King System

King System
Episode 303 lanjut bekerja



Di sebuah ruangan yang gelap hanya ada sinar bulan yang menyinari melalui jendela.


Terlihat seorang wanita tengah duduk bertapa melayang di udara, wanita itu berada di atas ranjang.


Seketika mata wanita itu yang semula tertutup tiba-tiba terbuka.


"Uhuk uhuk...!" batuk wanita itu sembari terjatuh ke atas kasur.


Terlihat darah keluar dari mulutnya.


"Bajingan orang-orang keluarga wei mereka berani melawan ku" ucap wanita itu sembari mengelap darah yang ada di bibirnya dengan nafas yang ter engah- engah.


"Siapa mereka kenapa mereka membagi keluarga Wei, sedikit lagi aku akan mendapatkan warisan keluarga Wei dan berhasil naik ke ranah Mahayana bintang tiga jika tidak di gagalkan" ucap wanita tersebut.


Karena gelap wajah wanita itu tak terlihat dengan jelas.


"Aku harus mengambil paksa harta itu agar aku bisa lebih cepat naik ke ranah Mahayana bintang tiga sebelum bertanding naga sejati di mulai" ucap wanita itu.


"Doguu.....! Siapkan semua pasukan elit kita, besok kita akan pergi ke kediaman keluarga Wei untuk merebut inti api surgawi mereka. Bawa tetua ke dua dan ke tiga kalian harus mendapatkan inti api itu dalam waktu satu minggu jika gagal kalian semua akan ku jadikan bahan persembahan untuk kesembuhan yang mulia raja. Cepat kerjakan..!" teriak wanita itu sangat keras membuat istana bergetar.


"Siaap...! yang mulia putri..!" terdengar jawaban dari bawahan wanita tersebut.


...****************...


Keesokan paginya di kediaman keluarga Wei.


"Dia dapat mempelajari hukum waktu yang merupakan hukum kuno terkuat bahkan diri ku tak mampu untuk mempelajarinya, sepertinya roh penjaga milik Wei dong bukan roh penjaga sembarangan. Hanya ada satu penguasa waktu di tiga alam yaitu Batara kala. Jangan-jangan Wei dong memiliki hubungan darah dengan Batara kala. Batara kala adalah satu-satunya dewa yang tidak ikut dalam pertempuran melawan iblis karena dia juga merupakan keturunan iblis serta kewajiban nya juga yang membuatnya tak ikut dalam perang itu" gumam Kevin yang tengah duduk sembari meminum teh, di bawah pohon yang rindang.


"Batara kala adalah dewa yang terlahir setelah dewa saka terlahir, Batara kala merupakan landasan dunia yang mengatur alam semesta sementara dewa saka adalah sang menciptakan alam semesta mereka adalah salah satu dari tiga dewa utama atau sering di sebut dengan dewa pencipta. Yang paling atas adalah dewa saka yang menciptakan setiap mahluk hidup di alam semesta yang ke dua adalah dewa kala Atau Batara kala yang mengatur waktu alam semesta, dan yang terakhir dewa dama yang merawat alam semesta" ucap system.


"Tiga kekuatan para dewa sejati adalah hukum mutlak yang tertinggi, dewa saka menguasai hukum pencipta ia mampu menciptakan entitas apapun yang memiliki kekuatan di bawahnya, dewa kala memiliki kekuatan waktu yang mana mampu mengatur waktu sesuai keinginannya, dewa dama memiliki kekuatan menjaga ia yg menjalankan alam semesta, tiga dewa ini tak terikat dengan waktu dan tempat" ucap system.


"Aku akan menemui mereka walau aku tak mampu aku yakin keturunan ku pasti mampu untuk menemui mereka" ucap Kevin sembari menyalakan cerutu.


...****************...


Di alam bawah.


Di istana.


Terlihat niana tengah duduk.


"Hari ini adalah hari ulang tahun Razin, Kevin telah pergi selama lima tahun dan kini Razin telah berumur 9 tahun, Razin memiliki bakat yang sangat hebat di umurnya sekarang ia telah berada di ranah raja bintang tiga, bahkan belum ada orang yang dapat menyamainya selama ini" ucap niana.


"Ibu Razin adalah anak dari ayah tentu saja dia sangat berbakat, dengan sumberdaya yang tak terbatas dan berkualitas tinggi tentu sana Razin dapat mencapai ranah yang saat ini" ucap seorang wanita cantik yang berada di belakang niana, wanita itu memeluk niana dari belakang.


"Eira kau tak kalah hebat dari Razin, sekarang kau telah berumur 17 tahun dan kau telah berada di ranah silver emperor bintang 1, kau juga putri yang hebat" ucap niana sembari mencium tangan wanita tadi yang tak lain adalah Eira.


"Ibu aku rindu ayah" ucap Eira.


"Ibu juga merindukan ayah mu" jawab niana sembari meneteskan air mata.


...****************...


Di sebuah gua terlihat seorang anak tengah duduk bersemedi di atas batu yang di kelilingi oleh genangan air berwarna hijau.


Seketika anak itu membuka mata.


"Buuuuus...!" suara air yang terhempas di saat anak itu membuka mata.


Perlahan tubuh anak itu terangkat serta mata nya mulai memutih.


Rambutnya mulai terangkat melayang.


Seketika keluar cahaya emas dari perut nya, lalu keluar cahaya emas dari seluruh lubang di tubuhnya.


Dalam sekejap anak itu telah terbungkus oleh cahaya emas yang menyilaukan mata.


"Yang mulia Razin akan segera naik ranah ke tanah kaisar" ucap seorang pria yang memiliki sayap alias Las.


Las terlihat berbeda rambut nya yang kini telah panjang serta jenggot yang tumbuh, hampir seluruh sayapnya telah berubah menjadi emas yang awalnya putih.


"Aku harus memberitahu yang lainya" gumam Las sembari terbang sangat cepat menuju istana.


...****************...


Sementara itu di istana.


Terlihat niana tengah duduk di singgasana dan juga terlihat semua orang tengah berkumpul melakukan rapat.


"Jadi ada masalah apa?" tanya niana yang terlihat bingung.


"Yang mulia ratu dalam setahun lagi ujian baik tingkat kekaisaran indo akan segera di selenggarakan, kami ingin membahas tentang persiapan ini" ucap seorang pria yang tak lain adalah paman Qiu.


"Kita telah sepakat untuk mengadakan perlombaan untuk setiap kerajaan dan provinsi untuk naik tingkat, di dalam kekaisaran indo kerjaan- kerajaan di bagi menjadi 3 tingkat yaitu tembaga, silver, dan emas. Di perlombaan ini setiap kerajaan memiliki kesempatan untuk menaikan tingkat kerajaan mereka dengan cara melewati tes, terdapat tiga tes yaitu tingkat pertahanan, kekuatan, serta kemakmuran. Dan yang terakhir adalah pertandingan untuk mengetes setiap-setiap penerus kerajaan" ucap niana.


"Brak..!" suara pintu yang tiba-tiba di buka oleh las yang terlihat gelisah dan panik.


"Semuanya...! pangeran akan segera nak ranah ke ranah kaisar" teriak las yang terlihat lelah.


"Apa..! anak ku memang hebat ayo kita ke sana" ucap niana yang seketika berdiri.


"Ahahahaha....! cucu ku memang berbeda" ucap turgut sembari tersenyum bahagia.


Dalam sekejap aula istana telah kosong hanya tersisa niana dan las.


"Haduh mereka ini... bahkan lebih antusias di bandingkan diri ku yang merupakan ibu dari Razin" ucap niana sembari turun perlahan dari atas tangga.


"Mari yang mulia ratu" ucap las sembari berlutut.


...****************...


Bersambung .........


Sorry buat kalian semua gua agak lupa nama-nama pemeran nya jadi kalo ada yang ingat tolong tulis di komentar.


Gua cuma ingat alur nya aja tolong taaa