King System

King System
Episode 251 salam tuan muda



Singkat cerita tibalah mereka di sebuah tempat penginapan yang berada di pinggiran kota dekat dengan gunung.


Penginapan tersebut terbuat dari kayu yang di bangun dengan model arsitektur Jepang, dan terlihat beberapa pohon sakura tertanam di halaman penginapan tersebut.


Suasana saat malam hari sangat nyaman di luar udara sangat dingin namun dingin itu dapat di hilangkan dengan berendam di kolam pemandian air panas.


...****************...


Terlihat Kevin tengah duduk melayang di tengah kolam pemandian air panas yang terlihat sangat sepi hanya ada dirinya di sana.


Kevin hanya mengenakan handuk yang menutupi bagian anunya.


"Suasana yang sangat indah, terasa seperti saat pulang kampung, suara jangkrik, burung, serta suara kodok. Aku mulai merindukan bumi aku akan mampir ke sana untuk mengobati rasa rindu ku" gumam Kevin sembari melakukan kultivasi memulihkan energi nya.


"Aku sudah memulihkan tenaga ku secara utuh, namun karena aku bosan tidak melakukan apapun lebih baik aku berkultivasi siapa tau aku menemukan sebuah energi, atau teknik yang baru" gumam Kevin.


"Crang!" suara perabotan makan yang pecah.


"Aku tidak menyukai mu..! berhenti memaksa ku!" teriak Luo yi dari dalam penginapan.


...****************...


Di tempat makan penginapan terlihat beberapa prajurit mengelilingi Luo yi dan terlihat seorang pemuda memakai pakaian bangsawan dengan perhiasan yang menghiasi tubuhnya.


Pria itu memiliki rambut berwarna hitam panjang hingga ke dada dan ia memakai mahkota berwarna perak.


Terlihat Luo yi jatuh tersungkur di lantai.


"Aku hanya ingin melihat wajah mu Luo yi, aku adalah tuan muda di kota ini aku adalah putra dari pemimpin kota. Aku adalah pangeran di kota Loseng ini kata-kata ku adalah hukum" ucap pria tersebut sembari mencoba membuka cadar milik Luo yi.


"Dia tidak, mau cepat pergi" ucap Kevin berjalan ke arah Luo yi.


Kedatangan Kevin membuat pangeran tersebut dan prajuritnya kaku tak bisa bergerak.


"Apa kalian tidak mendengar ucapan ku, tinggalkan Luo yi dan pergi dari penginapan ini jangan ganggu istirahat ku" ucap Kevin bersamaan dengan itu pangeran bersama dengan prajuritnya terpental ke tembok mengakibatkan mereka muntah darah.


"Aku adalah guru daru Luo yi, jika kalian ingin menindas nya maka kalian akan berhadapan dengan ku. Camkan ucapan ku!" ucap Kevin dengan nada tegas sembari membantu Luo yi untuk bangun.


"Siapa orang itu, kehadirannya saja membuat ku yang berada di ranah silver emperor bintang satu tak bisa bergerak, bahkan ucapannya dapat menerbangkan kami semua" gumam pangeran yang terlihat sangat kesakitan ia berbaring menatap Luo yi sembari memegangi dadanya dengan sangat kuat.


"Pangeran Hilo teen ku sarankan lebih baik pergi temui ayah mu Huang teen sebelum ia marah dengan mu karena membawa pasukan tanpa seizin darinya" ucap Kevin.


...****************...


Singkat cerita keesokan paginya.


Terlihat penginapan tempat Kevin beristirahat telah di kepung oleh ribuan prajurit bersenjata yang siap menghancurkan penginapan itu.


Terlihat seorang pria berwajah garang memiliki rambut hitam bercampur putih uban, pria itu memakai sebuah mahkota berwarna emas, serta pakaian berwarna merah bercampur emas dan juga di pasangi beberapa permata.


Pria itu tengah duduk di atas gajah yg besar hampir setinggi penginapan yang memiliki tiga lantai.


Di sampingnya terlihat pangeran Hilo berdiri dengan sombong, ia tersenyum sembari memandangi prajurit yang mengepung.


"Aku tidak akan menjadi istri dari anak mu..! aku tidak akan rela anak mu adalah seorang bajing*n yang hanya bisa bermain-main dengan wanita" teriak Luo yi saat keluar dari penginapan.


Seketika wajah raja Lio berubah menjadi marah saat Luo yi berteriak dan menghina putranya.


"Aku telah bersikap sopan karena kau adalah ketua sekte Huantian, namun kau telah menghina putra ku. Prajurit bawa dia ikat dan taruh di kamar pangeran!" teriak raja Lio.


"Stup!" suara sebuah senjata yang menembakan jarum bius ke arah Luo yi.


"Senjata itu dapat melumpuhkan seorang kultivator ranah golden emperor selama 24 jam. Nak kau bersenang-senang dengan wanita itu setelah itu aku akan mengirim ku ke akademi militer kekaisaran bersama paman mu" ucap raja Lio.


"Baiklah ayah terimakasih" jawab pangeran Hilo.


"Dasar tua bangka sialan, kau hanya ingin mewariskan tahta mu kepada adik sampah itu, dan lebih memilih ku untuk menjadi prajurit berperang di medan perang dasar sialan" gumam pangeran Hilo.


"Wah ramai sekali tempat ini" ucap Kevin yang tiba-tiba muncul di samping Luo yi yang terlihat ketakutan.


Terlihat Kevin telah menangkap jarum bius yang di tembakan untuk Luo yi.


"Jarum bius, yang di lumur oleh racun monster kodok halga. memiliki efek melumpuhkan selama 24 jam kepada kultivator ranah golden emperor, dan membuat lumpuh permanen bagi kultivator di bawahnya" ucap Kevin sembari memandang jarum tersebut.


"Ini adalah benda yang berbahaya lebih baik di simpan untuk musuh, Hilo kau telah bermain dengan api dan saat nya untuk membakar mu" ucap Kevin sembari menyentil jarum itu ke arah Hilo.


Terlihat raja Lio berusaha menahan jarum bius itu menggunakan tangannya namun sayang jarum itu melesat hingga membuat tangannya berlubang dan jarum menancap di kepala pangeran Hilo.


Seketika pangeran jatuh perlahan.


"Sialan..! beraninya kau melakukan itu kepada putra ku" teriak raja Lio yang terlihat kesakitan, ia mencengkram tangannya sangat keras.a


"Siapa yang memulai, aku hanya membalas" ucap Kevin.


"Pasukan bunuh sampah itu, aku ingin dia mati dengan tersiksa, sangat tersiksa!" teriak raja Hilo.


"Tetua harimau dan tetua gajah telah naik ranah ke ranah golden emperor, aku akan pergi ke kota berikutnya kau tidak perlu mengikuti ku lagi ku yakin kalian dapat bertahan" ucap Kevin.


"Siapa dia..? kenapa dia terlihat sangat santai, sedangkan ratusan prajurit di ranah tetua tengah berlari ingin menyerang dirinya" gumam raja Lio yang terlihat terkejut.


Saat pasukan itu berada dekat dengan Kevin tiba-tiba kepala mereka berjatuhan dari tubuh.


Darah bercucuran layaknya air mancur membuat jalan yang awalnya berwarna abu-abu kini berubah merah.


"Di saat kau terdesak ucap nama ku aku akan datang membantu mu tak terkecuali" ucap Kevin.


"Tapi siapa nama mu tuan?" tanya Luo yi.


"Semua pasukan rahasia ku telah mati hanya dalam sekejap. Pasukan yang ku bangun selama 10 tahun hancur hanya dalam waktu satu detik saja" gumam raja Lio yang terlihat sangat terkejut.


"Nama ku...! Kevin yu dalam waktu dekat kalian akan mengetahui siapa diri ku yang sebenarnya!" teriak Kevin sembari terbang ke atas kota lalu menghilang tanpa jejak.


...****************...


Bersambung..