiga tahapan sama seperti di dunia Kevin.


Tingkatan ranah kultivasi jiwa.



Jiwa baru


jiwa menyatu


jiwa ahli


jiwa raja


jiwa kaisar